Dishub

Arena Blind Spot pada Kendaraan yang Patut Diperhatikan Saat di Jalan Raya

Blind spot atau titik buta adalah area di sekitar kendaraan yang tidak dapat terlihat oleh pengemudi, baik melalui kaca spion maupun jendela. Keberadaan blind spot ini dapat menjadi faktor risiko kecelakaan lalu lintas, terutama ketika pengemudi melakukan manuver seperti berpindah lajur atau berbelok. Mengetahui dan memahami area blind spot pada kendaraan sangat penting untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Jenis-jenis Blind Spot Faktor-faktor Penyebab Blind Spot Cara Mengatasi Blind Spot Blind spot merupakan tantangan yang serius dalam berkendara. Dengan memahami lokasi dan penyebab blind spot, serta memanfaatkan teknologi dan teknik berkendara yang tepat, risiko kecelakaan akibat blind spot dapat diminimalkan. Keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kewaspadaan dan tanggung jawab pengemudi dalam mengenali dan mengatasi blind spot.(MR) *Diolah dari berbagai sumber diantaranya National Highway Traffic Safety Administration, Insurance Institute for Highway Safety, dan Road Safety Authority

Tips Agar Baterai Kendaraan Listrik Tetap Awet

Kendaraan listrik (EV) semakin populer sebagai alternatif ramah lingkungan bagi kendaraan berbahan bakar fosil. Namun, salah satu kekhawatiran utama pemilik EV adalah usia pakai baterai. Berikut adalah beberapa tips untuk memperpanjang umur baterai kendaraan listrik Anda: Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memperpanjang umur baterai kendaraan listrik Anda dan menjaga performanya tetap optimal. Perawatan yang tepat tidak hanya menghemat biaya penggantian baterai, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.(MR) *Diolah dari berbagai sumber

Dishub Kota Samarinda Pelajari Layanan Angkutan Massal Perkotaan ke Dishub Aceh

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal menerima kunjungan Kepala Dinas Perhubungan Kota Samarinda Hotma Rulitua Manalu beserta rombongan di aula Multimoda pada Kamis, 2 Mei 2024. Kunjungan Dishub Kota Samarinda ke Dishub Aceh dalam rangka studi banding untuk mempelajari program layanan angkutan umum massal perkotaan Trans Koetaradja yang sudah diterapkan di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. Perencanaan operasional bus Trans Koetaradja dimulai setelah gempa dan tsunami terjadi di Aceh pada tahun 2004 silam. Di mana kala itu, seluruh layanan angkutan umum yang telah beroperasi di Kota Banda Aceh berhenti total. “Setelah tsunami, kita mulai menyiapkan moda angkutan massal perkotaan yang modern dan berkelanjutan di Banda Aceh, karena seiring perkembangan zaman tentu transportasi umum massal akan dibutuhkan untuk mengurangi potensi kemacetan yang bisa terjadi,” sebut Teuku Faisal. Teuku Faisal menambahkan bahwa Pemerintah Aceh memiliki komitmen yang tinggi terhadap penyelenggaraan angkutan umum perkotaan seperti Trans Koetaradja. Hal itu terbukti dari subsidi operasional bus Trans Koetaradja sejak tahun 2016 hingga sekarang, dan masyarakat masih menikmati layanan angkutan ini secara gratis. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan RI berupa penyediaan bus di masa awal Trans Koetaradja beroperasi. Sementara itu, Kadishub Kota Samarinda Hotma Rulitua Manalu menyebutkan bahwa studi banding ini dilatarbelakangi keinginan Pemerintah Kota Samarinda untuk menyiapkan layanan angkutan massal perkotaan berbasis bus rapid transit (BRT) di Kota Samarinda. Layanan BRT juga untuk mendukung transportasi berkelanjutan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara ke depan. Oleh karena itu, Hotma menjelaskan bahwa pihaknya ingin mempelajari sistem manajemen dan pengoperasian layanan angkutan massal perkotaan kepada daerah-daerah yang telah berhasil menerapkan sistem BRT sebagai acuan untuk diaplikasikan di Kota Samarinda. Setelah pertemuan, rombongan juga melakukan kunjungan lapangan untuk melihat langsung operasional Trans Koetaradja. Rombongan menaiki bus feeder Trans Campus dari asrama mahasiswa USK hingga halte Masjid Jami’ Darussalam. Kemudian mengunjungi halte Masjid Raya Baiturrahman sebagai halte pusat layanan Trans Koetaradja. Kunjungan lapangan diakhiri dengan mengunjungi Depo UPTD Angkutan Massal Trans Koetaradja sembari melihat ruang pusat kendali yang menjadi salah satu fasilitas untuk memantau operasional Trans Koetaradja secara langsung. Sebagai informasi, Trans Koetaradja saat ini memiliki 59 unit armada yang terdiri 25 unit bus besar dan 34 unit bus sedang. Layanan Trans Koetaradja sudah dinikmati oleh 17.407.580 juta pengguna jasa sejak awal beroperasi pada tahun 2016 hingga tahun 2023 kemarin. Jumlah pengguna jasa tertinggi tercatat pada tahun 2019 yang mencapai 5 juta lebih orang.(AB)

Menhub: Ekosistem Kendaraan Listrik Butuh Kolaborasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan pengembangan ekosistem kendaraan listrik butuh kolaborasi antar pemangku kepentingan. Hal ini disampaikan Menhub saat menghadiri acara Periklindo Electric Vehicle Show 2024, Selasa (30/4). “Kita tidak mungkin melakukan pengembangan ekosistem kendaraan listrik ini sendiri. Diperlukan kerjasama, sinergitas dan kolaborasi yang optimal antara pemerintah, pelaku industri, akademisi, praktisi dan masyarakat dalam mengembangkan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai di Indonesia,” tutur Menhub. Menhub pun berharap edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan kendaraan listrik terus dilakukan sehingga perkembangan kendaraan listrik dapat meningkat. “Saya mengapresiasi Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) yang telah menyelenggarakan acara rutin yang baik ini untuk meningkatkan pemahaman bersama terkait perkembangan Kendaraan Listrik di Indonesia. Saya berharap edukasi ke masyarakat ini bisa semakin banyak diadakan,” ujar Menhub. Menhub mengatakan pemerintah telah menerbitkan berbagai regulasi dan kebijakan insentif guna mendukung percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk transportasi jalan. Dukungan Kementerian Perhubungan yakni melalui pemberian kebijakan insentif fiskal untuk tarif uji tipe dan tarif Sertifikat Uji Tipe, baik untuk KBLBB baru maupun kendaraan hasil konversi. “Hingga 3 April 2024, jumlah KBLBB berdasarkan jumlah SRUT yang terbit yaitu 133.225 unit. Kami bertanggung jawab dalam memastikan kendaraan bermotor yang dioperasikan wajib memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sehingga aman dan berkeselamatan,” kata Menhub. Kemenhub juga melaksanakan pengujian tipe kendaraan bermotor secara sistem dengan melakukan 18 item pengujian berdasarkan standar nasional maupun internasional. Selain itu, pada tahun 2025, Indonesia akan memiliki fasilitas pengujian tipe kendaraan bermotor terbesar se-Asia Tenggara yaitu Proving Ground di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) Bekasi yang dilaksanakan melalui proyek KPBU. Sektor transportasi merupakan bagian dari sektor energi yang fokus pada penerapan konservasi energi serta pemanfaatan energi baru dan terbarukan dalam pengendalian emisi. Manfaat dari peralihan menuju kendaraan listrik ini adalah penurunan emisi serta penghematan energi dan biaya energi. “Masa depan tanpa emisi dapat diwujudkan salah satunya melalui implementasi kendaraan listrik yang merupakan peluang besar untuk transisi energi bersih dan ramah lingkungan yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi,” sebut Menhub. Berdasarkan data Kementerian ESDM, diproyeksikan pada tahun 2030 jumlah kebutuhan energi pada sektor transportasi mengalami penghematan sebesar 0,4 juta TOE atau terjadi penghematan biaya energi sebesar Rp 4,2 Triliun. Ini terjadi dengan estimasi penurunan emisi sebesar 358 Juta ton CO2.(MR) Sumber: Kemenhub

Strategi Mitigasi Masalah Parkir Kendaraan di Perkotaan

Masalah parkir kendaraan merupakan salah satu tantangan utama di perkotaan yang padat. Dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang pesat, ketersediaan tempat parkir yang terbatas menjadi masalah serius yang perlu segera diatasi. Untuk mengatasi masalah ini, pemerintah dan pihak terkait dapat menerapkan beberapa strategi mitigasi yang efektif. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah dengan membangun parkir bertingkat atau parkir basement di area-area padat kendaraan. Dengan memanfaatkan ruang vertikal, kita dapat mengoptimalkan penggunaan lahan yang terbatas. Langkah ini tidak hanya meningkatkan kapasitas parkir, tetapi juga membantu mengurangi kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh kendaraan yang mencari tempat parkir. Selain itu, pemerintah juga dapat menerapkan kebijakan parkir berbayar dengan tarif yang disesuaikan dengan lokasi dan waktu. Kebijakan ini dapat mendorong pengguna kendaraan untuk lebih bijak dalam memanfaatkan ruang parkir. Tarif parkir yang lebih tinggi di area-area pusat perkotaan pada jam-jam sibuk dapat mengurangi kecenderungan orang untuk menggunakan kendaraan pribadi, sehingga mengurangi kemacetan dan polusi udara. Penggunaan teknologi juga dapat menjadi solusi dalam mengatasi masalah parkir. Aplikasi parkir berbasis mobile, misalnya, memungkinkan pengguna untuk mencari dan memesan tempat parkir secara online. Dengan demikian, pengguna kendaraan dapat lebih efisien dalam mencari tempat parkir, mengurangi waktu yang terbuang percuma, serta mengurangi polusi udara akibat kendaraan yang menganggur. Dengan menerapkan strategi mitigasi yang tepat, diharapkan masalah parkir kendaraan di perkotaan dapat diminimalisir dan meningkatkan kenyamanan serta keamanan bagi masyarakat pengguna jalan.(MR) *Diolah dari berbagai sumber

Siti Fanni Siap Berkompetisi di Ajang Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

BANDA ACEH – Siti Fanni, siswi kelas XI SMA Negeri 5 Banda Aceh, mengaku siap mengikuti seleksi Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Ia menargetkan bisa mewakili Aceh untuk berkompetisi dalam ajang Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Tingkat Nasional. Fanni berfokus pada kategori Sosial dan Budaya dimana ia menciptakan sebuah inovasi story telling menarik tentang aturan-aturan dalam berlalu lintas dan tata cara berkendara di jalan raya yang baik dan mendidik bagi anak-anak. “Jadi saya sedang melakukan riset psikologi terhadap anak-anak, bagaimana menciptakan sebuah media edukasi yang menarik dan menyenangkan sehingga anak-anak tetap suka,” ucap Fanni. Fanni merasa optimis inovasinya akan memberi manfaat dan diminati masyarakat. Selain itu, ia bersama temannya juga mengembangkan sebuah teknologi transportasi berbasis Web yang mana nantinya website tersebut akan memuat seluruh aturan berlalu lintas secara menyeluruh dan dapat diakses dengan mudah kapanpun dan dimanapun. Semangat Fanni disambut hangat oleh Dinas Perhubungan Aceh yang dengan gencar terus mensosialisasikan program Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu lintas dan Angkutan Jalan. Angga Rianda selaku Koordinator Pelajar Pelopor Dishub Aceh memberikan beberapa tips agar para siswa berhasil dalam kompetisi ini. Salah satunya dengan meningkatkan kemampuan publik speaking. Ia merasa hal ini menjadi kunci dalam memaparkan inovasi nantinya. “Jangan nanti inovasi sudah bagus, tapi tidak bisa dipresentasikan dengan baik sehingga timbul pertanyaan terkait orisinalitas inovasi yang ditawarkan,” ujar Angga Rianda. Sebagaimana diketahui, seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan kegiatan rutin tahunan yang menyasar pelajar sekolah menengah atas dan/atau sederajat yang memiliki kepedulian dan kesadaran untuk membentuk karakter budaya keselamatan dalam berlalu lintas dan angkutan jalan.(AP/AB)

Kenali Guiding Block yang Ada di Trotoar

Guiding Block atau blok pemandu, juga dikenal sebagai pengerasan jalan taktil atau indikator permukaan tanah taktil, adalah solusi lantai khusus yang dirancang untuk membantu individu tunanetra dalam menavigasi ruang publik dengan aman. Blok ini biasanya dipasang di trotoar, platform angkutan umum, dan area pejalan kaki lainnya. Tujuan dan Fungsi Jenis Blok Pemandu Blok pemandu adalah fitur penting dalam desain perkotaan, yang memastikan bahwa individu tunanetra dapat menavigasi ruang publik dengan aman dan mandiri. Penerapannya yang bijaksana mencerminkan komitmen kota terhadap aksesibilitas dan inklusivitas, sehingga meningkatkan kualitas hidup seluruh penduduknya.(MR) *Diolah dari berbagai sumber

Kunker Ke Singkil, Kadishub Aceh Dorong Peningkatan Pelayanan pada Sejumlah Fasilitas Transportasi

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal melakukan kunjungan ke Pelabuhan Penyeberangan, Pelabuhan Laut dan Bandara Singkil di sela-sela mendampingi kunjungan kerja (kunker) Gubernur Aceh ke Kabupaten Aceh Singkil, Sabtu, 27 April 2024. Dalam kesempatan tersebut, Teuku Faisal meninjau langsung aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Penyeberangan Singkil. Disamping itu, ia juga mendengar masukan dan harapan dari para sopir truk yang menghendaki adanya penambahan trip kapal, baik di lintasan Singkil – Gunung Sitoli maupun Singkil – Sinabang agar waktu menunggu truk di pelabuhan dapat dipersingkat. Para awak angkutan barang juga berharap adanya peningkatan pelayanan yang lebih baik, mulai dari operator kapal, ketepatan waktu keberangkatan, kemudahan mendapatkan tiket, hingga upaya untuk menghilangkan praktik calo di pelabuhan setempat. Teuku Faisal merespon positif masukan tersebut sebagai upaya pengembangan kawasan Singkil dengan memastikan kelancaran distribusi logistik yang berfokus pada sektor transportasi, khususnya perbaikan pelayanan angkutan penyeberangan ke arah yang lebih baik. Di tempat yang berbeda, Kepala KSOP Singkil Chairul melaporkan kondisi terkini dermaga yang ada di Pelabuhan Laut Singkil kepada Kadishub Aceh. “Terjadi pendangkalan akibat sedimentasi pada fasilitas dermaga sehingga sudah 1 tahun kapal tidak bisa sandar di dermaga laut,” tutur Chairul. Kondisi dermaga yang tidak bisa melayani kapal bersandar tersebut harus segera ditangani. Sebagai upaya tindak lanjut, perlu dukungan Kemenhub untuk segera melakukan pengerukan, apabila dibiarkan justru akan mengakibatkan kapal sulit bersandar dan olah gerak. Pengerukan area dermaga nantinya akan mengurangi sedimentasi yang terjadi, sehingga kapal dapat kembali bersandar di pelabuhan. Selain itu, untuk mengurangi tingkat sedimentasi juga diperlukan pembangunan breakwater agar pengaruh sedimentasi dari muara sungai yang bersisian dengan pelabuhan dapat terkendali. Setelah mengunjungi pelabuhan, Kadishub Aceh juga melaksanakan monitoring ke Bandara Syekh Hamzah Fansuri Singkil. Dalam kunjungan tersebut, Kasatpel Bandara Azril, menyampaikan bahwa animo masyarakat menggunakan penerbangan perintis cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan melonjaknya tingkat keterisian penumpang yang mencapai 100 persen pada beberapa penerbangan terakhir. Kedepan, pihaknya mengharapkan adanya perluasan rute penerbangan dari Singkil ke kota-kota lainnya di Aceh sehingga konektivitas udara menjadi semakin baik untuk mendongkrak aktivitas perekonomian di wilayah Singkil dan sekitarnya. Terhadap masukan tersebut, Pemerintah Aceh sangat mendukung dan mengupayakan untuk meneruskan usulan tersebut kepada Kemenhub.(AB)

Menhub Tegaskan Komitmen Indonesia – Jepang di Sektor Transportasi

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menemui sejumlah tokoh guna membahas kerjasama Indonesia – Jepang dalam kunjungannya ke Tokyo, Jepang, Rabu (24/4). Pada kesempatan ini, Menhub menegaskan kembali komitmen kerja sama antara Indonesia dan Jepang yang telah terjalin sangat intensif di bidang transportasi. Menhub juga menyampaikan perkembangan sejumlah proyek, diantaranya proyek Pelabuhan Patimban, Proving Ground Bekasi serta proyek MRT Jakarta. Sejumlah tokoh yang ditemui Menhub secara terpisah, antara lain Special Advisor to the Prime Minister of Japan Masafumi Mori, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Tetsuo Saito, Chairman of the Japan Transport and Tourism Research Institute (JTTRI) and Chairman of International High-Speed Rail Association (IHRA) Shukuri Masafumi serta para delegasi Toyota Tsusho Corporation, yang juga terlibat dalam proyek pembangunan Proving Ground Bekasi. Menhub menyampaikan bahwa dirinya telah bertemu dengan Wakil Menteri Ministry of Land, Infrastructure, Transport and Tourism (MLIT) Jepang di Januari lalu. Pada pertemuan tersebut telah dilakukan penandatanganan Memorandum of Cooperation yang menegaskan kembali komitmen kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang transportasi. “Kami menindaklanjuti bersama hasil pertemuan Wakil Menteri tersebut sehingga bisa membawa manfaat, baik bagi Indonesia maupun Jepang,” papar Menhub. Selanjutnya, Menhub menyampaikan progres pembangunan Pelabuhan Patimban yang telah memasuki Fase I-2, termasuk pengembangan Car Terminal yang ditargetkan selesai tahun 2025, pengembangan Container Terminal, serta Consulting Services for Design and Supervision. Menhub berharap, pihak Konsorsium Jepang bersama African Global Logistic (AGL) dan PT Samudera Indonesia dapat memberikan proposal kerja sama terbaik sebagai sebagai mitra PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dalam mengoperasikan Container Terminal Patimban. “Kami pun turut mengundang investor Jepang untuk terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan pada back up area di Pelabuhan Patimban,” kata Menhub. Menhub juga mendorong Toyota Tsusho Corporation untuk membuka peluang baru dan mengundang lebih banyak produsen mobil, termasuk produsen mobil non-Jepang, untuk melakukan ekspor melalui Pelabuhan Patimban. Terkait proyek Proving Ground Bekasi, Menhub menyampaikan pada September 2024 mendatang akan dilakukan soft opening untuk pelaksanaan testing di beberapa fasilitas. Lalu untuk proyek MRT Jakarta lintas Utara-Selatan (North-South), Menhub mengatakan bahwa hingga saat ini telah berjalan sesuai rencana. Menhub mengapresiasi dukungan Jepang hingga terlaksananya penandatanganan Contract Package CP205 antara MRT Jakarta dengan Sojitz Corporation. “Hal tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri, namun juga mengingatkan bahwa masih akan ada tantangan yang harus kita selesaikan bersama dalam penyelesaian pembangunannya,” tutur Menhub. Sementara untuk proyek MRT Jakarta lintas Timur-Barat (East-West), Menhub mendorong penandatanganan Loan Agreement untuk segera dilakukan sehingga groundbreaking yang ditargetkan pada bulan Agustus dapat terealisasi. Pada pertemuan dengan Shukuri Masafumi, Menhub mendorong kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan JTTRI di bidang Perkeretaapian, Kebijakan transportasi dam Pengembangan Sumber Daya Manusia. JTTRI telah beberapa kali menyelenggarakan seminar dengan melibatkan Kementerian Perhubungan, salah satunya Seminar on Railway and Area of Development pada tahun 2020. Turut hadir dalam pertemuan ini Pelaksana Harian Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal.(MR) Sumber: Kemenhub

Menhub Apresiasi Kolaborasi Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun Ini

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi kepada seluruh pihak atas kolaborasi dan koordinasi sehingga Angkutan Lebaran 2024 dapat berjalan dengan baik. Hal ini disampaikan Menhub saat menutup Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2024 / 1445 Hijriah di Kantor Kementerian Perhubungan, Jumat (19/4). “Saya bangga dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak dan unsur terkait atas koordinasi dan kerja nyata bersama sehingga mudik kali ini dapat berjalan dengan baik. Terima kasih kepada Kementerian dan Lembaga terkait, Kemenko PMK, Pemerintah Daerah, Polri, TNI, operator transportasi, media yang mendukung secara intens, serta seluruh masyarakat, kami sampaikan terima kasih,” ujar Menhub. Menhub menyampaikan, apresiasi juga disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo. Presiden menilai Angkutan Lebaran Tahun ini telah berjalan baik. Dalam hal ini, Presiden selalu memantau dan memberi arahan selama masa Angleb. “Pak Presiden mengatakan Angkutan Lebaran sudah berjalan bagus, tidak ada hal signifikan yang membuat kita khawatir, namun demikian evaluasi dan peningkatan akan terus kita lakukan. Selama ini, Presiden terus memantau secara intens dan memberi semangat. Terima kasih kepada Pak Presiden sehingga kita semua bisa mengawal dan berkolaborasi dalam menjalankan tanggung jawab ini,” kata Menhub. Menhub tidak memungkiri terdapat sejumlah catatan dan evaluasi dari Angleb tahun ini. Hal ini terutama dilandasi oleh lonjakan pergerakan yang sangat signifikan. Berdasarkan hasil survei mobile positioning data (MPD) yang dilakukan oleh operator telekomunikasi Telkomsel, jumlah pergerakan masyarakat secara nasional selama periode 3-18 April 2024 adalah sebesar 242,6 juta pergerakan. Sementara, di wilayah Jabodetabek terdapat sebesar 41,5 juta pergerakan. Kemudian penggunaan angkutan umum juga meningkat dibandingkan tahun 2023, serta lalu lintas jalan yang relatif lancar dengan kecepatan rata-rata kendaraan sekitar 70-75 Km/Jam. “Pergerakan masyarakat terjadi lonjakan yang cukup signifikan, perjalanan angkutan umum juga meningkat, masih terjadi beberapa hal yang tidak kita inginkan. Meski begitu, angka kecelakaan menurun serta kecepatan kendaraan dapat meningkat, ini adalah hal yang positif,” jelas Menhub. Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Pol. Aan Suhanan menyampaikan terjadi penurunan jumlah kecelakaan sebanyak 8% selama Angleb. Tahun ini terjadi 3.286 kecelakaan lalu lintas, turun dari tahun lalu sebanyak 3.561 kecelakaan. Tingkat vatalitas pun menurun 12% dari tahun lalu 534 korban meninggal dunia menjadi 469 meninggal di tahun ini. “Sepanjang masa Angkutan Lebaran, kami juga telah melakukan rekayasa lalu lintas dengan 27 kali pelaksanaan contra flow di Jakarta-Cikampek-Cipali, 20 kali one way di tol, dan 197 kali kali one way di luar tol di Jawa Barat. Di Jawa Tengah, kita juga melakukan pengaturan di jalan-jalan arteri,” papar Kakorlantas. Selain itu, telah dilakukan juga 40 kali delaying system di kawasan penyeberangan sejak km 13 hingga km 68 saat arus mudik. Hal ini dilakukan dikarenakan adanya antrian dan kenaikan volume kendaraan. Meski begitu, kecepatan kendaraan meningkat 0,8 km/jam dibanding tahun lalu. Artinya, waktu tempuh perjalanan arus mudik menjadi lebih cepat 11 menit dari tahun lalu. “Kami mengucapkan syukur, hajat besar yang sudah kita lalui ini berjalan dengan baik, berkat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, masyarakat dan media. Keberhasilan pengelolaan ini adalah keberhasilan kita bersama,” kata Kakorlantas. Turut hadir dalam acara ini seluruh jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Madya (Eselon 1) Kementerian Perhubungan, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono, dan seluruh Dirut BUMN operator transportasi.(MR) Sumber: Kemenhub