Dishub

Lintas Sektor Siap Hadirkan Mudik Lebaran 2023 Berlangsung Tertib

BANDA ACEH – Guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik dalam waktu mendatang berjalan tertib, lintas sektoral lakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik Perayaan Idul Fitri Tahun 2023/1444 H, di Ditlantas Polda Aceh, Banda Aceh, Jumat, 31 Maret 2023. Dirlantas Polda Aceh, Muji Ediyanto dalam arahannya saat membuka ruang diskusi menyebut rakor ini dilaksanakan agar lintas sektor lebih awal untuk saling memberikan informasi, saling melengkapi, bekerjasama, berkolaborasi pada saat mudik lebaran maupun arus balik nantinya. “Tentu lintas sektor di sini siap memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan lebaran. Maka kita perlu antisipasi arus lalu lintas, titik-titik rawan bencana alam, kondisi cuaca, titik rawan kemacetan, lokasi wisata dan lainnya guna memperlancar arus mudik dan arus balik,” sebut Muji. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal yang hadir sebagai narasumber mengatakan, mulai 9 Maret hinggal 7 April 2023, Dishub Aceh sedang melakukan survei pergerakan orang selama Idul Fitri 2023 M / 1444 H. Survei ini untuk mengetahui pergerakan orang selama mudik Idul Fitri dan memberikan pelayanan transportasi yang aman dan selamat. “Harapannya masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal pada angkutan lebaran tahun ini sehingga bisa menekan angka vatalitas kecelakaan lalu lintas,” papar Faisal. Lintas sektor yang hadir dalam rakor ini baik Kepala BPTD Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Aceh, Kepala BMKG Aceh, Kepala BPJN Aceh, Kepala Basarnas Aceh, Kepala Organda Aceh, Perwakilan Dinas PUPR Aceh, BPBA, Dinkes Aceh, PT ASDP Banda Aceh, PT Hutama Karya, RSUZA, Angkasa Pura II Bandara SIM, BPJS Kesehatan, PLN Aceh, Pengusah Otobus, dan Disbudpar Aceh menyatakan kesiapannya dalam menghadirkan pelayan terbaik dan siap bekerjasama.(MR)

Masuk 16 Besar, Kadishub Aceh Paparkan Keterbukaan Informasi Publik

BANDA ACEH – Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI), Donny Yoesgiantoro, mengapresiasi nominator yang mengikuti Uji Kepatutan Anugerah Tinarbuka dalam rangka Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2023 di Serpong, Tangerang, Banten, 27-28 Maret 2023. Dalam amanatnya, Donny sekaligus membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa tahapan uji ini dilakukan dengan transparan, profesional, dan keputusan mengikat. Tercatat, sebanyak 15 nominator dari kategori Bupati/Walikota, 16 nominator dari Kepala Dinas/Badan/Direktur, dan 16 nominator dari penyelenggara pemilu baik Bawaslu dan KPU. Para nominator ini terpilih dari seleksi administrasi yang diajukan oleh komisi informasi setiap daerah. Salah satu nominator yang terpilih untuk kategori Kepala Dinas/Badan/Direktur adalah Teuku Faisal, selaku Kepala Dinas Perhubungan Aceh. Untuk itu, Teuku Faisal menyampaikan pemaparan keterbukaan informasi publik yang telah dilakukan oleh Dishub Aceh sebagai Badan publik dihadapan tim penguji. Hadir sebagai Ketua Tim Penguji, Arya Sandhiyudha (Wakil Ketua KIP RI), didampingi Fadly Ilhamy Sikumbang dari Kemenko Polhukam, Rega Tadeak dari Kemendagri, Samrotunnajah Ismail selaku Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KIP RI, dan Pandji Saputra dari KemenpanRB. Tim penguji menilai visi keterbukaan informasi Teuku Faisal, selaku Kadishub Aceh, dalam menjalankan pelayanan publik dari prakarsa dan inovasinya berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Untuk diketahui, Faisal masuk ke dalam 16 besar kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Berdasarkan hasil pengumuman dari Komisi Informasi Pusat beberapa waktu lalu, Dishub Aceh menjadi satu-satunya Dishub se-Indonesia yang mengikuti kegiatan ini. Serta menjadi satu-satunya perwakilan dari Aceh pada kategori Badan Publik SKPD. Usai mengikuti tahap uji ini, selanjutnya KIP RI akan melakukan peninjauan langsung praktik pelaksanaan pelayanan keterbukaan informasi badan publik dan akan diumumkan pemenangnya pada puncak acara Anugerah Tinarbuka HAKIN 2023 di Kampar, Riau.(MR)

Jelang Mudik Lebaran, Pelabuhan Ulee Lheue Butuh Perhatian Khusus

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal lakukan kunjungan silaturrahmi kepada Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh, Kombes Pol. Fahmi Irwan Ramli di Banda Aceh, Senin, 13 Maret 2023. Dalam pertemuan tersebut, keduanya berdiskusi terkait upaya meningkatkan kolaborasi dalam pelaksanaan tugas. Selain itu dibahas pula persiapan angkutan lebaran tahun 2023, serta dukungan Kapolresta Banda Aceh untuk kelancaran operasional Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue. Kondisi ketertiban di dalam area pelabuhan, menurut Teuku Faisal, perlu mendapat perhatian khusus apalagi menjelang masa mudik lebaran. Oleh sebab itu, dukungan dari kepolisian sangat dibutuhkan demi terciptanya kondisi pelabuhan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Apalagi Pelabuhan Ulee Lheue merupakan pintu gerbang bagi kunjungan wisatawan ke Sabang. Dinas Perhubungan Aceh, tambah Faisal, terus berupaya menjalin kolaborasi yang intens dengan berbagai pihak supaya pelayanan transportasi di Aceh semakin membaik. Sementara itu, Kapolresta Banda Aceh mendukung penuh upaya Dinas Perhubungan Aceh melakukan pembenahan di Pelabuhan Ulee Lheue, khususnya terkait ketertiban operasional di area pelabuhan.(AM)

Dishub Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Kereta Api

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh terus mendorong terlaksananya percepatan pembangunan kereta api Aceh. Percepatan pembangunan salah satu moda transportasi tertua yang pernah beroperasi di Aceh ini bisa tercapai melalui sinkronisasi serta koordinasi yang baik antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten/Kota supaya diperoleh pemahaman yang utuh terkait pembangunan kereta api Aceh, baik tentang rencana program, hasil yang telah dicapai, serta kendala yang menjadi hambatan dalam proses pembangunan kereta api Aceh. “Mewujudkan kereta api Aceh memang penuh tantangan dan kendala. Tapi kita yakin peluang itu (menghidupkan kereta api Aceh) selalu ada, meskipun tantangan-tantangannya lebih besar,” ucap Teuku Faisal, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Perkeretaapian Aceh di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Kamis, 9 Maret 2023. Teuku Faisal tidak memungkiri bahwa pembangunan kereta api Aceh yang telah dimulai, dalam perkembangannya banyak mengalami kendala, baik permasalahan lahan maupun keterbatasan anggaran. Upaya Pemerintah untuk menghidupkan atau merevitalisasi kembali perkeretaapian Aceh disambut dengan antusias oleh masyarakat Aceh dengan berbagai harapan dan keinginan. Di samping itu, Teuku Faisal berharap Kementerian Perhubungan serius dalam melakukan percepatan pembangunan kereta api Aceh. “Kita juga harapkan pembangunannya dibarengi dengan sosialisasi yang masif kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat Aceh,” sebutnya. Menurut Teuku Faisal, pembangunan kereta api Aceh diharapkan tidak dikerjakan pada saat kondisi sudah rumit seperti halnya DKI Jakarta. Pembangunan kereta api Aceh diharapkan sebagai proyeksi bahwa ke depan perlu adanya transportasi atau angkutan massal yang siap menghadapi kemajuan industri Aceh, kemajuan mobilitas penduduk, dan sebagainya. “Tentu ini harus kita siapkan dari awal, bagaimana industri ini bisa berkembang dan didukung oleh transportasi dan angkutan massal seperti kereta api, dan terjalin konektivitas dengan pelabuhan atau moda transportasi lainnya,” tutur Faisal.

Antisipasi Arus Mudik dan Balik Guna Tekan Vatalitas Kecelakaan Lalin

BANDA ACEH – Guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik dalam waktu mendatang berjalan tertib, lintas sektoral lakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik Perayaan Idul Fitri Tahun 2023/1444 H, di Ditlantas Polda Aceh, Banda Aceh, Jumat, 31 Maret 2023. Dirlantas Polda Aceh, Muji Ediyanto dalam arahannya saat membuka ruang diskusi menyebut rakor ini dilaksanakan agar lintas sektor lebih awal untuk saling memberikan informasi, saling melengkapi, bekerjasama, berkolaborasi pada saat mudik lebaran maupun arus balik nantinya. “Tentu lintas sektor di sini siap memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan lebaran. Maka kita perlu antisipasi arus lalu lintas, titik-titik rawan bencana alam, kondisi cuaca, titik rawan kemacetan, lokasi wisata dan lainnya guna memperlancar arus mudik dan arus balik,” sebut Muji. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal yang hadir sebagai narasumber mengatakan, mulai 9 Maret hinggal 7 April 2023, Dishub Aceh sedang melakukan survei pergerakan orang selama Idul Fitri 2023 M / 1444 H. Survei ini untuk mengetahui pergerakan orang selama mudik Idul Fitri dan memberikan pelayanan transportasi yang aman dan selamat. “Harapannya masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal pada angkutan lebaran tahun ini sehingga bisa menekan angka vatalitas kecelakaan lalu lintas,” papar Faisal. Lintas sektor yang hadir dalam rakor ini baik Kepala BPTD Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Aceh, Kepala BMKG Aceh, Kepala BPJN Aceh, Kepala Basarnas Aceh, Kepala Organda Aceh, Perwakilan Dinas PUPR Aceh, BPBA, Dinkes Aceh, PT ASDP Banda Aceh, PT Hutama Karya, RSUZA, Angkasa Pura II Bandara SIM, BPJS Kesehatan, PLN Aceh, Pengusah Otobus, dan Disbudpar Aceh menyatakan kesiapannya dalam menghadirkan pelayan terbaik dan siap bekerjasama.(MR)

Petugas LLAJ Dishub Aceh Ikuti Apel Operasi Keselamatan Seulawah

BANDA ACEH – Bertempat di Lapangan Apel, Mapolda Aceh, Selasa (7/2/2023), Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar, S. H., M. M, memimpin apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2023. Dalam amanatnya di hadapan peserta apel lintas sektor baik Kepolisian, TNI, Petugas LLAJ Dishub Aceh dan Kota Banda Aceh, Polisi PP, Jasa Raharja, serta komunitas vespa, apel ini dilakukan sebagai cipta kondisi menjelang bulan suci Ramadhan 1444 H. Selain itu, apel guna mengetahui sejauh mana kesiapan personel, sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal. “Keselamatan berlalu lintas di jalan raya dan tingkat kepatuhan masyarakat di provinsi Aceh pada umumnya terhadap hukum dan perundang-undangan lalu lintas sangat memprihatinkan,” sebut Haydar dalam pidatonya. Dilanjutkannya, apabila tidak dilakuan langkah-langkah strategis guna meningkatkan kepatuhan hukum masyarakat, maka akan menimbulkan kerugian bukan saja korban jiwa, namun akan menimbulkan kerugian bidang ekonomi. Tujuan operasi ini guna meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas di Aceh. Turut hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Seulawah Tahun 2023 ini Pj. Gubernur Aceh diwakili, Asisten III Setda Aceh, Iskandar, Kadishub Aceh diwakili Kabid LLAJ Dishub Aceh, Deddy Lesmana, Walikota Banda Aceh, Bakri Siddiq, Perwakilan Pangdam IM, Perwakilan Kajati Aceh, Perwakilan Ketua DPRA, Kabinda, Danpomdam IM, Dandim 0101 BS, dan Kapolrestas Banda Aceh.(MR)

Peluncuran Trans Campus : Siap Layani Mobilitas Mahasiswa Darussalam

BANDA ACEH – Bagi mahasiswa sendiri, kebutuhan angkutan massal memiliki urgensi penting yang akan menunjang kegiatan akademisi di kampus. Mobilitas yang cepat dan andal menjadi harapan setiap mahasiswa agar aktivitas transfer ilmu berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Menindaklanjuti kebutuhan di kawasan kampus, Pemerintah Aceh menyambut antusias dengan program “Trans Campus”. Dalam program ini, melalui UPTD Angkutan Massal Perkotaan Trans Kutaraja mengerahkan armada baru khusus sebagai feeder untuk melayani Kawasan Kampus Darussalam. Bersama dengan Pihak Universitas Syiah Kuala (USK) dan UIN Ar-raniry diselenggarakannya Lauching Trans Campus dan 7 armada baru Trans Koetaradja, Rabu, 18 Januari 2023 di Shelter Trans Koetaradja Gelanggang Unsyiah. Selain melayani kawasan kampus, feeder 1 (Darussalam) atau dikenal Trans Campus ini juga terkoneksi dengan koridor utama yaitu koridor 1 (Pusat Kota – Darussalam). Sehingga memudahkan mahasiswa mengakses pusat kota. Kadishub Aceh, T. Faisal juga menyampaikan suka cita Pemerintah Aceh yang dapat memberikan pelayanan transportasi khusus di area kampus. Hal ini tentunya diharapkan dapat mendukung mobilitas mahasiswa kampus USK maupun UIN Ar-raniry dengan cepat dan nyaman. “Bus ini merupakan new armada dengan desain yang lebih modern dan canggih, sehingga menciptakan rasa aman dan nyaman saat menggunakan Trans Koetaradja,” ujar T. Faisal. Uniknya, armada baru ini memiliki sistem yang lebih ramah lingkungan dengan penggunaan Mesin Euro 4 yang diklaim lebih efisien BBM dan jauh lebih bertenaga. Mesin ini juga dirancang khusus dengan tingkat emisi yang rendah, sehingga sangat cocok dengan gaung Aceh Green. Bus ini juga mendukung transportasi yang ramah disabilitas yang dilengkapi dengan ramp dibagian pintu belakang bus. Tak hanya itu, bus ini juga dilengkapi kamera canggih yang berfungsi untuk mengawasi keadaan dalam bus, menghitung jumlah penumpang dan sebagai alarm peringatan jika kecepatan bus lebih tinggi atau mengebut. Bagian interiornya juga lebih modern yang dapat memanjakan pelanggan setia Trans Koetaradja. Hal ini tentu akan meningkatkan kenyamanan menggunakan bus biru ini. “Semoga layanan khusus di area kampus menjadi laboratorium bagi penggunaan angkutan umum. Diakui, mengubah sebuah kultur ini sangatlah sulit, namun tak sulit jika dimulai dari mahasiswa sebagai agent of change,” pungkas T. Faisal. Dekan Fakultas Teknik Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Alfiansyah Yuliannur, BC., sebagai pusat edukasi, seyogyanya mahasiswa menjadi contoh bagi masyarakat dalam memelopori penggunaan angkutan umum, yang beralih dari kendaraan pribadi. “Kami selaku tim akademisi sangat bahagia dan mengapresiasi, akhirnya Trans Koetaradja masuk khusus di area kampus, bonusnya lagi, dapat armada baru dengan desain yang keren dan fitur yang canggih. Kita pun kedepan akan membuat pengaturan khusus dalam penggunaan kendaraan di area kampus, agar kampus ini bisa lebih tenang dan jauh dari kebisingan,” ujarnya. Dalam kesempatan ini juga, Wakil Rektor UIN Ar-raniry, Prof. Dr. Saifullah, M.Ag, juga mengharapkan pada mahasiswa agar menggunakan Trans Koetaradja. Apalagi layanan ini gratis. “Sekali lagi, civitas akademika dua Kampus Darussalam ini sangat bersyukur dan berterima kasih atas hadirnya bus yang bagus ini untuk memberikan kemudahan transportasi khusus bagi mahasiswa,” pungkas Saifullah. Sebagai informasi, 7 bus armada baru ini melayani beberapa rute diantaranya feeder 1 (Darussalam), feeder 2 (Lampineung-Pango), feeder 5 (Sp. Rima – Lampuuk) dan feeder Lampuuk.(*)

Trans Koetaradja Kembali Layani Masyarakat

BANDA ACEH – Kabar gembira hadir bagi pengguna transportasi umum Trans Koetaradja. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Angkutan Massal Trans Koetaradja akan mengoperasikan kembali tiga koridor utama dan satu rute feeder. Layanan Jasa Trans Koetaradja yang sebelumnya sempat dihentikan sementara, direncanakan kembali beroperasi per tanggal 15 Januari 2023. Tentunya dengan peningkatan kualitas pelayanan dan fasilitas kendaraan. Pemberhentian sementara ini juga dikarenakan pengecekan kelayakan armada dan pemilihan operator yang akan menjalankan layanan angkutas massal ini di tahun 2023. Tentunya, maintenance yang dilakukan guna mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat, terutama di bidang jasa transportasi umum. Dimana di Aceh pemanfaatan jasa angkutan umum mulai menurun. Sedangkan di satu sisi jasa ini memberikan manfaat yang sangat besar untuk masyarakat, seperti efisiensi biaya dan waktu. Dengan mewujudkan layanan Trans Trans Koetaradja yang berkualitas, semoga kedepan mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat dan semakin banyak yang memanfaatkannya. Adapun rute yang akan beraktivitas kembali yaitu Koridor 1 (Pusat Kota – Kawasan Darussalam), Koridor 2A (Pusat Kota – Bandara SIM via Lambaro), Koridor 2B (Pusat Kota – Ulee Lheue) dan rute feeder Lampuuk dari Simpang PU.(MS)

Angkutan Umum di Aceh Meningkat Drastis Jelang Pergantian Tahun Baru

BANDA ACEH – Jelang pergantian tahun baru, jumlah penumpang angkutan umum di Aceh meningkat drastis, baik angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP). Untuk itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal mengimbau kepada masyarakat yang melakukan perjalanan untuk tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan. Meskipun Pemerintah Pusat melalui Inmendagri Nomor 53 Tahun 2022 telah mencabut PPKM, Teuku Faisal tetap menganjurkan kepada masyarakat untuk menggunakan masker, terutama saat berada di tempat keramaian seperti pada fasilitas transportasi, pusat perbelanjaan dan lainnya. Di samping itu, Teuku Faisal juga meminta kepada operator angkutan umum untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode liburan pergantian tahun dan tahun baru ini. “Kondisi kendaraan harus benar-benar diperhatikan bahwa semuanya dalam kondisi laik jalan, sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan selama perjalanan,” pinta Teuku Faisal. Sementara itu, DPD Organda Aceh melalui Wakil Sekretaris Organda, Azwir Sanusi menyebutkan, peningkatan jumlah penumpang angkutan umum di masa pergantian tahun ini mencapai 50 persen bila dibandingkan dengan hari normal. “Untuk angkutan umum, puncak pergerakan terjadi malam kemarin, Jumat (30/12),” sebut Azwir. Azwir menambahkan, peningkatan jumlah penumpang terjadi cukup signifikan pada trayek lintas timur, baik AKDP maupun AKAP. Lalu disusul trayek lintas tengah dan lintas barat selatan Aceh. Selain itu, Azwir menambahkan bawah tarif tiket juga tidak mengalami kenaikan. “Tarifnya normal, tidak mengalami kenaikan,” sebutnya. Terkait operasional angkutan, Azwir memastikan bahwa semua berjalan dengan baik. Hanya saja, kelangkaan BBM menjadi keluhan para sopir karena mereka harus antri lama di SPBU. “Selebihnya alhamdulillah berjalan lancar,” ungkap Azwir.(AM)

Pj Gubernur Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seulawah 2022

BANDA ACEH – Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki menjadi Inspektur Upacara dalam Apel Gelar Pasukan Operasi lilin Seulawah Tahun 2022 di Mapolda Aceh, Kamis sore, 22 Desember 2022. Apel tersebut merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana prasarana sehingga pergerakan masyarakat di periode Nataru 2023 berjalan dengan kondusif. Sementara itu, Kapolda Aceh, Irjen. Pol. Ahmad Haydar, saat membacakan amanat Kapolri menyebutkan, momentum Nataru selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan, sehingga berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasar hasil survei dari Kemenhub, kata Ahmad Haydar, diperkirakan akan ada 44,17 juta orang yang melakukan pergerakan pada Nataru tahun ini. Oleh sebab itu, Polri dengan dukungan TNI, Pemerintah Daerah, mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari, mulai 23 Desember 2022 sampai 2 Januari 2023. Ahmad Haydar juga mengingatkan tentang pentingnya meningkatkan keamanan pada berbagai sektor, seperti memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas untuk semua jenis transportasi.(AM)