Dishub

GM ASDP Kunjungi Dishub Aceh Bahas Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal menyambut kedatangan General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rudi B. Hanafiah di ruang kerjanya, Kamis, 7 September 2023. Pertemuan ini merupakan silaturahmi perdana bagi GM PT. ASDP sekaligus membahas tentang sirkulasi alur penumpang dari pembelian tiket sampe naik ke kapal. Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh sebagai pintu pariwisata Aceh memang memiliki aktivitas yang kompleks. Pola penyelesaiannya pun beragam sehingga perlu komunikasi, kolaborasi dan sinergisitas antar pemangku kepentingan. Hal ini tentunya untuk menemukan win win solution yang tepat. “Memang sejauh ini minat penumpang ke Sabang begitu tinggi, hal ini terlihat dari grafik penumpang yang dirilis, sehingga di masa-masa puncak harus ada usaha ekstra dan alternatif agar masyarakat lebih nyaman,” jelas T. Faisal. Setiap libur panjang dan momentum hari besar, antrian panjang tak terelakan. Sehingga area jalan masuk pun harus dimanfaatkan. “Untuk bagian tiket memang harus direkayasa untuk sirkulasi penumpang dan sistem yang lebih cepat dan mudah,” pungkas Rudy.(MS)

Indonesia Komitmen Lakukan Dekarbonisasi dan Dorong Pembiayaan Kreatif Sektor Transportasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan komitmen pemerintah Indonesia dalam rangka mewujudkan transportasi berkelanjutan di ASEAN. Dua upaya diantaranya yaitu, melakukan dekarbonisasi dan mendorong pembiayaan kreatif non APBN. Hal ini disampaikan pada kegiatan High-Level Dialogue On Sustainable Transport in ASEAN, yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan, di Jakarta Senin (4/9) sebagai bagian dari side event penyelenggaraan KTT ASEAN. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengharapkan, ASEAN mampu memposisikan diri sebagai episentrum pertumbuhan, salah satunya melalui pembangunan transportasi yang berkelanjutan. Ia menyebut, untuk mengurangi emisi di sektor transportasi, pemerintah Indonesia telah membangun sejumlah transportasi publik seperti MRT dan LRT, serta penggunaan kendaraan listrik. Ia menambahkan, Indonesia bersama negara anggota ASEAN telah menyepakati untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan menjadi bagian dari rantai pasok dunia. Pada KTT ASEAN yang berlangsung di Labuan Bajo beberapa waktu lalu, telah disepakati deklarasi bersama tentang Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di ASEAN. “Sebagai bagian dari komunitas ASEAN, Indonesia berkomitmen mengembangkan konektivitas regional yang berkelanjutan. Karena konektivitas dan mobilitas adalah bagian penting yang mengikat negara-negara ASEAN,” ujar Menko Airlangga. Pada kesempatan yang sama, Menhub menjelaskan, sejumlah transportasi publik yang dibangun seperti LRT, MRT, dan Kereta Cepat, dilakukan untuk mempromosikan penggunaan angkutan umum kepada masyarakat. Selain itu, juga sekaligus mempromosikan kendaraan berbasis listrik yang menjadi kendaraan masa depan. Menhub menyebut, transportasi sangat penting bagi pertumbuhan sosial ekonomi, namun sektor transportasi juga memberikan dampak negatif bagi lingkungan melalui penggunaan bahan bakar fosil. “Transportasi menyumbang 24% dari total emisi CO2 pada Tahun 2022. Untuk itu, sangat penting membangun Transportasi yang berkelanjutan, dalam rangka mengurangi emisi tersebut melalui pembangunan angkutan massal dan kendaraan berbasis listrik,” ucap Menhub. Lebih lanjut Menhub mengatakan, transportasi berkelanjutan menjadi perhatian utama bagi negara-negara anggota ASEAN dan telah dimasukan ke dalam rencana strategis ASEAN 2016 -2025. Sejumlah strateginya yaitu melibatkan penggunaan transportasi rendah emisi, efisiensi energi, sampai dengan penggunaan lahan yang terintegrasi. Untuk mendukung pembangunan transportasi yang berkelanjutan membutuhkan kolaborasi yang baik dari pemerintah, sektor swasta, dan lembaga keuangan internasional, dalam rangka mengatasi sejumlah tantangannya. “Tantangannya dalam membangun transportasi berkelanjutan diantaranya yaitu membutuhkan investasi yang besar dan masih adanya kesenjangan infrastruktur transportasi khususnya di negara-negara berkembang. Kami di ASEAN membutuhkan dukungan pendanaan dari komunitas global. Kita harus berkolaborasi dan menciptakan kerangka pembiayaan kreatif bagi keberlanjutan industri di sektor transportasi,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Kegiatan dialog yang terbagi dalam dua sesi ini menghadirkan sejumlah narasumber dari para pejabat pemerintah dan non pemerintah. Pada sesi I dialog bertema “Sustainable Transport in ASEAN toward Zero Emission” hadir sebagai pembicara yaitu: Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi dan Investasi Transportasi Wihana Kirana Jaya, Plt. Menteri Transportasi Singapura H.E. Chee Hong Tat, serta Menteri Transportasi dan Penerbangan Sipil Papua Nugini Walter David Schnaubelt. Kemudian sesi II membahas “Creative Financing for Sustainable Transport System”, hadir sebagai pembicara yaitu: Direktur Jenderal, Dinas Perhubungan dan Kebijakan Lalu Lintas, Kementerian Perhubungan Thailand Punya Chupanit. Wakil Direktur, Departemen Keuangan, Kementerian Transportasi Tiongkok CHEN Min, Kepala Perwakilan Regional Grup Bank Investasi Eropa untuk Asia Tenggara dan Pasifik Sunita Lukhoo serta Kepala Program Bank Dunia untuk Infrastruktur Claudia Vasquez.(*) Sumber: Kemenhub

Rangkaian Kegiatan Siap Meriahkan Peringatan Harhubnas 2023 di Aceh

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh secara resmi telah merilis sejumlah rangkaian kegiatan yang siap memeriahkan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2023, Selasa, 5 September 2023. Sekretaris Dishub Aceh, Teuku Rizki Fadhil selaku Ketua Panitia Peringatan Harhubnas 2023 mengatakan, peringatan Harhubnas di Aceh dilaksanakan mulai tanggal 7-17 September 2023 yang dilaksanakan di Banda Aceh, Aceh Besar, dan Aceh Jaya. Kegiatan donor darah pada 7 september mendatang bersama mitra kerja strategis Dishub Aceh menjadi pembuka peringatan Harhubnas. Sesuai dengan tema Harhubnas 2023 yaitu Melaju untuk Transportasi Maju, Dishub Aceh bersama mitra strategis melaksanakan kegiatan penilaian perusahaan AKDP terbaik (7-13 September), Perlombaan Olahraga dan Seni (8-15 September), Gotong Royong di Terminal Tipe B Aceh Jaya (9 September), Kunjungan Sosial ke SDN Bueng Calang Aceh Besar (12 September), dan, Trans Meet (16-17 September). “Puncak kegiatannya adalah Upacara Harhubnas yang dilaksakanan pada 17 September bertepatan dengan Harhubnas dipusatkan di Halaman Apel Politeknik Pelayaran Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar. Serta malamnya dilakukan kegiatan Trans Award di Banda Aceh,” sebut Rizki. Untuk itu, Rizki berharap partisipasi semua pihak dalam menyukseskan kegiatan tahunnan ini. Rangkaian kegiatan ini dapat pula menjadi penguat sinergisitas dan soliditas pemanku kepentingan sektor perhubungan di Aceh.(MR)

Operasi Zebra Seulawah, Dishub Ikut Dalam Tertibkan Aturan Keselamatan Lalu Lintas

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, T. Faisal menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Seulawah Tahun 2023 yang diselenggarakan di Lapangan Mapolda Aceh, Senin, 4 September 2023. Apel ini dilaksanakan dalam rangka kanseltibcarlantas yang kondusif menuju Pemilu 2024 di Provinsi Aceh. Apel ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dari Muspida serta diikuti personel dari satuan TNI, Polri, Dinas Perhubungan Aceh serta Satpol PP Aceh. Dalam amanat Kapolda Aceh yang disampaikan oleh Karo Ops Polda Aceh yang juga menjabat sebagai Karendalopsda Operasi Karhutla Seulawah 2023 Polda Aceh, Kombes Pol. Heri Heriyandi, S.I.K bahwa keselamatan lalu lintas menjadi salah satu perhatian Pemerindah dalam mengelola transportasi negeri kita saat ini yang harus disinergikan antara Kepolisian Daerah dengan pemangku kepentingan lainnya. “Apel ini dilaksanakan untuk memastikan kesiapan pasukan dalam melaksanakan tugas selama 14 hari ke depan mulai tanggal 4 sampai dengan 17 September 2023,” ujarnya. Ada beberapa penekanan yang perlu ditindaklanjuti dalam operasi ini, diantaranya kuatkan keimanan dan ketaqwaan, edukasikan keselamatan berlalu lintas, tegas dalam penegakan hukum lalu lintas baik teguran melalui ETLE maupun secara humanis. “Serta jaga Kesehatan baik fisik maupun mental dalam melaksanakan operasi ini maupun jaga koordinasi, komunikasi dan kedepankan sinergisitas dengan seluruh pemangku kepentingan lainnya dan segenap masyarakat dalam rangka meyukseskan operasi ini,” sambungnya. Dalam Kesempatan ini juga, Dirlantas Polda Aceh, Kombes M. Iqbal Alqudusy dalam wawancara usai apel menyampaikan, masih banyak masyarakat yang abai pada keselamatan, seperti tidak meggunakan helm, seat belt, spion sehingga perlu dilakukan penertiban agar dapat menekan angka kecelakaan. “Direncanakan razia akan dilakukan pada lima titik khususnya wilayah Banda Aceh. Sasaran ini dihadapkan pada fatalitas yang sering terjadi di jalan raya. Pelaksanaan kegiatan ini juga diselenggaran berdasarkan asas humanis dan persuasive. Harapannya, masyarakat lebih menjaga ketertiban di jalan raya,” pungkasnya.(MS)

Jalan Kaki dan Bersepeda sebagai Moda Transportasi

Dari seluruh perjalanan, 20-40% dilakukan dengan bersepeda atau berjalan kaki, dengan persentase tertinggi di Belanda dan terendah di Finlandia. Perjalanan dengan berjalan kaki paling sering dilakukan di Inggris Raya, sedangkan perjalanan dengan sepeda paling sering dilakukan di Belanda, Denmark, dan Swedia [34] . Beberapa kelompok peserta lalu lintas lebih sering berjalan kaki atau bersepeda dibandingkan kelompok lainnya. Perbedaan ini juga tercermin dalam keterlibatannya dalam kecelakaan (lihat Karakteristik Kecelakaan ). Kelompok usia yang sangat mementingkan berjalan kaki adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun dan orang dewasa berusia 75 tahun ke atas. Sepeda paling sering digunakan oleh mereka yang berusia kurang dari 18 tahun [34] . Berjalan kaki sebagai moda transportasi Berjalan kaki sebagai alat transportasi biasa digunakan untuk perjalanan yang agak singkat. Artinya, sulit untuk menilai mobilitas pejalan kaki di tingkat negara, karena survei perjalanan nasional sering kali tidak mencatat perjalanan jarak pendek. Selain itu, perjalanan berjalan kaki yang sebagian besar dilakukan dengan transportasi umum biasanya tidak diperhitungkan. Saat ini, pentingnya berjalan kaki masih diremehkan [60] . Data survei dari tujuh negara Eropa menunjukkan bahwa 12-30% dari seluruh perjalanan dilakukan dengan berjalan kaki (sebagai moda transportasi utama), angka tertinggi terjadi di Inggris [34] . Untuk perjalanan jarak pendek kurang dari 5 km, porsi berjalan kaki lebih tinggi, dengan maksimum 45% di Inggris Raya. Rata-rata lama perjalanan berjalan kaki bervariasi dari kurang dari 1 km (Inggris Raya) hingga 2,8 km (Finlandia). Namun perlu dicatat bahwa cakupan cakupan perjalanan jarak pendek mungkin berbeda dari satu negara ke negara lain dalam survei perjalanan nasional. Hal ini akan mempengaruhi perbandingan rata-rata lama perjalanan dan porsi berjalan kaki. Di Inggris Raya, semua panjang perjalanan dimasukkan, sedangkan di Denmark perjalanan yang kurang dari 300 meter tidak termasuk dalam survei dan semua perjalanan antara 300 dan 1500 meter dicatat sejauh 1 km [34 ]. Berjalan kaki adalah cara bepergian yang digunakan terutama untuk dua tujuan: perjalanan singkat ke tujuan tertentu seperti toko ketika barang bawaan mungkin tidak terlalu banyak, dan perjalanan santai yang tujuan utamanya adalah berjalan kaki . Sekitar 15-30% dari seluruh kilometer perjalanan orang (rata-rata setiap hari) adalah untuk tujuan berbelanja. Perjalanan rekreasi di rumah mencakup sekitar 30-55% dari total kilometer orang, dengan Swiss di urutan teratas dan Finlandia di urutan terbawah [34] . Bersepeda sebagai moda transportasi Di sebagian besar negara, sebagian besar masyarakatnya memiliki sepeda (di Norwegia, misalnya, 70% orang dewasa memiliki sepeda, di Swiss, 69% rumah tangga memiliki sepeda). Jumlah sepeda per 1.000 penduduk berkisar antara 52 di Republik Ceko hingga 1.000 di Belanda. Yang sangat berbeda antara satu negara dengan negara lainnya adalah cara penggunaan sepeda. Beberapa pengendara sepeda menggunakannya setiap hari, sebagai alat transportasi, sementara yang lain hanya menggunakannya sesekali [16] . Data survei dari tujuh negara Eropa menunjukkan bahwa 3-28% dari seluruh perjalanan dilakukan dengan bersepeda, angka tertinggi terjadi di Belanda [34] . Untuk perjalanan jarak pendek kurang dari 5 km, porsi bersepeda bervariasi dari 12% (Finlandia) hingga 39% (Belanda). Rata-rata panjang perjalanan bersepeda adalah sekitar 3 km di sebagian besar negara Eropa. Sepeda digunakan untuk perjalanan singkat ke toko-toko dan untuk tujuan rekreasi dimana wisata sepeda mungkin merupakan tujuannya sendiri. Namun bersepeda juga merupakan cara yang umum untuk bepergian ke tempat kerja [28] . Antara sekitar 30 dan 40% kilometer perjalanan dengan sepeda dilakukan dalam perjalanan pulang kerja. Perjalanan rekreasi di rumah mencakup sekitar 20-45% dari total kilometer orang, dengan jumlah terbanyak dilakukan di Swiss dan paling sedikit dilakukan di Finlandia [34] . Kelompok umur paling banyak terlibat dalam berjalan kaki dan bersepeda Beberapa kelompok peserta lalu lintas lebih sering berjalan kaki atau bersepeda dibandingkan kelompok lainnya. Perbedaan-perbedaan ini juga tercermin dalam keterlibatan mereka dalam kecelakaan . Kelompok usia yang sangat mementingkan berjalan kaki adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun dan orang dewasa berusia 75 tahun ke atas. Data dari Belanda menggambarkan hal ini. Orang yang berusia di atas 75 tahun melakukan sepertiga perjalanannya dengan berjalan kaki. Mereka lebih sering menggunakan mobil (38%), namun jauh lebih jarang dibandingkan orang dewasa muda berusia 25 hingga 74 tahun, yang menggunakan kendaraan ini selama lebih dari separuh perjalanan mereka. Sepeda kurang populer di kalangan lansia: mereka hanya menggunakan sepeda 17% dari seluruh perjalanan. Bersama dengan masyarakat berusia antara 25 dan 29 tahun, mereka paling sedikit menggunakan sepeda. Sepeda lebih penting dalam kategori usia termuda. Data dari Belanda (Tabel 1) menunjukkan bahwa anak-anak dalam kelompok usia 0 hingga 11 tahun bepergian dengan sepeda sesering mereka berjalan kaki (keduanya sebesar 29%). Hal yang sama juga terjadi pada dewasa muda berusia antara 18 dan 24 tahun. Selain berjalan kaki (20%) dan bersepeda (23%), angkutan umum (18%) merupakan moda transportasi yang umum digunakan. Bagi generasi muda di sekolah menengah (12 hingga 17 tahun), sepeda sejauh ini merupakan kendaraan yang paling penting: mereka menggunakan sepeda tidak kurang dari 52% dari seluruh perjalanan. Data dari negara-negara Eropa lainnya menunjukkan pola yang sama: anak-anak kecil dan orang dewasa yang lebih tua paling banyak berjalan kaki, sedangkan anak-anak yang lebih tua paling banyak bersepeda [34] [28] . & #160; 0-11 12-17 18-24 25-29 30-39 40-49 50-59 60-74 75+ Pejalan kaki 29% 18% 20% 19% 18% 17% 18% 25% 34% Sepeda 29% 52% 23% 17% 20% 23% 22% 24% 17% Sepeda motor bebek/mofa 0% 3% 2% 1% 1% 1% 1% 0% 1% Sepeda motor/skuter 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% 0% Mobil penumpang 40% 17% 37% 56% 56% 55% 54% 46% 38% Bis 1% 5% 8% 2% 1% 1% 2% 2% 4% Trem/metro 0% 1% 3% 2% 1% 1% 1% 1% 1% Kereta 0% 2% 6% 3% 2% 2% 1% 1% 1% Lainnya 1% 1% 0% 0% 0% 0% 0% 1% 3% Total 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% Tabel 1 Pembagian modal berdasarkan kelompok umur di Belanda. Sumber: Wegman & Aarts 2005 Sumber: road-safety.transport.ec.europa.eu

Perbaharui Pelayanan, UPTD Trans Kutaraja Lakukan Kajian

BANDA ACEH – Transportasi merupakan sarana yang sangat penting dan strategis dalam memperlancar roda perekonomian, yang dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan masyarakat. Pada tahun 2016 telah hadir Angkutan Massa Trans Kutaraja sebagai jawaban dari meningkatnya permintaan perjalan oleh masyarakat Kota Banda aceh dan Aceh Besar. Angkutan Massal Trans Kutaraja saat jni sudah melayani 6 koridor utama dan 5 rute feeder meliputi banda Aceh dan Aceh Besar. Load Factor Transkutaraja Tahun 2019 dikutip dari Kerangka Acuan Kerja (KAK) 47,52% (sebelum Pandemi Covid 19). Untuk itulah, UPTD Angkutan Massal Perkotaan Trans Kutaraja telah melakukan kajian perencanaan pelayanan angkutan massal perkotaan Trans Kutaraja, Rabu, 30 Agustus 2023 di Aula Multimoda Dishub Aceh. Perencanaan dan pengembangan angkutan massal Perkotaan diperlukan untuk menghubungkan aktivitas masyarakat menuju pusat – pusat Pendidikan, perkantoran dan pusat perbelanjaan. Hasil kajian pengembangan Angkutan Transkutaraja diharapkan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan terhadap pengembangan angkutan massal perkotaan di Aceh.(MR)

Siapa Penemu Kereta Api: Sejarah Kereta Api

Kereta api merupakan bagian penting dari transportasi seperti yang kita kenal sekarang. Dari penumpang hingga kargo, kereta api telah membantu kita mencapai tujuan selama berabad-abad. Tapi bagaimana perjalanan kereta api dimulai? Siapa sebenarnya penemu mesin ini? Transportasi manusia dan barang yang efisien merupakan permasalahan yang telah ditangani oleh banyak penemu selama ribuan tahun, sejak peradaban modern pertama mulai menyebar dari Timur Tengah ke Afrika Utara. Meskipun transportasi tidak berkembang banyak sebelum diperkenalkannya industri manufaktur dan listrik, setelah itu, para penemu melahirkan salah satu industri paling vital dalam peradaban manusia modern – industri kereta api. Di sini, kita menelusuri siapa yang menemukan kereta api dan bagaimana ide ini muncul. Siapa Penemu Kereta Api? Richard Trevithick, seorang insinyur dan penemu pertambangan asal Inggris, membangun kereta api pertama pada tahun 1804. Kereta api ini ditenagai oleh mesin uap dengan roda gila yang besar bahkan hingga aksi batang piston, sehingga memberikan dunia mesin pertama yang dapat mengangkut orang dalam jumlah besar. dan barang. Bagaimana Ide Kereta Api Dicetuskan? Cara transportasi yang efisien telah diteliti oleh banyak penemu selama berabad-abad bahkan ribuan tahun. Dan banyak penemuan seperti pengenalan listrik dan industri manufaktur menyebabkan berkembangnya industri kereta api. Namun kelahiran kereta api tersebut tidak dilakukan dalam waktu singkat dan tidak dilakukan oleh satu orang saja. Sebaliknya, hal ini merupakan hasil upaya yang dilakukan oleh banyak orang selama berabad-abad. Meskipun demikian, mungkin mudah untuk menentukan dengan tepat orang yang menemukan kereta api . Namun, mencari tahu kembali orang-orang yang memberikan ide dasar transportasi kereta api, yang mendorong dibangunnya kereta api pertama, adalah hal yang lebih rumit. Meskipun kekurangan tenaga uap, gas, dan listrik, dan tidak berfungsi secara maksimal, banyak contoh kereta api primitif dapat ditelusuri kembali ke masa lalu jauh sebelum kereta modern diperkenalkan. Sejarah Singkat Kereta Api Pada zaman dahulu, jalur kereta digunakan untuk mengangkut orang dan barang, dan ditarik oleh lembu atau kuda. Meskipun jalur kereta aman dan cepat pada saat itu, para penemu menginginkan lebih. Mereka menginginkan lokomotif otomatis yang dapat mengangkut barang dan orang secara efisien. Pada tahun 1698, Thomas Savery menemukan mesin uap. Namun mesin uap pertama berkekuatan rendah sehingga tidak bisa digunakan untuk menggerakkan kereta api. Kemudian, pada tahun 1763, James Watt mengembangkan poros engkol yang mengubah tenaga uap untuk mencapai gerakan melingkar. Penemuannya menyebabkan terciptanya lokomotif bertenaga uap dan kapal uap. Tidak lama kemudian, penemu asal Inggris Mathew Murray menjadi orang pertama yang membangun lokomotif bertenaga uap. Mengikuti Mathew, Richard Trevithick memamerkan seri kereta api. Evolusi Kereta Api Selama bertahun-tahun, kereta api telah berkembang dalam berbagai cara. Dan mereka akan terus berkembang dengan kemajuan teknologi baru. 1812-1848: Lokomotif Uap Pada paruh pertama abad ke-19, lokomotif bertenaga uap secara bertahap mendapatkan popularitas dengan inovasi lokomotif Richard Trevithick. George Stephenson, terkenal sebagai bapak kereta api, membangun jalur kereta api pertama dari Liverpool ke Manchester. Dia juga membangun banyak lokomotif eksperimental. 1879: Kereta Api yang Menggetarkan Werner von Siemens, pendiri Siemens, mendemonstrasikan kereta penumpang listrik pada tahun 1879. Tak lama kemudian, pada tahun 1881, Siemens menciptakan jalur trem listrik pertama di dunia . Pada dekade berikutnya, terdapat peningkatan kebutuhan untuk mengendalikan polusi, yang seiring dengan perkembangan arus bolak-balik membantu berkembangnya kereta listrik. 1892-1945: Dieselisasi Setelah diperkenalkannya mesin diesel, dilakukan penelitian tentang bagaimana solar dapat bermanfaat bagi perkeretaapian. Pada awal abad ke-20, ditemukan bahwa mesin diesel memiliki rasio daya terhadap kecepatan yang lebih besar dan sangat efisien. Setelah tahun 1945, mesin diesel membuat lokomotif uap menjadi langka di negara maju. 1945-Sekarang: Kereta Api Diesel-Listrik Setelah mesin diesel menggantikan sistem kereta api bertenaga uap, para inovator mulai mengeksplorasi metode penggerak kereta api yang lebih efisien. Dan melalui eksperimen, disimpulkan bahwa dari semua sistem, diesel-listrik harus menjadi standar. Selain itu, sistem diesel-listrik semakin berkembang pada paruh kedua abad ke-20 hingga sekarang. Kereta Api Revolusioner Kereta Api Liverpool dan Manchester: Kereta api ini menempuh jarak 31 mil antara Liverpool dan Manchester. Kereta api bertenaga uap pertama yang mengangkut penumpang dan barang melintasi jalur kereta ini. Apalagi kereta api ini mengangkut lebih dari 500.000 penumpang dan kapas. Jalur Kereta Api Baltimore dan Ohio: Pada tahun 1827, jalur kereta api ini menjadi jalur kereta api Amerika pertama yang beroperasi dengan jadwal reguler, dan mengangkut orang dan barang. Kereta Api Panama: Pada tahun 1855, jalur kereta api Panama adalah yang pertama menghubungkan samudra Pasifik dan Atlantik. Hal ini membuat perjalanan melintasi lautan lebih mudah bagi penumpang yang melakukan perjalanan ke pantai Barat dan Timur AS. Kereta Api Bawah Tanah Metropolitan: Kereta api mulai berjalan di bawah tanah pada tanggal 10 Januari 1863. Saat itulah kereta api menempati ruang bawah tanah yang tidak terpakai dan mengubah cara pengoperasian kereta api. Selain itu, kereta bawah tanah pertama di dunia merupakan jalur sepanjang empat mil yang mengangkut sekitar 30.000 penumpang pada hari pertama. Manfaat Kereta Api Berikut adalah beberapa keunggulan sistem kereta api dibandingkan sistem transportasi lainnya : Keandalan: Kereta api sangat andal dan lebih aman dibandingkan pilihan transportasi lainnya dalam kondisi cuaca yang menantang seperti hujan, kabut, dll. Kecepatan: Kecepatan kereta api tergolong tinggi dibandingkan alat transportasi darat lainnya. Itu sebabnya mereka sempurna untuk area dengan lalu lintas tinggi. Organisasi: Kereta memiliki rute dan jadwal yang terorganisir dengan baik untuk menghindari masalah apa pun saat bepergian. Cocok untuk kargo berat: Angkutan kereta api merupakan solusi ekonomis bagi banyak produsen, karena muatan berat dapat diangkut secara efisien dengan kereta api dan memakan waktu lebih sedikit dibandingkan perjalanan melalui jalan darat. Terjangkau: Harga kereta api terjangkau, artinya masyarakat dari semua lapisan masyarakat mampu melakukan perjalanan dengan kereta api. Keamanan: Kereta api juga lebih aman dibandingkan alat transportasi lain dalam hal kecelakaan. Daya dukung yang besar: Bervariasi sesuai kebutuhan, kereta api memiliki daya dukung yang besar dan fleksibel. Ramah lingkungan: Kereta api adalah moda transportasi yang paling ramah lingkungan, menjadikannya pilihan tepat bagi siapa pun yang mempertimbangkan pelayaran ramah lingkungan. Penemuan Kereta Api Membuka Jalan Transportasi Seperti Yang Kita Kenal Saat Ini Setelah membaca artikel ini, Anda pasti tahu siapa penemu kereta api dan bagaimana penemuan ini membuka jalan bagi transportasi seperti yang kita kenal sekarang. Kini, kereta api dianggap sebagai salah satu moda transportasi paling andal dan ramah lingkungan. Dengan kemajuan teknologi yang terus meningkat, kita belum bisa melihat seperti apa masa depan transportasi kereta api bagi kita.(*)} Sumber: unival-logistics.com

Cara Menghindari Kecelakaan Saat Hujan

Berkendara di tengah hujan, baik hujan ringan maupun deras, merupakan salah satu kondisi paling menantang yang dihadapi pengemudi. Hujan mempengaruhi jarak pandang, gesekan pada trotoar, performa kendaraan, dan waktu reaksi. Hujan deras dapat menyulitkan Anda melihat ke depan, dan ini bisa sangat berbahaya. Hujan juga cenderung memperlambat lalu lintas, yang dapat menyebabkan lalu lintas cadangan atau macet yang meningkatkan risiko tabrakan dari belakang. Untungnya, jika Anda memahami pengaruh hujan terhadap semua faktor ini, Anda dapat mengambil langkah untuk melindungi diri sendiri dan orang lain di jalan. Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk menjaga Anda dan orang yang Anda cintai tetap aman di musim hujan ini: Persiapkan Kendaraan Anda untuk Menghadapi Cuaca Hujan Selalu disarankan untuk menyiapkan kendaraan Anda menghadapi musim hujan sebelum mulai untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Anda harus: Berkendara Perlahan Baik saat Anda sedang hujan badai atau hanya gerimis, ada baiknya Anda mengemudi dengan perlahan. Hal ini karena dibutuhkan waktu lebih lama untuk melambat dan berhenti total saat jalanan basah. Selain itu, semakin cepat Anda mengemudi, semakin sulit tapak ban Anda memindahkan air dari ban Anda. Mengemudi perlahan membantu mengurangi risiko hydroplaning, ditambah lagi memberi Anda lebih banyak waktu untuk bereaksi terhadap bahaya atau rintangan apa pun yang mungkin Anda temui. Aturan yang baik untuk diikuti adalah mengurangi kecepatan mengemudi Anda sekitar 1/3 dalam kondisi basah. Nyalakan Lampu Anda Meskipun di luar relatif terang, menyalakan lampu depan akan membuat kendaraan Anda lebih terlihat oleh pengemudi lain. Menyalakan lampu saat cuaca buruk juga diwajibkan oleh hukum California, jadi pastikan untuk menyalakannya saat hujan, meskipun jarak pandang Anda bagus. Ketahui Rute Anda Memeriksa peta atau menyesuaikan rute saat mengemudi dapat mengganggu dan meningkatkan risiko kecelakaan. Mengetahui rute Anda sebelumnya jauh lebih aman—dan mengurangi stres! Gandakan Jarak Mengikuti Anda Semakin jauh jarak yang Anda tinggalkan antara kendaraan dan mobil di depan Anda, semakin banyak waktu yang Anda miliki untuk bereaksi. Jarak berkendara penting dalam segala kondisi cuaca, namun hal ini dapat memberikan perbedaan yang signifikan dalam cuaca basah ketika jarak berhenti lebih jauh. Jarak yang disarankan saat berkendara di tengah hujan adalah enam detik, atau dua kali lipat jarak yang biasanya Anda tempuh pada hari yang kering dan cerah. Ikuti Jalur Mobil di Depan Anda Saat mengemudi di belakang mobil lain, cobalah mengikuti jalurnya. Jalur yang dibuat ban di jalan telah dibersihkan dari sebagian air, sehingga Anda akan memiliki traksi yang lebih baik dan mengurangi risiko terjadinya hydroplaning. Jaga Windows Anda Tetap Bersih Jendela yang berkabut dapat mengurangi jarak pandang seperti saat hujan lebat, jadi pastikan Anda menggunakan defroster atau AC untuk mengurangi kabut yang menumpuk. Jika ternyata defroster Anda tidak berfungsi sebaik yang Anda inginkan, Anda juga dapat menurunkan kaca jendela, yang akan membantu menyeimbangkan perbedaan suhu. Awasi Lampu Rem Aturan praktis yang baik untuk semua kondisi berkendara adalah dengan memperhatikan lampu rem di depan Anda, terutama jika Anda dapat melihat beberapa mobil di depan. Hal ini dapat mengingatkan Anda akan perlambatan yang cepat dan memberi Anda banyak waktu untuk mengurangi kecepatan jika perlu. Berhati-hatilah di Sekitar Kolam Air Jika Anda tidak tahu seberapa dalam genangan air di jalan, pastikan untuk mendekatinya dengan hati-hati. Lewati secara perlahan sehingga Anda dapat menilai seberapa dalam. Jika genangan cukup dalam, dapat merusak komponen kelistrikan kendaraan Anda dan dapat menyebabkan kerusakan. Berhati-hatilah Saat Mengerem Salah satu penyebab umum kendaraan bertabrakan saat cuaca hujan adalah pengemudi menginjak rem. Jalan basah dapat menyebabkan mobil tergelincir ke depan—seringkali menabrak bagian belakang mobil lain, jadi pastikan Anda mengerem dengan lembut dan dini. Hal ini akan mencegah Anda tergelincir ke depan, dan akan mengingatkan pengemudi di belakang Anda bahwa lalu lintas sedang melambat. Tunggu Hujan 15 menit pertama biasanya merupakan waktu paling berbahaya untuk mengemudi. Pasalnya, air bercampur oli di jalan sehingga membuat kondisinya ekstra licin. Setelah sekitar 15 menit, minyak mulai terbilas. Jika Anda sedang dalam perjalanan saat hujan mulai turun dan Anda punya waktu, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk berhenti selama 15 menit atau lebih sebelum mulai mengemudi lagi. Jika Anda belum berangkat (dan ini sesuai dengan jadwal Anda), pertimbangkan untuk menunggu sekitar 15 menit atau lebih sebelum berangkat. Pelan-pelan, Waspada, Tetap Aman Tidak ada seorang pun yang ingin terlibat dalam kecelakaan. Namun, tetap aman dalam kondisi hujan akan lebih mudah jika Anda menjaga kecepatan tetap rendah, tetap waspada terhadap kondisi jalan dan lalu lintas, dan berupaya berkendara dengan aman. Berikan banyak ruang antara Anda dan mobil di depan Anda, dan pastikan Anda melakukan apa yang Anda bisa untuk menjaga visibilitas Anda setinggi mungkin.(*) Sumber: clinecollisioncenter.com

Buka Musda IKAALL-STTD, Kadishub Aceh Harapkan Kolaborasi Terus Terjalin

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal membuka secara resmi Musyawarah Daerah Dewan Pengurus Daeerah Ikatan Alumni Ahli Lalu Lintas Sekolah Tinggi Transportasi Darat (DPD IKAALL-STTD) Aceh, di Aula Multimoda Dishub Aceh, Banda Aceh, Sabtu, 26 Agustus 2023. Kegiatan Musda IKAALL-STTD kali ini mengambil tema ‘Semangat Kolaborasi, Merajut Transportasi yang Berkelanjutan’. Musda yang diikuti 15 perwakilan Kab/Kota di Aceh ini akan berlangsung selama satu hari dengan agenda laporan pertanggungtajawaban kepengurusan IKAALL-STTD periode 2018-2022 serta memilihan Ketua IKAALL-STTD periode 2023-2027. Dalam sambutannya, Kadishub Aceh, Faisal mengatakan transportasi merupakan derived demand, yang menunjang segala aspek kehidupan untuk menghubungkan antar wilayah agar masyarakat dapat beraktivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi dalam pendistribusian barang. di aceh, transportasi darat memegang peranan penting, di mana didominasi oleh wilayah yang saling terhubung dengan akses jalan yang dilalui oleh aktivitas lalu lintas dan angkutan jalan. Seiring dengan perkembangan zaman, permasalahan di sektor transportasi darat khusunya jalan kian muncul diantaranya isu keselamatan dan kecelakaan kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan, kemacetan di simpul persimpangan jalan, dan pelayanan transportasi darat. “Hal ini merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, akademisi, lembaga/asosiasi terkait transportasi darat, dan masyarakat serta IKAALL-STTD Aceh harus ikut andil dalam memberikan saran, masukan dan solusi terhadap permasalahan tersebut,” sebut Faisal selaku Pembina IKAALL-STTD Aceh. Tantangan ini tidak bisa kita hadapi, tanpa kolaborasi, tanpa sinergi antara kita, pemangku kepentingan di sektor transportasi. Oleh karena itu, kepada ketua terpilih nantinya akan melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya dan meningkatkan program dalam rangka membangun transportasi darat di Aceh. “Saya berharap peran IKAALL-STTD Aceh semakin berkembang dan maju dalam membahas dan memberikan masukan yang solutif dan konstruktif terhadap kemajuan transportasi darah di Aceh,” pungkas Faisal. Hanung Kuncoro Pimpin IKAALL-STTD AcEG 2023-2027 Dalam Musda DPD IKAALL-STTD Aceh ini terpilih Muhammad Hanung Kuncoro sebagai Ketua IKAALL-STTD Aceh Periode 2023-2027. Seperti diketahui, Hanung merupakan Kepala UPTD Angkutan Massal Perkotaan Trans Kutaraja Dishub Aceh. IKAAL-STTD merupakan organisasi kekeluargaan dan profesi di bidang kelalulintasan dan transportasi darat, yang berfungsi sebagai wadah bagi anggota dalam menyalurkan dan memberikan sumbangsih ide dan inovasi untuk kemajuan transportasi. Adapun kepengurusan IKAALL STTD terdiri dari, Dewan Pengurus Pusat (DPP) IKAALL yang berkedudukan di Ibukota Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dewan Pengurus Daerah (DPD) IKAALL berkedudukan di ibukota provinsi. DPD KHUSUS IKAALL berkedudukan di Kementerian Perhubungan dan di lembaga pendidikan yang menjadi induk pendidikan anggotanya.(MR)

Dishub Aceh Siap Sukseskan Pengendalian Inflasi

MEULABOH – Pemerintah Aceh mengapresiasi kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Aceh yang telah mampu menekan laju inflasi di Bumi Serambi Mekah sebesar 2,02 persen pada Juli 2023, atau terendah ketiga se-Sumatera. Apresiasi tersebut disampaikan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh Mawardi, saat membacakan sambutan Sekda Aceh, pada Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Tahun 2023, di Gampong Paya Lumpat Kecamatan Samatiga, Selasa (22/8/2023). “Terima kasih kepada Bapak/Ibu semua yang telah bekerja keras dalam menjaga dan mengendalikan inflasi pangan di Aceh. Terkhusus untuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kolaborasi dan sinergi bersama yang telah dilakukan. Melalui pengendalian inflasi pangan yang baik, kita semua berharap kesejahteraan masyarakat Aceh dapat meningkat,” ujar Mawardi. Di sisi lain, dalam sambutannya, Mawardi menjelaskan, keberhasilan pengendalian inflasi ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Salah satu kunci sukses upaya menekan inflasi di Aceh adalah keberhasilan TPID menjalankan Strategi 4K yaitu menjamin Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Salah satu SKPA yang terlibat yaitu Dinas Perhubungan Aceh. Sehingga dalam hal ini guna mendukungan kelancaran Distribusi, Dinas Perhubungan bertugas menjaga kelancaran distribusi dengan memanfaatkan tol laut sebagai sarana distribusi yang efektif. Sementara itu, Dinas Pangan aktif memberikan subsidi ongkos angkut untuk meredam biaya distribusi yang tinggi di Aceh. Selain itu, Juga dilakukan kerja sama antar daerah (KAD) intra dan antar provinsi untuk memenuhi kebutuhan pasokan komoditas strategis di kota-kota IHK di Aceh, diantaranya untuk komoditas cabai merah dan bawang merah yang saat ini telah mencapai transaksi sebesar 5,68 ton untuk cabai merah dan 3,12 ton untuk bawang merah.