Dishub

Wakil Ketua KIP Sambangi Dishub Lihat Inovasi Keterbukaan Informasi Publik

BANDA ACEH – Implementasi keterbukaan informasi publik saat ini bukan lagi sekedar memenuhi apa yang diamanahkan oleh undang-undang. Namun jauh melampaui itu, yaitu bagaimana badan publik bisa memperoleh interaksi yang baik dari masyarakat melalui penyajian informasi publik yang inovatif. Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) RI, Arya Sandiyudha saat berkunjung ke Dinas Perhubungan Aceh dalam rangka visitasi uji kepatutan calon penerima Anugerah Tinarbuka Tahun 2023, Selasa, 11 April 2023. “Kita ingin melihat inovasi di sektor keterbukaan informasi publik pada Dishub Aceh,” kata Arya saat menjelaskan maksud kunjungannya hari ini ke Dishub Aceh. Untuk diketahui, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal merupakan satu-satunya Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dari Provinsi Aceh yang masuk ke dalam nominasi 10 besar Anugerah Tinarbuka tahun 2023 untuk kategori Kepala/Direktur/Pimpinan SKPD seluruh Indonesia. Anugerah Tinarbuka merupakan kompetisi hasil penilaian monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik. Arya mengungkapkan, sejauh yang ia perhatikan, penerapan keterbukaan informasi publik di Dishub Aceh sangat baik. Informasi yang disajikan, tambahnya, sudah sangat menarik, inovatif, serta memiliki daya tarik bagi masyarakat. “Inovasi-inovasi seperti ini yang dibutuhkan, bagaimana ia punya manfaat dan meng-attract (menarik) masyarakat untuk memperoleh informasi, percuma ceklistnya bagus tapi daya tarik bagi masyarakat tidak ada,” ungkap Arya saat menjadi tamu Podcast BAGASI Dishub Aceh. Badan publik saat ini memang dituntut untuk lebih terbuka dalam penyediaan informasi kepada masyarakat. Sebab publik memiliki hak untuk mengetahui informasi yang dijamin dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik atau UU Nomor 14 Tahun 2008. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal saat menerima visitasi Wakil Ketua KIP, kembali menegaskan komitmen dirinya dalam mendukung keterbukaan informasi publik. “Sejak awal, kita memang sudah berkomitmen untuk mendukung keterbukaan informasi, kita terus berbenah sehingga masyarakat bisa memperoleh informasi dengan mudah, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dalam pembangunan khususnya pada sektor perhubungan,” tutur Teuku Faisal. Setelah visitasi di Dishub Aceh dan meninjau pengelolaan informasi di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Arya Sandiyudha bersama Kadishub Aceh Teuku Faisal, Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA) Arman Fauzi, dan Komisioner KIA Nurlaili, bersilaturrahmi dengan Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki yang didampingi oleh Sekda Aceh Bustami di Meuligoe Gubernur Aceh. “Kita menyambut baik kegiatan ini, dan mengapresiasi kunjungan Komisi Informasi Pusat ke Aceh,” sebut Achmad Marzuki. Pj Gubernur Aceh menyampaikan bahwa Aceh memiliki potensi sumber daya yang kaya namun belum terekspose dengan baik di kancah nasional dan internasional. Selain itu, Pemerintah Aceh selama ini telah berupaya memberikan pelayanan yang maksimal, tentu perlu didukung dengan suguhan informasi yang valid dan terkini bagi masyarakat. Untuk itu, Achmad Marzuki mengharapkan Komisi Informasi Pusat mendukung penuh upaya peningkatan keterbukaan informasi publik di Aceh, termasuk berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh.(AM)

Menhub Cek Perkembangan Pembangunan Jalur Kereta Api di Aceh

LHOKSEUMAWE – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sabtu (1/4), melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Aceh untuk mengecek perkembangan pembangunan jalur kereta api Lhokseumawe – Bireuen yang merupakan bagian dari pembangunan Kereta Api Trans Sumatera. Dalam tinjauannya, Menhub menjajal Kereta Rel Diesel (KRD) Cut Meutia yang telah beroperasi sebagai kereta perintis melayani rute Stasiun (St) Krueng Geukueh – St. Bungkaih – St. Krueng Mane, yang merupakan bagian dari jalur kereta api lintas Lhokseumawe – Bireuen. Satu set train set yang terdiri dari dua kereta, melayani perjalanan komuter sebanyak 7 kali perjalanan setiap harinya dengan tarif Rp. 2000. Ke depan, layanan KRD Cut Meutia buatan dalam negeri dari PT INKA ini akan terus diperpanjang pelayanannya, melintasi sejumlah stasiun yakni: St. Krueng Geukueh – St. Bungkaih – St. Krueng Mane- St. Geurugok – St. Kutablang. “Kami tengah upayakan pembangunannya bisa selesai, sehingga bisa beroperasi dengan kecepatan yang bisa terus ditingkatkan. Kalau ini sudah selesai, saya akan mengundang bapak Presiden Jokowi untuk hadir ke sini,” ucap Menhub. Menhub mengatakan, pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan angkutan massal kereta api di Provinsi Aceh, untuk memperlancar konektivitas penumpang maupun barang baik antar provinsi, kota, maupun kabupaten. “Pembangunan infrastruktur kereta api di Aceh harus terus dilanjutkan, karena Aceh ini penuh potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan. Hadirnya Kereta Cut Meutia ini menjadi satu bukti nyata perhatian kami dalam mengembangkan layanan angkutan massal di Aceh,” kata Menhub. Selain berupaya menyelesaikan jalur kereta dari St. Krueng Geukueh ke St. Kutablang, saat ini juga tengah dilakukan upaya penyelesaian jalur kereta api Krueng Geukueh – Paloh. Jalur kereta api lintas Lhokseumawe – Bireuen yang tengah dibangun ini melewati sejumlah daerah, yakni: Lhokseumawe – Goa Jepang – Paloh – Krueng Geukueh – Krueng Mane – Geurugok – Kutablang – Matang Glumpang Dua – Tanoh Mirah – Bireuen. Jalur kereta api ini memiliki lebar rel berukuran 1.435 mm (standard gauge), atau sama dengan jalur kereta api Makassar – Parepare di Sulawesi Selatan. Dengan semakin bertambahnya panjang jalur kereta api yang beroperasi, diharapkan akan semakin meningkatkan minat masyarakat Aceh dan sekitarnya untuk menggunakan angkutan massal kereta api. Dalam kunjungan kerjanya, Menhub juga meninjau perkembangan pembangunan jalur kereta api Besitang – Langsa, yang menghubungkan dua provinsi yaitu Sumatera Utara dengan Aceh. Turut hadir dalam kegiatan ini Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal dan Anggota Komisi V DPR RI Ruslan M. Daud.(Sumber: Kemenhub)

Kemenhub Intensifkan Koordinasi Lancarkan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023

JAKARTA – Kementerian Perhubungan terus mengintensifkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan jelang dimulainya masa mudik Lebaran 2023. “Kita ingin mudik lebaran tahun ini berkesan baik. Dengan adanya lonjakan pergerakan masyarakat yang tinggi, tentunya kami akan mempersiapkannya dengan all out,” ujar Menhub saat hadir dalam Raker dengan Komisi V DPR RI, Selasa (4/4). Menhub menjelaskan, koordinasi yang dilakukan dengan Kementerian PU, Kepolisian, Jasa Marga, operator transportasi, dan pihak terkait lainnya sudah berjalan dengan baik. “Alhamdulillah anggota Komisi V DPR RI juga menilai koordinasi yang kami lakukan sudah kompak. Semoga penanganan arus mudik dan balik nanti dapat berjalan dengan baik,” ucap Menhub. Menhub mengungkapkan, dengan disetujuinya usulan untuk memajukan hari cuti bersama menjadi mulai 19 s.d. 25 April 2023, masyarakat diharapkan dapat melakukan perjalanan mudik lebih awal. “Ada waktu yang lebih panjang (sebelum hari H Lebaran), sehingga kita harapkan ini akan mengurangi kepadatan kendaraan di satu hari tertentu,” tutur Menhub. Lebih lanjut Menhub mengatakan, telah memetakan titik krusial yang berpotensi terjadi masalah jika tidak ditangani dengan baik yaitu, Jalur Tol Jakarta, Cikampek, Cipali sampai ke Semarang, Penyeberangan Merak-Bakauheni, serta Kepadatan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Hatta. Di samping itu, Menhub juga mewaspadai lonjakan pemudik yang menggunakan sepeda motor. Menhub mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang diselenggarakan pemerintah swasta dan pihak lainnya. “Dengan kerendahan hati, saya mohon agar masyarakat tidak melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor karena sangat berbahaya bagi keselamatan. Gunakan motor hanya untuk perjalanan jarak dekat,” ucapnya. Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Lazarus menyampaikan sejumlah catatan kepada Kemenhub, di antaranya yakni: terus meningkatkan koordinasi lintas sektoral dengan para pemangku kepentingan terkait, meningkatkan pengawasan dan memastikan kelaikoperasian sarana angkutan di semua moda, serta meningkatkan pengawasan terhadap tarif angkutan di semua moda transportasi. Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, Kemenhub menyiapkan sarana dan prasarana angkutan massal yang memadai, antara lain 57.693 unit bus pada 111 terminal, 209 kapal ASDP, 412 pesawat pada 51 bandara domestik dan 16 bandara internasional, 26 kapal penumpang, 111 kapal perintis, serta 773 kapal swasta pada 260 pelabuhan, juga 605 kereta api per hari pada 145 stasiun. Sejumlah langkah antisipasi yang telah disiapkan yaitu: di sektor darat, dilakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas pada simpang serta ruas jalan baik jalan tol dan non tol, membatasi angkutan barang bahan galian, bahan tambang, dan bahan bangunan, penambahan rest area, serta memastikan ketersediaan pasokan BBM. Pada sektor udara, dilakukan penambahan kapasitas angkutan udara, optimalisasi jam operasi bandara dan slot time sesuai demand, serta pemberlakuan tarif angkutan udara sesuai ketentuan. Pada sektor laut, dilakukan peningkatan kapasitas dan optimalisasi armada pada seluruh daerah terutama ruas dengan jumlah penumpang tinggi (wilayah Indonesia Tengah: Makassar, Balikpapan, Bau-bau) dan pembaruan informasi jadwal ketersediaan kapal. Pada sektor kereta api, dilakukan monitoring sarana, prasarana, dan keselamatan, inspeksi bersama, ramp check, penambahan perjalanan, serta antisipasi gangguan. Turut hadir pada raker tersebut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala BNPP/Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi, Direktur Penegakkan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan, serta para direksi BUMN bidang transportasi. (Sumber: Kemenhub)

Konter Tiket Pelabuhan Ulee Lheue Guna Optimalisasi Pelayanan

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal meninjau kesiapan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue menghadapi lonjakan pergerakan orang pada masa mudik lebaran dan cuti bersama tahun 2023, Banda Aceh, Senin, 3 April 2023. “Di Pelabuhan Ulee Lheue kita meningkatkan beberapa fasilitas pelabuhan untuk kelancaran dan kenyamanan pengguna jasa, salah satunya konter tiket yang terpusat di satu tempat,” ungkap Teuku Faisal. Penyediaan konter tiket terpadu ini dalam rangka optimalisasi serta efisiensi pelayanan di pelabuhan. Sehingga masyarakat saat berada di pelabuhan memperoleh kenyamanan dan keamanan yang lebih baik. “Nantinya, calon penumpang yang ingin menaiki kapal ferry ro-ro atau kapal cepat bisa beli tiket di sini,” ujarnya. Selain itu, Dishub Aceh juga meningkatkan kapasitas shelter untuk antrian roda 2 yang akan masuk ke kapal, automatic gate untuk penumpang, dan fasilitas cashless untuk pembayaran retribusi di dalam area pelabuhan. Di samping itu, pengawasan terhadap keamanan operasional angkutan penyeberangan juga perlu mendapat perhatian serius. Koordinasi dengan pihak BPTD Wilayah 1 Aceh terkait pengawasan operasional penyeberangan juga dilakukan dalam kunjungan tersebut. “Pengalaman mudik lebaran tahun sebelumnya menjadi modal dan bekal penting untuk meningkatkan kinerja pelayanan angkutan penyeberangan tahun ini. Mengingat, mudik lebaran kali ini berbarengan dengan libur sekolah dan cuti bersama,” ungkapnya. Seperti diketahui, Pemerintah resmi menetapkan cuti bersama lebaran tahun 2023 menjadi 7 hari (19-25 April) melalui SKB 3 Menteri tentang perubahan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023. “Oleh sebab itu, Pelabuhan Ulee Lheue sebagai pintu gerbang kunjungan pariwisata ke Sabang harus siap menghadapi lonjakan arus penumpang nantinya,” sebutnya. @teuku_fsl juga mengimbau masyarakat agar dapat memantau kondisi angkutan penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue melalui media sosial Dishub Aceh sebelum melakukan perjalanan. “Kita berharap masyarakat bisa merencanakan perjalanan wisata dengan baik supaya tidak terjadi antrian kendaraan cukup panjang di pelabuhan, khususnya saat peak-season,” tuturnya.(AM)

Jelang Mudik Lebaran, Dishub Aceh Ramp Check 485 Angkutan Umum

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan Aceh inspeksi 485 armada angkutan umum antar kota dalam provinsi (AKDP) jelang mudik lebaran tahun 2023 di Terminal Tipe A Banda Aceh dan Terminal Lueng Bata. “Kita menargetkan semua armada sudah dilakukan rampcheck (inspeksi keselamatan kendaraan angkutan umum) sebelum masa mudik lebaran tiba,” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal saat meninjau kegiatan rampcheck di Terminal Tipe A Banda Aceh, Senin, 3 April 2023. Teuku Faisal menambahkan, pemeriksaan kelengkapan keselamatan kendaraan ini dilakukan guna memastikan armada yang akan melayani perjalanan mudik lebaran nantinya dalam kondisi laik jalan. Selain itu, rampcheck menjadi salah satu upaya Dishub Aceh mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di saat masa mudik. “Rampcheck sudah dimulai sejak tanggal 1 April kemarin (Sabtu) dan akan berlangsung hingga tanggal 7 mendatang (Jumat), baik di Terminal Tipe A Banda Aceh maupun di Terminal Luengbata,” sebut Teuku Faisal. Pergerakan orang pada mudik lebaran tahun ini, kata Teuku Faisal, diprediksi akan meningkat cukup signifikan karena kasus Covid-19 sudah menurun secara nasional, PPKM sudah tidak ada lagi, serta kondisi ekonomi sudah cukup membaik. “Makanya kita sangat serius menghadapi mudik tahun ini, kita juga mengerahkan 39 tim inpeksi kendaraan yang terdiri dari personil Dalops Dishub Aceh, Ditlantas Polda Aceh, BPTD Wilayah 1 Aceh, Dishub Kota Banda Aceh, serta pihak DPD Organda Aceh,” ungkap Teuku Faisal. Di samping itu, Faisal juga mengimbau masyarakat untuk memilih angkutan umum resmi yang memiliki izin trayek serta telah melewati proses pemeriksaan (rampcheck) agar perjalanan pulang kampungnya nyaman, aman, dan selamat.(AM)

Lintas Sektor Siap Hadirkan Mudik Lebaran 2023 Berlangsung Tertib

BANDA ACEH – Guna mengantisipasi arus mudik dan arus balik dalam waktu mendatang berjalan tertib, lintas sektoral lakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan Arus Mudik dan Arus Balik Perayaan Idul Fitri Tahun 2023/1444 H, di Ditlantas Polda Aceh, Banda Aceh, Jumat, 31 Maret 2023. Dirlantas Polda Aceh, Muji Ediyanto dalam arahannya saat membuka ruang diskusi menyebut rakor ini dilaksanakan agar lintas sektor lebih awal untuk saling memberikan informasi, saling melengkapi, bekerjasama, berkolaborasi pada saat mudik lebaran maupun arus balik nantinya. “Tentu lintas sektor di sini siap memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam merayakan lebaran. Maka kita perlu antisipasi arus lalu lintas, titik-titik rawan bencana alam, kondisi cuaca, titik rawan kemacetan, lokasi wisata dan lainnya guna memperlancar arus mudik dan arus balik,” sebut Muji. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal yang hadir sebagai narasumber mengatakan, mulai 9 Maret hinggal 7 April 2023, Dishub Aceh sedang melakukan survei pergerakan orang selama Idul Fitri 2023 M / 1444 H. Survei ini untuk mengetahui pergerakan orang selama mudik Idul Fitri dan memberikan pelayanan transportasi yang aman dan selamat. “Harapannya masyarakat mendapatkan pelayanan maksimal pada angkutan lebaran tahun ini sehingga bisa menekan angka vatalitas kecelakaan lalu lintas,” papar Faisal. Lintas sektor yang hadir dalam rakor ini baik Kepala BPTD Aceh, Kepala PT Jasa Raharja Aceh, Kepala BMKG Aceh, Kepala BPJN Aceh, Kepala Basarnas Aceh, Kepala Organda Aceh, Perwakilan Dinas PUPR Aceh, BPBA, Dinkes Aceh, PT ASDP Banda Aceh, PT Hutama Karya, RSUZA, Angkasa Pura II Bandara SIM, BPJS Kesehatan, PLN Aceh, Pengusah Otobus, dan Disbudpar Aceh menyatakan kesiapannya dalam menghadirkan pelayan terbaik dan siap bekerjasama.(MR)

Aset PT Perindo Akan Dioperasikan untuk Pelayaran Rakyat

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan Aceh bersama PT Perikanan Indonesia (Perindo) akan memanfaatkan aset infrastruktur PT Perindo untuk pengoperasian pelayaran rakyat di kawasan Lampulo Banda Aceh. Untuk itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal beserta jajaran melakukan rapat koordinasi terkait rencana kerjasama pengoperasian dermaga Lampulo bersama Direktur Operasional PT Perikanan Indonesia, Fajar Widisasono dan jajaran di Kantor Perindo, Jakarta Utara, 28 Maret 2023. Faisal mengatakan, perlu adanya pengelolaan yang baik agar angkutan pelayaran rakyat dapat terpadu dari Banda Aceh ke Pulo Aceh. Dilanjutkannya, sehingga dari sisi kenyamanan dan keselamatan lebih terkendali. Menyahuti ajakan kerjasama Kadishub Aceh ini, Direktur Operasional PT Perindo, Fajar Widisasono menyebut, PT Perindo sebagai pemilik aset, pada prinsipnya menyetujui pemanfaatan aset pelabuhan dengan rencana kerjasama pemanfaatan fasilitas dan operasional terpadu ini.(MR)

Masuk 16 Besar, Kadishub Aceh Paparkan Keterbukaan Informasi Publik

BANDA ACEH – Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI), Donny Yoesgiantoro, mengapresiasi nominator yang mengikuti Uji Kepatutan Anugerah Tinarbuka dalam rangka Peringatan Hari Keterbukaan Informasi Nasional (HAKIN) 2023 di Serpong, Tangerang, Banten, 27-28 Maret 2023. Dalam amanatnya, Donny sekaligus membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa tahapan uji ini dilakukan dengan transparan, profesional, dan keputusan mengikat. Tercatat, sebanyak 15 nominator dari kategori Bupati/Walikota, 16 nominator dari Kepala Dinas/Badan/Direktur, dan 16 nominator dari penyelenggara pemilu baik Bawaslu dan KPU. Para nominator ini terpilih dari seleksi administrasi yang diajukan oleh komisi informasi setiap daerah. Salah satu nominator yang terpilih untuk kategori Kepala Dinas/Badan/Direktur adalah Teuku Faisal, selaku Kepala Dinas Perhubungan Aceh. Untuk itu, Teuku Faisal menyampaikan pemaparan keterbukaan informasi publik yang telah dilakukan oleh Dishub Aceh sebagai Badan publik dihadapan tim penguji. Hadir sebagai Ketua Tim Penguji, Arya Sandhiyudha (Wakil Ketua KIP RI), didampingi Fadly Ilhamy Sikumbang dari Kemenko Polhukam, Rega Tadeak dari Kemendagri, Samrotunnajah Ismail selaku Komisioner Bidang Advokasi, Sosialisasi, dan Edukasi KIP RI, dan Pandji Saputra dari KemenpanRB. Tim penguji menilai visi keterbukaan informasi Teuku Faisal, selaku Kadishub Aceh, dalam menjalankan pelayanan publik dari prakarsa dan inovasinya berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Untuk diketahui, Faisal masuk ke dalam 16 besar kategori Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Berdasarkan hasil pengumuman dari Komisi Informasi Pusat beberapa waktu lalu, Dishub Aceh menjadi satu-satunya Dishub se-Indonesia yang mengikuti kegiatan ini. Serta menjadi satu-satunya perwakilan dari Aceh pada kategori Badan Publik SKPD. Usai mengikuti tahap uji ini, selanjutnya KIP RI akan melakukan peninjauan langsung praktik pelaksanaan pelayanan keterbukaan informasi badan publik dan akan diumumkan pemenangnya pada puncak acara Anugerah Tinarbuka HAKIN 2023 di Kampar, Riau.(MR)

Entitas Sarana dan Prasarana Transportasi Sebagai Penggerak Roda Perekonomian

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembuatan policy brief dalam rangka peningkatan tata kelola pelabuhan dengan Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala di aula FH USK, Jumat, 24 Maret 2023. Teuku Faisal menyebutkan, entitas dari sarana dan prasarana transportasi merupakan penggerak roda perekonomian, baik dengan perdagangan maupun pariwisata, dan lain sebagainya. “Kegagalan kita mengelola fasilitas perhubungan akan berdampak secara langsung pada ekonomi masyarakat dan ekonomi Aceh,” sebutnya. Begitu juga sebaliknya, bila fasilitas perhubungan tersebut bisa diatur dan dikelola dengan baik, maka biaya distribusi logistik menjadi lebih efisien. “Kemudian, multiplier-effectnya adalah pengembangan perekonomian bagi masyarakat,” ungkapnya. Saat ini Dinas Perhubungan Aceh mengelola 8 pelabuhan penyeberangan yang tersebar di sejumlah wilayah di Aceh. Kendala-kendala dalam mengelola pelabuhan penyeberangan tersebut tentu ada. “Bila masih dalam jangkauan kami, tentu akan segera kami benahi. Namun, banyak juga kendala di luar jangkauan kami sehingga membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk FK USK,” ujar Teuku Faisal. Banyaknya pelanggaran aturan di dalam pengelolaan pelabuhan, menurut Teuku Faisal, tentu harus menjadi perhatian seluruh stakeholder terkait. “Dengan adanya policy brief ini pihak-pihak yang terlibat bisa ikut mengawasi pelabuhan, karena pelabuhan merupakan salah satu objek vital yang harus diamankan,” kata Faisal. Pada kesempatan yang sama, Dekan FH USK, M. Gaussyah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan Dinas Perhubungan Aceh kepada FH USK dalam rangka penyusunan policy brief tentang tata kelola pelabuhan di Aceh. Itikad yang baik dari Kadishub Aceh, kata Gaussyah, karena melihat pengelolaan pelabuhan penyeberangan di Aceh saat ini belum memberi rasa aman bagi pengguna jasa pelabuhan. Pengelolaan pelabuhan penyeberangan yang baik, sebagai salah satu sarana transportasi publik, menjadi cerminan bagi wisatawan terhadap Aceh. Oleh karena itu, FH USK menurut Gaussyah merasa terpanggil untuk ikut memberi kontribusi terbaik bagi Aceh.(AM)

Transportasi Berperan Beri Penguatan Pertumbungan Ekonomi Aceh

BANDA ACEH – Kedatangan Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RepubIik Indonesia, Suhajar Diantoro ke Aceh dalam kunjungan kerja terkait penanganan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan investasi. Rapat ini diikuti Kepala SKPA dan Kepala Biro Setda Aceh di Pendopo Gubernur Aceh, Jumat sore, 17 Maret 2023. Selain itu, hadir melalui zoom para Bupati dan Walikota Se-Aceh. Rapat penting ini dipimpin langsung, Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menghadirkan narasumber Kepala Kanwil Beacukai Aceh, Safuadi serta Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Kepala BSI Regional Aceh, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, dan Direktur Utama PEMA. Menurut Safuadi, salah satu isu yang mencuat terkait pertumbuhan ekonomi di Aceh adalah telah dimulainya ekspor hasil alam Aceh melalui Pelabuhan Kuala Langsa. Selain itu, baru-baru ini melalui Bandara Rembele telah diekspor hasil alam wilayah tengah Aceh menggunakan pesawat Trigana Air. Jadi diharapkan kepala daerah dan stakeholder terkait mendukung dan menjamin kegiatan ekspor via laut dan udara ini terus berlangsung melalui tersedianya komoditas unggulan Aceh. Sehingga peran bandara dan pelabuhan, dan terminal dapat optimalkan dimanfaatkan. Ditambahkan lagi program tol laut yg selama telah berjalan masih belum dimanfaatkan, muatan yg dikirim melalui pelabuhan Malahayati masih sangat sedikit, belum sebanding dengan muatan yang tiba dari pulau jawa, masih banyak pengusaha yang mengirimkan komoditasnya melalui jalur darat. Sabtu siang, 18 Maret 2023, Kadishub Aceh, Teuku Faisal mendampingi Sekjend Kemendagri, Suhajar Diantoro yang melakukan kunjungan kerja ke Kota Sabang meninjau infrastruktur dan pariwisata sekaligus menghadiri perayaan akbar Sabang Marine Festival 2023 yang berlangsung sejak 17-19 Maret ini. Kedatangan Suhajar di Pelabuhan Penyeberangan Balohan Sabang disambut Pj. Walikota Sabang, Reza Fahlevi serta jajaran menuju lokasi Sabang Marine Festival 2023 di Tugu Merah Putih dilanjutkan ke titik nol kilometer Indonesia, meninjau wisata Iboih. Semoga dengan dukungan penuh pemerintah pusat dapat meningkatkan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi di Aceh.(MR)