Dishub

23 Pelajar SMA Se-Aceh Ikuti Pemilihan Pelajar Pelopor 2022

BANDA ACEH – Pelajar menjadi tonggak dan harapan bagi penerus bangsa yang sadar akan keselamatan berlalu lintas. Sebab, pelajar adalah kelompok yang rentan terhadap dampak keselamatan lalu lintas. Faktor mentalitas yang memicu psikologi pelajar dalam mencari jati diri, terkadang terjerumus dalam penyimpangan aturan, seperti berkendara dengan kecepatan tinggi, tidak menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta penggunaan kendaraan pada anak-anak di bawah umur. Berdasarkan data dari Korlantas Polri yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 103.645 kasus pada tahun 2021. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan data tahun 2020 yang sebanyak 100.028 kasus. Adapun kasus kecelakaan lalu lintas pada tahun 2021 telah menewaskan 25.266 korban jiwa dengan kerugian materi mencapai 246 miliar rupiah. Dalam rangka mendorong generasi yang tertib dalam berlalu lintas, Dinas Perhubungan Aceh melalui Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) menggelar pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan tingkat provinsi setiap tahunnya. Pemilihan pelajar pelopor tahun ini dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, yang diwakili Sekdishub Aceh, Teuku Rizki Fadhil di Hotel Ayani, Banda Aceh, 20 Juli 2022. Dalam sambutannya, Rizki menyampaikan bahwa pelajar adalah generasi yang sangat mudah memahami jika diberi pemahaman mengenai keselamatan lalu lintas. Generasi saat ini, menurutnya, adalah generasi yang open minded, berani mengungkapkan pendapat dan generasi yang selalu update akan informasi serta melek teknologi. Maka dari itu, ia berharap baik Pemerintah, pengguna jalan, dan terkhusus generasi milenial selalu aware dan do something right untuk mewujudkan lalu lintas yang berkeselamatan. Kegiatan pemilihan pelajar pelopor memiliki arti penting dalam upaya meningkatkan keselamatan dan menanamkan kesadaran berlalu lintas khususnya di kalangan generasi penerus bangsa dan masyarakat pada umumnya. Hal ini sesuai dengan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. “Kita diamanahkan untuk terus berupaya agar terciptanya lalu lintas yang tertib, maka generasi penerus perlu memperhatikan dan menerapkan kebijakan-kebijakan untuk tertib lalu lintas,” sebut Rizki. Pemilihan ini menjadi ujung tombak dalam memelopori keselamatan berlalu lintas bagi para remaja. Harapannya, dapat menyelamatkan generasi muda dan memberi tauladan yang baik bagi teman-temannya dalam berlalu lintas yang tertib dan aman. (MS)

Djoko Sasono Lantik 251 Perwira Transportasi Laut Poltekpel Malahayati

ACEH BESAR – Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Perhubungan RI, Djoko Sasono melantik 251 perwira transportasi laut Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati, Aceh Besar, Rabu, 20 Juli 2022. Pada upacara wisuda tersebut, Djoko Sasono, yang didapuk sebagai inspektur upacara, menyampaikan bahwa pelantikan perwira pelayaran niaga perhubungan hari ini adalah bukti dan pengakuan peningkatan jenjang keahlian dalam karir dan profesi para perwira sebagai pelaut. Namun, Djoko mengingatkan, wisuda bukan tujuan akhir dalam menapakai jenjang keahlian, profesi dan karir seorang perwira. Justru tuntutan peningkatan kualitas, kompetensi, dan tanggung jawab yang lebih terhadap pelayanan transportasi laut sedang menanti. “Jangan buang waktu untuk mengerjakan sesuatu yang tidak penting. Perkaya pengalaman dengan bekerja pada kapal yang lebih besar, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang begitu pesat,” pesannya kepada para wisudawan. Di tengah perkembangan tekonologi yang begitu pesat, sebut Djoko, maka akan terjadi perubahan yang masif pada berbagai industri dan kebutuhan kemampuan pekerja. Oleh karena itu, tambahnya, diperlukan reformulasi proses pembelajaran baik di sekolah maupun di luar sekolah. Pemanfaatan teknologi tidak bisa dihindari karena memang sudah zamannya. “Kita senantiasa dituntut untuk terus up-to-date tentang perubahan ini agar mampu menyiapkan lulusan yang terbiasa berpikir kritis sehingga mampu mengembangkan kreatifitasnya,” kata Djoko. Sejalan dengan perkembangan tekonologi tersebut, kata Djoko, BPSDM Kemenhub RI akan terus mengembangkan dan melakukan transformasi digital dalam bidang pendidikan. Di ujung amanatnya, Djoko menyampaikan selamat kepada wisudawan atas keberhasilan mereka menyelesaikan pendidikan dan pelatihan kepelautan di Poltekpel Malahayati. Ia juga menitipkan amanah kepada para wisudawan agar senantiasa berperilaku baik dan bertanggung jawab. “Jaga nama baik pribadi, nama baik sekolah dimana tempat saudara dilahirkan dan tempat menjadi perwira pelayaran niaga yang unggul. Jaga nama baik almamater, nama baik Kementerian Perhubungan, dan nama baik Indonesia,” pesannya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, selepas upacara, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh sangat mengapresiasi keberadaan Poltekpel Malahayati di Aceh. Sebagaimana diketahui, institusi pendidikan pelayaran ini, tambah Faisal, telah melahirkan pelaut-pelaut baru yang handal untuk berkontribusi bagi perkembangan transportasi laut tidak hanya di Aceh, namun juga Indonesia bahkan dunia. (AM)