Dishub

Raih Predikat Informatif dari KIA, Dishub Aceh Komit Terus Berinovasi

Dinas Perhubungan Aceh berhasil meraih predikat Informatif (Terbaik Kedua) Kategori Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dengan nilai 97.9 dalam Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik pada Badan Publik yang diselenggarkan oleh Komisi Informasi Aceh (KIA) pada tahun 2025. “Kami sangat bersyukur kembali mendapat predikat informatif tahun ini. Tentunya Dishub Aceh akan terus berinovasi dan meningkatkan budaya kerja ASN agar semakin baik lagi kedepannya” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal saat menerima kunjungan Ketua KIA Junaidi di ruang kerjanya pada Rabu, 7 Januari 2026. Teuku Faisal turut mengapresiasi kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terkait kepatuhan keterbukaan informasi publik pada lembaga-lembaga pemerintah maupun non-pemerintah di Aceh yang dilakukan oleh KIA. Menurut Teuku Faisal, keterbukaan informasi publik bukan hanya kewajiban yang harus dilaksanakan sesuai amanah undang-undang. Akan tetapi, keterbukaan informasi merupakan fondasi dalam membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. “Belajar dari pengalaman di masa darurat bencana kali ini, informasi dari lembaga pemerintah sangat penting karena itulah yang dipercaya oleh masyarakat, sehingga informasinya pun harus akurat dan transparan,” ungkap Kadishub Aceh saat menceritakan upaya stakeholder perhubungan dalam mengupdate informasi terkait akses jalan yang bisa dilalui. Oleh sebab itu, belajar dari pengalaman bencana Aceh, inovasi serta strategi dalam penyebaran informasi ke publik di masa darurat perlu kolaborasi yang kuat dari semua pihak sehingga informasi yang disebar tidak menimbulkan keresahan di tengah-tengah masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Junaidi menyebutkan bahwa salah satu tujuan dilakukan penilaian keterbukaan informasi publik adalah untuk meningkatkan kepatuhan lembaga publik terhadap pelaksanaan undang-undang keterbukaan informasi. Makanya, saat ini KIA mulai mendorong stakeholder yang terkait dengan penanggulangan bencana di Aceh untuk lebih aktif mengupdate informasi terkait penanganan bencana yang telah dilakukan. Baca Berita Lainnya: Lalu Lintas Tol Sigli – Banda Aceh Meningkat Signifikan Selama Periode Nataru Dishub Aceh Segera Fungsikan Kembali Terminal Tipe B Aceh Tamiang Pasca Banjir Bandang Pastikan Kelancaran Arus Libur Nataru 2026, Kadishub Aceh Tinjau Kesiapan Posko Terpadu di Pelabuhan Ulee Lheue

Dishub Aceh Terjunkan 136 Relawan ke Aceh Tamiang

Dinas Perhubungan Aceh mengirimkan 136 relawan tahap kedua yang akan ditugaskan untuk membersihkan fasilitas pendidikan TK Aksara di Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang yang terdampak bencana hidrometeorologi Aceh. “Sekolah tersebut harus segera kita bersihkan karena proses belajar mengajar akan dimulai pada tanggal 5 Januari 2026,” kata Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal dalam apel pelepasan relawan di halaman Kantor Dishub Aceh, Jumat, 2 Januari 2026. Teuku Faisal menyampaikan rasa terima kasih kepada ASN Dishub Aceh yang secara suka rela menjadi relawan untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak bencana. “Tolong jaga kekompakan, saling memperhatikan selama berada di sana. Kalau ada yang merasa kurang sehat, mohon disampaikan kepada koordinator masing-masing tim,” sebutnya. Kadishub Aceh juga mengingatkan kepada seluruh relawan untuk menjaga perilaku dan sikap selama berada di sana. “Kita akan bertemu dengan masyarakat yang baru saja mengalami musibah, jadi jaga sikap dan perilaku. Kita memohon kepada Allah SWT agar terus berada dalam lindungan-Nya sampai aksi kemanusiaan ini selesai,” tutur Teuku Faisal Para relawan diberangkatkan menggunakan 3 unit bus, dan 1 unit Hiace untuk relawan perempuan. Sedangkan peralatan kerja diangkut menggunakan 4 unit mobil milik Dishub Aceh. Baca Berita Lainnya: Lalu Lintas Tol Sigli – Banda Aceh Meningkat Signifikan Selama Periode Nataru Dishub Aceh Segera Fungsikan Kembali Terminal Tipe B Aceh Tamiang Pasca Banjir Bandang Pastikan Kelancaran Arus Libur Nataru 2026, Kadishub Aceh Tinjau Kesiapan Posko Terpadu di Pelabuhan Ulee Lheue

Tempuh jalur laut, BNPB bersama Dishub Aceh kirim 27 ton bantuan ke Sejumlah Wilayah di Aceh

Badan Nasional Penanggulangan Bencana bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Aceh menyalurkan 27 ton bantuan bagi para korban bencana alam di Aceh melalui jalur laut, pada Minggu (30/11/2025). Pengiriman bantuan berupa sembako, sandang, obat-obatan, peralatan evakuasi, peralatan kebersihan, peralatan komunikasi, dan peralatan penerangan tersebut dilepas oleh Deputi IV Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Indonesia, Jarwansah, bersama Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, dengan menggunakan kapal cepat Express Bahari 2F via pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh menuju Pelabuhan Krueng Geukueh Aceh Utara dan Pelabuhan Kuala Langsa. “Kita terus mencoba menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Aceh, seperti kita ketahui jalur darat lumpuh total, yang memungkin hanya jalur udara dan laut yang dapat kita tempuh untuk mengirimkan bantuan ke daerah-daerah” ujar Jarwansah, Deputi IV Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Minggu (30/11/2025) saat melepas bantuan di pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Lebih lanjut, Jarwansah mengatakan bantuan tersebut akan dikirim ke 5 Kabupaten/Kota di sejumlah pesisir timur Aceh, diantaranya, Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menambahkan dalam hal ini pihaknya hanya melakukan koordinasi penggunaan transportasi laut yang digunakan untuk mengirimkan bantuan. Kemudian, Teuku Faisal juga menghimbau bagi masyarakat umum yang ingin melakukan perjalanan ke beberapa wilayah di Aceh yang terisolir akibat banjir, dapat menggunakan transportasi udara melalui pesawat perintis, yang beroperasi ke sejumlah wilayah di Aceh, tutup Faisal. Baca Berita Lainnya: Rute Baru Feeder Trans Koetaradja Tahun 2025 Jadwal Operasional Bus Trans Koetaradja Selama Bulan Ramadan 1446 H Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025

ASN Dishub Aceh Sumbang Darah 91 Kantong

Banda Aceh – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Perhubungan Aceh kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama melalui kegiatan donor darah tahap keempat Pemerintah Aceh tahun 2025, yang digelar bekerja sama dengan PMI Kota Banda Aceh. Dalam kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perhubungan Aceh itu, tercatat 91 pegawai berhasil mendonorkan darahnya. Dari jumlah tersebut, 87 orang mendonor di Kantor Dishub Aceh, sedangkan 4 pegawai lainnya mendonorkan darah di RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA). Adapun 83 peserta lainnya belum memenuhi syarat medis untuk melakukan donor darah. Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bagian dari program rutin Pemerintah Aceh yang dilaksanakan secara bergilir di berbagai SKPA, dengan tujuan membantu menjaga ketersediaan stok darah di Aceh. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal, ST., MT., mengapresiasi semangat dan kepedulian para pegawai yang telah ikut berpartisipasi. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pegawai Dishub Aceh yang telah mendonorkan darahnya. Ini adalah bentuk nyata pengabdian ASN untuk kemanusiaan,” ujarnya. Faisal juga mengajak seluruh pegawai di lingkungan Dishub Aceh, baik yang bertugas di kantor induk maupun di unit pelaksana teknis daerah (UPTD), untuk rutin mendonorkan darah. “Kami mengimbau agar donor darah ini menjadi budaya di lingkungan Dishub. Tidak hanya di kantor induk yang rutin dilaksanakan setiap tiga bulan sekali, tapi juga bagi para pegawai di UPTD di seluruh Aceh. Mari bersama-sama kita bantu sesama melalui setetes darah,” ajaknya. Selain menolong orang lain, lanjut Faisal, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor itu sendiri. Donor darah kata T. Faisal, bukan hanya amal sosial, tapi juga menyehatkan tubuh dan memperkuat solidaritas antarpegawai. Dalam kegiatan tersebut, salah satu pegawai Dishub Aceh, Farhanuddin, ST., MT., menerima penghargaan dari PMI Kota Banda Aceh atas dedikasinya yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali. Konsistensi Farhanuddin tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus berbuat baik. Baca Berita Lainnya: Rute Baru Feeder Trans Koetaradja Tahun 2025 Jadwal Operasional Bus Trans Koetaradja Selama Bulan Ramadan 1446 H Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025

Tim Penilai Komisi Informasi Aceh Akui Kualitas PPID Dishub Aceh

Banda Aceh – Keterbukaan informasi publik bukan hanya sekadar kata, tapi telah menjadi budaya bagi setiap ASN Dishub Aceh. Prinsip itu selalu dipegang sehingga kini menjadi “culture” yang terus terbawa dalam setiap program yang dijalankan oleh Dishub Aceh. Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal saat menerima kunjungan visitasi Tim Penilai Komisi Informasi Aceh (KIA) dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 di Aula Multimoda, Selasa, 14 Oktober 2025. Dalam kunjungan hari ini, Tim Penilai KIA melihat langsung penerapan keterbukaan informasi publik di Dishub Aceh, mulai dari tempat layanan informasi, ruang kerja PPID, serta mendengar pemaparan inovasi dan strategi pengelolaan keterbukaan informasi yang telah dijalankan oleh Dishub Aceh. Keterbukaan informasi publik, kata Teuku Faisal, bukan hanya kewajiban yang diamanahkan oleh undang-undang. Akan tetapi, keterbukaan informasi menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan publik. Oleh sebab itu, lanjutnya, Dishub Aceh terus berupaya melahirkan inovasi dan strategi baru dalam penyebaran informasi sehingga masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah. Di samping itu, Dishub Aceh juga memperbanyak kanal-kanal penyerapan aspirasi (feedback) masyarakat selaku pengguna layanan, baik masukan, ide, hingga keluhan terhadap pelayanan yang diberikan. “Kita menyadari betul keterbukaan informasi serta kemudahan memperoleh informasi di sektor transportasi sangat penting, termasuk mengoptimalkan penggunaan media sosial yang kini menjadi arus utama penyebaran informasi,” ungkap Teuku Faisal. Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh memaparkan inovasi dan strategi keterbukaan informasi publik yang telah dilaksanakan oleh Dishub Aceh di hadapan Tim Penilai KIA. Selanjutnya, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta penyampaian saran dan masukan oleh Tim Penilai KIA. Kadishub Aceh menyambut baik sejumlah masukan yang diberikan untuk diterapkan pada pelayanan sektor transportasi Aceh di masa yang akan datang. “Ide dan masukan dari Tim Penilai hari ini akan dirumuskan lebih lanjut oleh Dishub Aceh untuk kemajuan transportasi Aceh,” sebutnya. Sementara itu, Ketua KIA Junaidi menyebutkan bahwa pihaknya menilai positif dengan pemaparan inovasi dan strategi pengelolaan keterbukaan informasi publik oleh Dishub Aceh. Junaidi menambahkan, strategi penyebaran informasi publik yang dilakukan oleh Dishub Aceh cukup beragam, khususnya pemanfaatan platform digital dan media sosial yang sangat optimal. “Kami juga melihat cukup banyak inovasi digital yang diciptakan, berupa layanan yang bersentuhan langsung dengan publik dan masyarakat bisa mengakses langsung secara realtime, seperti aplikasi Trans Koetaradja, data angkutan, jumlah trayek, serta informasi-informasi lainnya,” sebut Junaidi. Dishub Aceh, menurut Junaidi, bisa menjadi role model bagi SKPA ataupun badan publik lain di Aceh dalam hal kualitas layanan informasi publik lewat inovasi dan berbagai macam layanan yang diberikan, baik digital maupun non digital.(AB) Baca Berita Lainnya: Kok Bisa? Trans Koetaradja yang Gratis Ini Jadi Andalan Dina Sejak SMP Akses Transportasi Umum ke Kawasan Perumahan Sebulan Dipasang, Puluhan Tiang Rambu di Lintas Krueng Raya-Laweung Hilang Dicuri Simak Videonya di Sini:

Tim Angkasa Pura Bandara SIM Juarai Pingpong Harhubnas Championship 2025

Banda Aceh – Momentum peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025 di Aceh, berlangsung seru dan sportif. Salah satunya melalui ajang Pingpong Harhubnas Championship di Lapangan Jada Raharja, Senin, 15 September 2025, di Seutui, Kota Banda Aceh. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi Dishub Aceh dengan dukungan penuh PT Jasa Raharja (Persero) Aceh. Ketua Panitia, Fajar  yang juga ASN Dishub Aceh, menyampaikan bahwa terdapat sembilan tim yang mendaftar dan berpartisipasi dalam turnamen tersebut. Diantaranya Dishub Aceh A, Dishub Aceh B, Jasa Raharja A, Jasa Raharja B, Dishub Aceh Besar, Angkasa Pura Bandara SIM, DAMRI, BMKG A, dan BMKG B. Turnamen ini menggunakan sistem gugur. Pada babak semifinal mempertemukan Angkasa Pura vs Jasa Raharja A serta Dishub Aceh Besar vs Jasa Raharja B. Dari hasil pertandingan, Tim Jasa Raharja B dan Angkasa Pura berhasil melangkah ke babak final. Pertandingan final berlangsung seru dengan kemenangan telak diraih oleh Tim Angkasa Pura (Kurnia Saputra dan Khalid Sa’adan) atas Tim Jasa Raharja B (Amal Darmawan dan Bayhaqi) dengan skor 3-0 (11-3, 11-6, 11-3). Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Aceh, Donny Koesprayitno, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan ini. “Ajang ini jadi momentum kita memperingati Harhubnas tahun 2025. Sekaligus memperkuat sinergi antar stakeholder yang ada,” ujarnya. Melalui turnamen ini, Dishub Aceh bersama mitra kerja berharap semangat kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi antar-stakeholder di sektor transportasi dapat terus terjalin erat demi kemajuan pelayanan transportasi di Aceh.(MR) Baca Berita Lainnya: Dishub Aceh Gelar Aksi Simpatik, Bagikan Helm SNI untuk Tingkatkan Keselamatan Berkendara 418 Armada AKDP di Aceh Jalani Rampcheck dan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal 220 Peserta Ikut Serta, Ini Daftar Pemenang Lomba Menulis Transportasi Aceh 2025

Dishub Aceh Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Lomba Unik dan Penuh Tawa

BANDA ACEH – Dengan mata tertutup kain, Pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh ikuti lomba Baris Berbaris Buta (BBB) di Halaman Kantor Gedung Induk, Banda Aceh, Kamis (14/8/2025), melangkah mantap mengikuti aba-aba. Sesekali ada yang melenceng ke arah tak terduga, memancing tawa penonton yang berkerumun di pinggir lapangan. Lomba unik ini menjadi bintang utama perayaan HUT ke-80 RI di lingkungan Dishub Aceh, diikuti seluruh pegawai, termasuk ASN PPPK yang baru dilantik dua pekan lalu. Tim Sekretariat Dishub Aceh membuka kompetisi bersama UPTD Pelabuhan Penyeberangan Wilayah I, UPTD Angkutan Massal Perkotaan Trans Kutaradja, dan Bidang PSM. Setelah itu giliran Bidang LLAJ, Pelayaran, Penerbangan, serta UPTD Terminal Tipe B. Meski tak bisa melihat, tim Sekretariat justru tampil memukau dengan langkah rapi dan kompak mengikuti instruksi. Mereka menjadi yang terbaik diikuti oleh tim dari Bidang Penerbangan serta tim Bidang Pelayaran. Yang membuatnya lebih menarik, sebagian besar peserta adalah ASN PPPK yang baru saja memegang SK. Mereka hanya sempat berlatih baris-berbaris saat retret paskapelantikan. Keseruan berlanjut ke lomba Perang Ekor Naga. Lima orang per tim saling berangkulan, berusaha mempertahankan “ekor” berupa balon yang diikat di pinggang peserta terakhir. Dengan lidi runcing di tangan, mereka memburu balon lawan sambil melindungi milik sendiri. Begitu terdengar letupan penonton sontak bersorak—ada yang girang, ada pula yang kecewa karena timnya kalah. “Ini game strategi. Ada delapan tim, dan tiga tim yang balonnya paling bertahan akan jadi juara. Kuncinya kekompakan,” kata Sekretaris Dishub Aceh, T. Rizki Fadhil, yang memandu jalannya pertandingan. Berbeda dengan yang terlihat, tidak semua tim memilih menyerang habis-habisan. Ada yang bermain aman dengan strategi bertahan, ada yang nekat memancing lawan ke sudut lapangan sebelum melakukan serangan balik. Penonton tak henti-hentinya tertawa melihat aksi-aksi lucu yang kadang justru membuat tim sendiri kebingungan. Untuk Perang Ekor Naga pria, juaranya adalah dari Bidang Penerbangan, Bidang LLAJ dan UPTD Wilayah 1. Sementara untuk kategori wanita dimenangkan oleh Bidang Pelayaran, UPTD Wilayah 1 dan Bidang PSM sebagai juara 3. Sorak-sorai penonton semakin memuncak saat lomba makan kerupuk dimulai. Angin yang berhembus kencang membuat kerupuk bergoyang liar, memaksa peserta berjinjit, mengangguk, bahkan memutar badan demi menggigitnya. Tawa pecah setiap kali ada peserta yang gagal berkali-kali menggigit kerupuk yang digantung di udara. Juara lomba makan Kerupuk pria dimenangkan oleh Bidang PSM, Sekretariat dan UPTD Terminal Tipe B. Sementara untuk kategori wanita diraih oleh Bidang Penerbangan dan juara kedua serta tiga diraih oleh dua perwakilan PSM. Sebagai penutup, para bapak-bapak unjuk kebolehan di lomba memasak mie Aceh. Aroma rempah menggoda langsung menyeruak di udara. Ibu-ibu duduk santai memberi dukungan sambil sesekali melontarkan komentar jahil kepada para “chef dadakan” yang sibuk mengaduk wajan. Hasilnya, setelah dinilai oleh tim juri, pihak Trans Kutaradja, LLAJ dan Sekretariat Dishub menjadi tiga terbaik dalam hal rasa. Dari semua perlombaan, Bidang Penerbangan kemudian mendapatkan juara umum setelah mendapatkan juara satu pada lomba Perang Ekor Naga dan Lomba Makan Kerupuk Wanita. Mereka juga mendapatkan juara dua pada lomba Baris Berbaris Buta. Sementara itu, fans dari sekretariat dianggap sebagai supporter terheboh pada perayaan HUT RI Dishub Aceh. Kepada yang terbaik ini, hadiahnya diserahkan langsung Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal ST., MT. Tak hanya di lapangan, semarak kemerdekaan juga terasa di setiap sudut kantor. Semua bidang dan UPTD berlomba menghias ruang kerja dengan tema merah putih. Bendera, balon, dan umbul-umbul dipasang rapi. Bahkan, bagian Sekretariat diam-diam mendekor pojok merah putih di lantai dua pada malam hari, sehingga keesokan harinya suasana kantor berubah penuh warna dan semangat kemerdekaan. Dalam Lomba Pojok Merah Putih ini, Bidang Pelayaran, UPTD Terminal dan Sekretariat menjadi juara setelah dinilai punya dekorasi terbaik. Perayaan HUT ke-80 RI di Dishub Aceh bukan sekadar deretan lomba, tetapi juga momen mempererat kebersamaan. Di antara tawa, sorakan, dan langkah kompak para peserta, tersimpan rasa bangga dan persaudaraan yang menjadi ruh peringatan kemerdekaan Indonesia.(HZ) Baca Berita Lainnya: Donor Darah Dishub Aceh Kumpulkan 106 Kantong, Plt. Sekda Turut Berpartisipasi Dishub Aceh Gelar Rakornis Percepatan Operasional Pelayaran Krueng Geukueh – Penang Dishub Aceh Imbau Sopir Angkutan Untuk Berhenti Saat Masuk Waktu Shalat

Donor Darah Dishub Aceh Kumpulkan 106 Kantong, Plt. Sekda Turut Berpartisipasi

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh kembali melaksanakan kegiatan Donor Darah Pemerintah Aceh Tahap III Tahun 2025 yang berlangsung di halaman parkir CTRC Dishub Aceh pada Kamis, 7 Agustus 2025. Kegiatan rutin ini menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Plt. Sekda Aceh M. Nasir, yang turut mendonorkan darahnya bersama para ASN Dishub Aceh. Kehadiran Plt. Sekda Aceh memberikan motivasi tersendiri bagi para pegawai. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan partisipasi langsung Plt. Sekda Aceh dalam kegiatan donor darah di Dishub Aceh. Menurutnya, kehadiran Plt. Sekda Aceh menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Dishub Aceh untuk terus terlibat dalam aksi sosial. “Kami merasa terhormat atas kehadiran dan partisipasi langsung Plt. Sekda Aceh. Ini menjadi penyemangat bagi seluruh pegawai untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. Dari 190 orang yang mendaftarkan diri sebagai pendonor, 106 di antaranya berhasil mendonorkan darah. Sementara 83 orang lainnya batal mendonor karena tidak memenuhi syarat kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Unit Donor Darah PMI Kota Banda Aceh, dengan tim medis profesional yang memastikan proses donor berjalan aman dan sesuai standar kesehatan.(FL) Baca Berita Lainnya: Dishub Aceh Gelar Rakornis Percepatan Operasional Pelayaran Krueng Geukueh – Penang Dishub Aceh Imbau Sopir Angkutan Untuk Berhenti Saat Masuk Waktu Shalat Amanah Baru untuk 146 PPPK Dishub Aceh: Tingkatkan Pelayanan Publik

Amanah Baru untuk 146 PPPK Dishub Aceh: Tingkatkan Pelayanan Publik

BANDA ACEH – Sebanyak 146 Tenaga Kontrak Dinas Perhubungan Aceh menerima SK Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap 1. SK pengangkatan ini diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal di Aula Multimoda, pada Senin, 4 Agustus 2025. Kadishub Aceh, saat membaca sambutan Gubernur Aceh, menyampaikan bahwa pengangkatan ini merupakan awal dari amanah besar sebagai bagian dari ASN yang diharapkan memberi pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dirinya berpesan agar para PPPK menjaga integritas dan loyalitas sebagai pelayan masyarakat, terus meningkatkan kapasitas diri dan adaptif terhadap perubahan, membangun kerja tim yang solid dan kolaboratif, serta menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan adil.(AB) Baca Berita Lainnya: 5.789 PPPK di Aceh Resmi Dilantik, Gubernur Ingatkan Pentingnya Pelayanan Publik Ketua Tim Andalalin Aceh: Pentingnya Antisipasi Dampak Lalu Lintas dalam Setiap Pembangunan Pelabuhan Krueng Geukueh Aktif Dukung Kegiatan Ekspor Komoditas Unggulan Aceh

5.789 PPPK di Aceh Resmi Dilantik, Gubernur Ingatkan Pentingnya Pelayanan Publik

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal menghadiri Acara Penyerahan Keputusan Gubernur Aceh tentang Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024 Tahap 1 yang digelar di halaman Kantor Gubernur Aceh, Senin, 4 Agustus 2025. Penyerahan SK PPPK kepada 5.789 pegawai dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf. Dalam sambutannya, Gubernur mengingatkan para PPPK untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Proses seleksi yang telah dilalui mencerminkan komitmen kita dalam memperkuat reformasi birokrasi, dengan menempatkan integritas, profesionalisme, dan kompetensi sebagai fondasi utama,” kata Muzakir Manaf. Selain itu, lanjut Gubernur Aceh yang akrab disapa Mualem itu, PPPK harus menjaga integritas dan loyalitas sebagai pelayan masyarakat, meningkatkan kapasitas diri dan adaptif terhadap perubahan, membangun kerja tim yang solid dan kolaboratif serta menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan adil. “Intinya kita sama-sama mengevaluasi dan mengingatkan kerja kita agar lebih baik di masa mendatang dan ini adalah amanah kita semua untuk membangun Aceh yang lebih baik,” ujarnya. Pemerintah Aceh, kata Mualem, berkomitmen memperkuat tata kelola kepegawaian yang transparan dan adil. “Pengangkatan ini menjadi langkah strategis menjawab kebutuhan formasi di sektor-sektor penting,” pungkasnya. Pada pengangkatan PPPK Formasi Tahun 2024 Tahap 1, sebanyak 146 pegawai Dishub Aceh akan menerima SK PPPK pada hari ini yang akan digelar si Aula Multimoda Dishub Aceh.(AB)