Dishub

Menteri Perhubungan: Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan, Wujudkan Transportasi Darat yang Berintegritas dan Berkeselamatan

JAKARTA – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa kolaborasi dan koordinasi antara kementerian/lembaga, pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kepolisian, BUMN dan swasta, penting untuk dilaksanakan guna mewujudkan transportasi darat yang berintegritas dan berkeselamatan. Hal ini disampaikan Menhub saat membuka acara Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2024 di Jakarta, Rabu (10/7). “Transportasi darat yang berintegritas dan berkeselamatan sangat mungkin terwujud apabila ada koordinasi, komitmen, dan kolaborasi yang kuat dan nyata antarpemangku kepentingan. Selain itu, kemauan yang sama untuk berbuat lebih baik juga menjadi poin penting untuk merealisasikannya,” ujar Menhub dalam Rakornis yang mengusung tema Sinergitas Kebijakan Menuju Transportasi Darat yang Berintegritas dan Berkeselamatan. Menhub mengatakan, transportasi darat memegang peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan. Menurutnya juga, faktor keselamatan merupakan muara utama dalam penyelenggaraan transportasi di tanah air. Menhub pun mengungkapkan bahwa ada beberapa aspek yang perlu menjadi perhatian dalam rangka mewujudkan transportasi darat yang berintegritas dan berkeselamatan. Aspek tersebut antara lain: insan perhubungan harus meningkatkan kualitas seluruh infrastruktur transportasi darat, baik sarana maupun prasarana serta fasilitas lainnya; meningkatkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam sistem transportasi darat; serta penggunaan Intelligent Transportation Systems (ITS) untuk mengurangi kemacetan, meningkatkan efisiensi lalu lintas, hingga meningkatkan keselamatan. Lebih lanjut Menhub mengatakan penerapan e-ticketing, monitoring kendaraan secara real-time, dan teknologi lain juga penting untuk mencegah atau menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan di jalan raya. Adapun aspek lainnya, penting untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor transportasi darat. “Pelatihan dan sertifikasi bagi pengemudi, teknisi, dan petugas transportasi lainnya harus terus ditingkatkan. Tak hanya itu, kita juga perlu mendorong riset dan pengembangan dalam bidang transportasi untuk menemukan solusi-solusi yang inovatif,” terang Menhub. Dalam kesempatan ini, Menhub juga sempat menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan mudik yang telah dilaksanakan pada tahun 2024. Kata Menhub, keberhasilan ini tak lepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, PT Jasa Raharja, PT Jasa Marga, PT ASDP Indonesia Ferry, serta PT Dharma Lautan Utama. “Tingkat kepuasan masyarakat terhadap mudik terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika tahun lalu tingkat kepuasan masyakarat berada di angka 89 persen, tahun ini naik menjadi 90,5 persen. Saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran arus mudik dan semoga kita bisa terus bersinergi untuk sektor transportasi di dalam negeri,” jelas Menhub. Menhub menambahkan, Presiden Jokowi secara intens melakukan pemantauan dan memberikan pengarahan terkait penyelenggaraan arus mudik kepada Kemenhub dan stakeholder lainnya, dalam hal ini terkhusus Kementerian PUPR. Alhasil, dari evaluasi dan rapat yang telah dilakukan bersama, tercetus tiga hal strategis yang diklaim mampu mendongkrak tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan arus mudik di masa yang akan datang. “Untuk diketahui, ada tiga hal besar yang akan dilakukan. Pertama, menambah jumlah rest area di banyak tempat. Kedua, merevitalisasi Pelabuhan Bojonegara, di mana Pak Menteri PUPR setuju untuk membuat akses jalan masuk sehingga truk tidak langsung menuju ke Merak. Dan ketiga, pemanfaatan On Board Unit (OBU) yang merupakan satu mekanisme pembayaran tol otomatis, di mana kendaraan bisa langsung lewat tanpa harus berhenti di gerbang tol. Saya berterima kasih kepada Pak Menteri Basuki yang sudah banyak membantu dalam merealisasikan kemajuan sektor transportasi ini,” ungkap Menhub. Menhub berharap agar peserta Rakornis dapat merumuskan langkah-langkah strategis dan konkret untuk meningkatkan keselamatan dan kualitas transportasi darat di Indonesia. “Mari jadikan momen ini sebagai ajang untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan inovasi, yang dapat diterapkan di lapangan,” tutup Menhub. Sebagai informasi, dalam Rakornis ini, Menhub juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2024. Beberapa yang menerima penghargaan, di antaranya: Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, PT Jasa Raharja, PT Jasa Marga, PT ASDP Indonesia Ferry, dan PT Dharma Lautan Utama. Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Staf Ahli Bidang Transformasi Birokrasi Kemenko PMK Aris Dharmansyah, Sekjen Kementerian Kesehatan Kunta Wibawa, Irjen Kemenhub Arif Toha, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Risyapudin Nursin, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Risal Wasal, Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, Dirut Jasa Marga Subakti Syukur, Dirut ASDP Indonesia Ferry Ira Puspadewi, dan Dirut PT Dharma Lautan Utama Erwin H. Poedjono.(MR) Sumber: Kemenhub RI

Tips Hadapi Cuaca Hujan Buat Kalian yang Mau Bepergian

Musim hujan sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orang yang ingin bepergian. Hujan yang turun tiba-tiba dapat mengganggu rencana dan kenyamanan perjalanan. Namun, dengan persiapan yang tepat, kalian bisa tetap bepergian dengan aman dan nyaman meskipun cuaca tidak bersahabat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu kalian menghadapi cuaca hujan saat bepergian. Dengan mengikuti tips-tips di atas, kalian bisa lebih siap menghadapi cuaca hujan saat bepergian. Selalu ingat untuk mengutamakan keselamatan dan kenyamanan dalam setiap perjalanan. Semoga perjalanan kalian tetap menyenangkan meskipun di tengah cuaca yang kurang bersahabat.(MR) Sumber:

Kemenhub Hadiri Pertemuan The 22nd ASEAN-Japan STOM Leaders Conference

Kementerian Perhubungan telah menghadiri pertemuan the 22nd ASEAN-JAPAN Senior Transport Official Meeting (STOM) Leaders Conference, yang diselenggarakan pada tanggal 25-27 Juni 2024 di Nagasaki, Jepang. Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Pendanaan dan Keuangan Otto Ardianto memimpin delegasi Republik Indonesia, didampingi oleh Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional Fikry Cassidy, serta perwakilan dari Ditjen Perhubungan Darat, Ditjen Perkeretaapian dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). “Pertemuan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Tinggi Bidang Transportasi Negara Anggota ASEAN, Jepang serta Sekretariat ASEAN. Tujuan pertemuan untuk membahas kerja sama serta berbagi kebijakan dan visi jangka panjang, pada sektor transportasi di bawah kerangka kerja sama ASEAN-Japan Transport Partnership (AJTP),” demikian disampaikan Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati di Jakarta, Kamis (27/5). Dalam pertemuan ini, Malaysia sebagai Chair kerja sama sektor transportasi ASEAN pada tahun 2024 bertindak sebagai Co-Chair bersama dengan Jepang. Sebagai salah satu delegasi, Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Jepang pada perkembangan sektor transportasi di ASEAN yang telah berjalan lebih dari dua dekade, khususnya bantuan Jepang pada pembangunan Pelabuhan Patimban dan MRT Jakarta. Kedua proyek strategis ini terus diperluas pengembangannya dengan dukungan Pemerintah Jepang. Pembangunan Pelabuhan Patimban saat ini sedang dalam konstruksi tahap kedua perluasan terminal peti kemas hingga kapasitas 3,75 juta teus dan car terminal hingga kapasitas 600.000 unit/tahun. Selain itu bersama Japan International Cooperation Agency (JICA), pemerintah Jepang sedang menyelesaikan rencana pengembangan kawasan back up pelabuhan Patimban. Sementara pengembangan MRT Jakarta Fase 2 kini sedang dalam tahap konstruksi dan Fase 3 jalur timur ke barat akan dimulai groundbreaking bulan Agustus 2024. Indonesia juga menyoroti upaya memajukan sektor logistik melalui beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan bekerjasama dengan Jepang, yaitu: a) Workshop Cold Chain Logistics; b) Dialog Kebijakan dan Lokakarya Logistik Rantai Dingin; c) Pertemuan the 19th ASEAN-Japan Expert Group Meeting on Logistics (AJEGML). “Pada kesempatan yang sama, Indonesia menyampaikan dukungannya terhadap kesetaraan gender, dengan terus meningkatkan partisipasi atau keterlibatan wanita di sektor transportasi. Dukungan lainnya yakni menyediakan ruang khusus publik seperti penyediaan lahan parkir khusus maupun transportasi umum khusus seperti di bus maupun gerbong kereta,” kata Adita. Selain itu, Indonesia mengusulkan agar Jepang dapat menyelenggarakan Kursus Pelatihan Vessel Traffic Service (VTS) pada level Supervisor serta Pelatihan perencanaan VTS dengan Analisis dan Manajemen Risiko. Usulan ini mendapat respon positif dan dukungan dari Thailand. Indonesia mengusulkan adanya studi mengenai wilayah wajib pandu di selat malaka. Lebih lanjut, pertemuan juga memperingati perayaan 50 Tahun Hubungan Persahabatan dan Kerja Sama ASEAN-Jepang dimana pada KTT Peringatan 50 Tahun ASEAN-Jepang, para leaders telah mengadopsi 2 outcome document yang berupa Joint Vision Statement on ASEAN-Japan Friendship and Cooperation Trusted Partners and Its Implementation Plan. Terakhir, the 22nd ASEAN-JAPAN STOM Leaders Conference menyambut baik deliverables dan new initiatives untuk pertemuan 22nd ATM+Japan yang akan di-endorse para Menteri Transportasi Negara Anggota ASEAN pada pertemuan 22nd ATM+Japan pada bulan November 2024 di Malaysia. “Indonesia berharap dengan disepakatinya hasil dan inisiatif tersebut, akan membawa dampak positif bagi Negara Anggota ASEAN di sektor transportasi, untuk mengurangi emisi karbon di Kawasan ASEAN serta dapat meningkatkan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia dan kawasan ASEAN,” pungkas Adita.(MR) Sumber: Kemenhub RI

Dishub Banda Aceh Dinobatkan Sebagai Peringkat Pertama Pengelolaan Website Terbaik

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh meraih Peringkat 1 Pengelolaan Website Terbaik antar Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se-Aceh. Sedangkan Peringkat Kedua dimenangkan oleh Dinas Perhubungan Aceh Tengah, lalu Dinas Perhubungan Aceh Singkil di Peringkat Ketiga. Penetapan tersebut diumumkan pada malam pembukaan Rapat Koordinasi Publikasi Sektor Perhubungan Aceh (Transmeet) yang digelar di Oasis Hotel Banda Aceh, Senin, 1 Juli 2024. Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal dalam sambutannya menyebutkan bahwa media sosial telah menjadi salah satu alat komunikasi yang paling efektif dan efisien di era digital saat ini. “Saya sangat menyadari pentingnya pengelolaan media sosial yang baik dalam mendukung tugas pokok dan fungsi kita. Melalui media sosial, kita dapat menyampaikan informasi dengan cepat, menjangkau masyarakat luas, dan berinteraksi secara langsung dengan publik,” ungkapnya. Informasi yang sangat mudah diakses, menurut Teuku Faisal, membuat kinerja badan publik maupun pemerintahan lebih transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya. Di samping itu, hal tersebut memberi berbagai efek domino bagi masyarakat maupun pemerintah. Kadishub Aceh juga terus mendorong seluruh Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota di Aceh agar bisa terus konsisten melahirkan inovasi-inovasi baru terkait keterbukaan informasi, khususnya pada sektor pelayanan transportasi di Aceh. “Kita di Dishub Aceh bahkan telah membentuk komunitas GenZ dan Gen-IT sebagai upaya melahirkan ide-ide baru di sektor pelayanan transportasi berbasis digital sehingga pelayanan kita bisa dirasakan dengan mudah oleh masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Dhea Atifa selaku ketua panitia melaporkan bahwa penilaian pengelolaan website terbaik dilakukan selama 2 bulan lebih oleh Tim PPID Dinas Perhubungan Aceh. Pengelola website juga diwajibkan untuk mengisi Self-Assessment Questionaire (SAQ) yang telah disebar sebelum masa penilaian berlangsung. Pembukaan Transmeet turut dihadiri oleh Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA), Pejabat Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Aceh, serta pejabat struktural di lingkungan Dinas Perhubungan Aceh.(AB)

Cegah Kecelakaan, 46 Sopir Trans Koetaradja Dibekali Pengetahuan Tentang Microsleep

Banda Aceh – Sebanyak 46 juru mudi Trans Koetaradja mengikuti sosialisasi mengenai microsleep dan penanganan pertama pada cedera trauma di Aula Multimoda Dishub Aceh, Sabtu, 29 Juni 2024. Kegiatan edukasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perhubungan Aceh bersama Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin. dr. Ika Marlia dalam penjelasannya menyebutkan bahwa pengetahuan dari awak bus khususnya juru mudi mengenai microsleep sangat penting dalam menjalankan tugasnya setiap hari guna mencegah terjadinya kecelakaan pada angkutan massal perkotaan tersebut. Melalui pengetahuan yang cukup, awak bus Trans Koetaradja diharapkan bisa mencegah potensi terjadinya microsleep saat bekerja. “Jika mengalami ngantuk, tatapan kosong dan menguap terus menerus segera menepi untuk menghindari kecelakaan di jalan raya,” pesan dr. Ika Marlia. Pada kesempatan yang sama, dr. Rahmat Rizal mempraktikkan serta mendemonstrasikan cara melakukan penanganan pertama pada kecelakaan dan tindakan apa saja yang harus dilakukan. Para peserta juga diajak untuk memperagakan bagaimana penanganan pada korban kecelakaan di jalan, baik luka pendarahan, patah tulang, maupun tidak sadarkan diri. Kiat-kiat ini dilakukan untuk menambah wawasan awak bus Trans Koetaradja terkait penanganan keselamatan pada korban. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh melalui Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Teuku Rizki Fadhil menyebutkan bahwa Dishub Aceh sangat mengapresiasi semua pihak atas terselenggaranya kegiatan ini. Pengetahuan juru mudi terhadap microsleep, menurutnya sangat penting demi menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna jasa Trans Koetaradja. “Pengemudi tentu harus tahu faktor-faktor kecelakaan yang disebabkan oleh human error, microsleep menjadi salah satunya,” ungkapnya. Melalui kegiatan ini, Teuku Rizki berpesan supaya pengemudi bus untuk menepi dan berhenti mengemudi sejenak bila merasa mengantuk. “Sampaikan kepada para penumpang bahwa bapak-bapak perlu istirahat sejenak demi keselamatan para penumpang,” pesannya.(AB)

Rifqa Daruva dan Nadiatul Husni Akan Wakili Aceh di Pemilihan Pelajar Pelopor Tingkat Nasional di Jakarta

BANDA ACEH – Rifqa Daruva, pelajar dari Sekolah SMA Sukma Bangsa Bireuen, memenangkan juara pertama Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024. Sedangkan juara kedua dimenangkan oleh Nadiatul Husni dari SMA Negeri 5 Banda Aceh. Keduanya akan mewakili Provinsi Aceh dalam Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Nasional di Jakarta mendatang. Pengumuman pemenang pemilihan pelajar pelopor tingkat provinsi Aceh diumumkan pada penutupan kegiatan yang berlangsung di Ayani Hotel Banda Aceh, Jumat, 28 Juni 2024. Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal menyampaikan selamat kepada pemenang, khususnya yang akan mewakili Aceh di kancah nasional nantinya. “Selamat kepada Pemenang. Mohon mempersiapkan diri dengan baik. Buktikan bahwa putra-putri Aceh mampu bersaing dengan pelajar dari provinsi lain,” sebutnya. Teuku Faisal juga bercerita bahwa pada tahun 2023 yang lalu Aceh mendapat Juara I di salah satu kategori yang dilombakan. “Kita bisa, jadi adik-adik tidak perlu minder saat berkompetisi dengan pelajar dari daerah lain,” katanya memotivasi. Kadishub Aceh juga tidak lupa memotivasi peserta yang belum terpilih supaya tidak bersedih. Sebagai putra-putri terbaik dari daerah masing-masing, lanjutnya, pengalaman selama berada di karantina pelajar pelopor bisa membuat mereka semakin paham tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas. “Jadikanlah teman-teman dan abang/kakak disini sebagai network untuk jadi duta keselamatan lalu lintas di daerah kalian, setidaknya bagi keluarga, kerabat dan teman-teman kalian. Tetap semangat dan teruslah berinovasi!,” sebut Teuku Faisal. Pada saat yang sama, Kadishub Aceh berharap Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota se Aceh bisa berpartisipasi lebih aktif lagi di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, event seperti ini menunjukkan seberapa besar komitmen Pemerintah Daerah untuk mendidik putra-putri daerahnya untuk menjadi pelopor dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Berikut daftar Juara Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024: Juara 1 : Rifqa Daruva, SMA Sukma Bangsa Bireuen KTI : Microcontroller berbasis Arduino Uno pada APILL Juara 2 : Nadiatul Husni, SMA Negeri 5 Banda Aceh KTI : EDULALIN; Platform Blended Learning Pembelajaran Lalu Lintas Berbasis Gamifikasi Juara 3 : Raisha Anindra Raza, SMA Negeri 1 Dewantara KTI : GEN Z; Cerdas Berlalu Lintas Menggunakan “WELL, DAN!”(Webside Edukasi Lalu Lintas, Dan Pelayanan) Juara Kategori Sosial & Budaya Asshafa Nadhira Zulfa, SMA Negeri 1 Bandar KTI : Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Bagi Penyandang Tunarungu Menggunakan Media Visual Di Sekolah Luar Biasa Kabupaten Bener Meriah Juara Kategori Teknologi Nasywa Fara Unzila, SMA Negeri 1 Sabang KTI : Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan bakar biodiesel untuk transportasi berwawasan lingkungan Kategori Video Terbaik 1. Farissa Husna Dzakirah, SMA Negeri 1 Singkil 2. Najwah Sativa Rasya, SMA Negeri Unggul Subulussalam 3. Raisha Anindra Raza, SMA Negeri 1 Dewantara Aceh Utara Pembina Terbaik Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Singkil. (AB)

Pelajar Pelopor Dibekali Materi Keamanan Berlalu Lintas

BANDA ACEH – Pada hari ketiga, Kamis, 27 Juni 2024, peserta Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh mengikuti serangkaian kegiatan. Mulai dari mendengar materi mengenai Keamanan Keselamatan Berlalu Lintas, dan Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas. Selanjutnya, peserta melakukan kunjungan ke taman lalu lintas Polda Aceh, Depo UPTD Angkutan Massal Trans Koetaradja, dan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue. Tujuan dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para peserta tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan angkutan jalan, serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap peran yang dapat mereka ambil dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Dengan kunjungan ke berbagai fasilitas terkait, peserta diharapkan dapat melihat secara langsung operasional dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas, sehingga mereka dapat menerapkan pengetahuan tersebut di lingkungan mereka masing-masing dan menjadi pelopor dalam mewujudkan budaya berlalu lintas yang aman dan tertib di Provinsi Aceh.(AB)

23 Peserta Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ Paparkan Karya Tulis Ilmiah

BANDA ACEH – Sebanyak 23 peserta memaparkan Karya Tulis Ilmiah (KTI) pada hari kedua pelaksanaan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2024 di Ayani Hotel Banda Aceh, Rabu, 26 Juni 2024. Selain memaparkan karya mereka, para pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) ini juga mendemonstrasikan prototipe yang telah mereka siapkan di hadapan tim penilai. Tim penilai KTI berasal dari sejumlah instansi di antaranya dari Dinas Perhubungan Aceh, Ditlantas Polda Aceh, dan PT Jasa Raharja Banda Aceh. Pada hari sebelumnya, peserta pelajar pelopor mengikuti materi mengenai public speaking. Sedangkan pada hari ini, Kamis (27/6), peserta akan mengikuti 2 materi sekaligus mengenai Keamanan Keselamatan Berlalu Lintas, dan Peningkatan Keselamatan Lalu Lintas. Lalu, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Taman Lalu Lintas Polda Aceh, serta City Tour ke Pool PT Jasa Rahayu Geumpeung dan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue.(AB)

Pemilihan Pelajar Pelopor Aceh Resmi Dibuka, 23 Peserta Siap Berkompetisi

Banda Aceh – Pemerintah Aceh melalui Dinas Perhubungan Aceh beserta stakeholder terkait selalu berupaya semaksimal mungkin melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pelajar sebagai generasi penerus agar senantiasa mengutamakan keselamatan, ketertiban dan kenyamanan saat berlalu lintas di jalan raya. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Teuku Rizki Fadhil saat membacakan sambutan Kepala Dinas Perhubungan Aceh dalam pembukaan Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Aceh tahun 2024 di Aula Multimoda, Selasa, 25 Juni 2024. Peserta pelajar pelopor, lanjut Teuku Rizki, merupakan Generasi Z atau Zoomer yang tumbuh bersamaan dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Oleh sebab itu, kampanye keselamatan berlalu lintas di usia GenZ seharusnya bisa lebih dimaksimalkan melalui pemanfaatan teknologi komunikasi yang telah tersedia saat ini. “Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan dan membangun kesadaran pelajar terhadap keselamatan lalu lintas jalan, membangun budaya tertib berlalu lintas pada pelajar serta menyebarluaskan informasi keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di kalangan mereka,” ujar Teuku Rizki. Pada kegiatan yang bertajuk Sustainable and Smart Mobility to Enhance Road Safety in Indonesia tersebut, Sekdishub Aceh menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI telah menerbitkan resolusi terbaru tentang Improving Global Road Safety, yang menyatakan bahwa periode 2021-2030 sebagai The Second Decade of Action (DoA) for Road Safety 2021-2030. “Resolusi tersebut menetapkan target mengurangi tingkat perkiraan kematian akibat kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia hingga setidaknya 50% pada tahun 2030,” ungkapnya. Di akhir sambutannya, Sekdishub Aceh berharap kegiatan ini menjadi acuan bagi para peserta pelajar pelopor tahun 2024 untuk berkompetisi pada tingkat Provinsi Aceh dan Nasional serta dapat menjadi role model bagi rekan-rekan di sekolahnya sehingga mampu menciptakan budaya tertib lalu lintas di lingkungannya masing-masing. Sementara itu, Renny Anggeraeni Robin, Kepala Seksi Sarana dan Angkutan selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 23 peserta yang berasal dari 12 kabupaten/kota di Aceh. Sedangkan materi yang diajarkan, tambah Renny, meliputi materi keamanan dan keselamatan lalu lintas, peningkatan keselamatan lalu lintas, dan public speaking. “Tenaga pengajar terdiri dari pengajar dari Dishub Aceh, Ditlantas Polda Aceh, dan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh,” tuturnya.(AB)

Mendesak Diadakan Dana Alokasi Khusus Pembiayaan Angkutan Umum

Oleh Djoko Setijowarno* Angkutan umum sudah menjadi kebutuhan dasar selain sandang, pangan, perumahan, pendidikan, kesehatan. Maka dari itu perlu tindakan khusus dari pemerintah agar tidak mengganggu kehidupan sosial ekonomi masyarakatat Kasus perumahan bersubsidi yang mangkrak perlu terobosan solusi agar tidak terus berulang. Hunian yang terbengkalai dipicu beberapa hal, yakni pembeli baru sadar rumah yang dibeli jauh dari transportasi umum sehingga menimbulkan beban biaya tambahan transportasi. Akibatnya, penghuni kembali kos atau sewa di tempat yang dekat dengan kerja. Persoalaan mangkraknya rumah bersubsidi perlu dilihat akar permasalahannya, antara lain hunian tak layak karena jauh dari akses transportasi. Proyek rumah subsidi yang terkendala akses jalan dan transportasi umum membutuhkan kerjasama pengembangan dengan pemda untuk memastikan keterseidaan sarana dan infrastruktur (Kompas.id, 22 Juni 2024) Layanan angkutan umum yang buruk tidak hanya berdampak buruk pada kemacetan lalu lintas, pencemaran udara, kecelakaan lalu lintas, kesehatan, ekonomi biaya tinggi. Namun sudah menyebabkan angka putus sekolah dan perkawinan usia dini meningkat (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jawa Tengah, 2024). Juga berita terkini, sejumlah perumahan subsidi mangkrak, akibat tidak ada layanan angkutan umum, sehingga enggan membeli rumah itu walau sudah mendapat subsidi. Indonesia sedang mengalami darurat angkutan umum. Di Pulau Jawa dan sebagian Pulau Sumatera terhubung jaringan jalan tol telah membangkitkan bisnis angkutan umum antar provinsi semakin membaik. Adanya bus Antar Kota Antar provinsi (AKAP) jenis sleeper bus, double decker, serta menjamurnya bisnis angkutan travel antar kota atau Angkutan Jemput Antar Perkotaan (AJAP) menandakan keberhasilan angkutan umum jarak jauh. Sementara Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP), angkutan perkotaan, angkutan perdesaan makin terpuruk. Bahkan, banyak kota di Indonesia sudah tidak memiliki layanan angkutan umum. Dari 38 ibukota provinsi, baru 15 kota mencoba membenahi angkutan umum berbadan hukum dan diberikan subsidi. Itupun hanya Kota Jakarta yang mandiri (karena APBD mencukupi), selainnya ada pemda yang masih tergantung bantuan APBN (mendapat stimulus), seperti Pemkot Bogor (Trans Pakuan), Pemkot Bekasi (Trans Patriot), Pemkab. Banyumas (Trans Banyumas), Pemkot. Bandung (Trans Metro Pasundan), Pemkot. Palembang (Trans Musi Jaya), Pemprov. Bali (Trans Metro Dewata). Namun ada pula pemda yang sudah mengalokasikan APBD untuk membenahi angkutan umum, bahkan ada yang menggratiskan tarif layanan, seperti Trans Koetaradja (Banda Aceh) dan Trans Banjarmasin (Kota Banjarmasin). Adapun pemerintah kota yang sudah menyelenggarakan angkutan umum, seperti Trans Padang (Pemkot. Padang), Trans Metro Pekanbaru (Pemkot. Pekanbaru), Trans Batam (Pemkot. Batam), Tayo (Pemkot. Tangerang), Trans Semarang (Pemkot Semarang), Suroboyo Bus dan Bus Wira Wiri (Pemkot. Surabaya), Batik Solo Trans (Pemkot. Surakarta) dan Trans Banjarmasin (Pemkot. Banjarmasin). Di tingkat provinsi, selain Trans Jakarta (Prov. Jakarta) ada Trans Jogja Istimewa (Prov. DI Yogyakarta), Trans Jatim (Pemprov. Jatim), Trans Jateng (Prov. Jateng), Trans NKRI (Prov. Gorontalo), Trans Banjarbakula (Prov. Kalimantan Selatan), Trans Koetaradja (Prov. Aceh), Trans Siginjak (Prov. Jambi), Trans Metro Pasundan (Prov. Jabar). Di samping itu, ada beberapa daerah mulai memberikan layanan angkutan pelajar (bus sekolah), seperti di Kab. PakPak Bharat, Kab. Wonogiri, Kab. Tanah Laut (Lakatan/Layanan Angkutan Tanah Laut), Kab. Sragen, Kota Banjarbaru, Kab. Kutai Kartanegara (Bus Sekolah Idamanku), Kab. Kebumen (Trans Kebumen), Kota Kediri (Bus Satria/Sarana Transportasi Kediri Bahagia), Kab. Gunung Kidul (Sibona/Sistem Transportasi Bus Ramah Anak), Kab. Bantul (Pangkas/Pelayanan Angkutan Anak Sekolah), Kota Padang Panjang (Transiswa), Kab. Tuban (Si Mas Ganteng), Kota Madiun, Kab. Musi Banyuasin (Trans Muba), Kab. Bangka Selatan. Pola anggaran subsidi Porsi anggaran subsidi transportasi tahun 2024 melalui DIPA Kementerian Perhubungan Rp 4,39 trilun (35,7 persen). Sedangkan melalui DIPA Kementerian Keuangan sebesar Rp 7,9 triliun (64,3 persen), meliputi public service obligation (PSO) Perkeretaapian Rp 4,7 triliun (59,4 persen) dan PSO Transportasi Laut Rp 3,2 triliun (40,6 persen). Anggaran subsidi transportasi di Kementerian Perhubungan terbagi untuk Perhubungan Laut Rp 1,95 triliun, Perhubungan Darat Rp 1,49 triiliun, Perhubungan Udara Rp 750 triliun, dan Perkeretaapian Rp 200,09 miliar untuk subsidi KA Perintis di 8 lintas. Perhubungan Laut kebagian Rp 1,95 triliun diperuntukkan 39 trayek angkutan tol laut, 105 rute perintis laut dan 6 trayek kapal ternak. Sektor Perhubungan Udara mendapatkan Rp 750 miliar dibagikan untuk 44 rute perintis kargo senilai Rp 108,40 miliar, 264 rute peritnis penumpang Rp 588,48 miliar, 1 rute subsidi kargo Rp 13,93 miliar, 10.842 drum subsidi BBM penumpang Rp 31,95 miliar, dan 1.583 drum subsidi BBM kargo Rp 7,33 miliar. Sedangkan di sektor Perhubungan Darat kebagian anggaran subsidi sebanyak Rp 1,49 triliun. Anggaran tersebut untuk 367 trayek bus perintis Rp 212,28 miliar, 35 trayek antrar moda (bus KSPN) Rp 63,9 miliar, subsidi angkutan barang di 6 lintasan (6 provinsi) Rp 22,2 miliar, 270 lintasa kapal perintis penyeberangan Rp 622,6 miliar, 2 lintasa Kapal Ferry Roro long distance Rp 18 miliar, subsidi angkutan perkotaan di 10 kota sebanyak Rp 500 miliar dan angkutan perkotaan mendukung IKN (Balikpapan – IKN) Rp 50 miliar. Adapun subsidi transportasi di dalam DIPA Kemenhub termasuk dalam kategori kegiatan, sehingga sulit untuk dibesarkan anggarannya. Maka dari itu, menambah subsidi transportasi khususnya angkutan umum dalam DIPA Kementerian Keuangan lebih memungkinkan. Subsidi BBM dapat dikurangi dan hanya diperuntukkan angkutan umum (penumpang dan barang). Selain sekarang ini sudah ada PSO Perkeretaapian dan PSO Angkutan Laut. Dana Alokasi Khusus (DAK) Pembiayaan Angkutan Umum dapat dimasukkan dalam DIPA Kementerian Keuangan. DAK ini nantinya dapat diberikan ke Pemda yang sudah mulai membenahi angkutan umum dengan APBD, namun masih kurang disebabkan fiskal rendah. Selain juga ada kegiatan pemberian stimulus Program Buy the Service ke sejumlah daerah secara bergiliran dalam kurun waktu tertentu dialihkan ke pemda dalam pengelolaan dan pembiayaan operasional. Sementara itu, Kementerian Perhubungan menambah kegiatan pembelian sejumlah bus untuk dibagikan ke sejumlah daerah yang mulai merintis Program Bus Sekolah.(MR) *Djoko Setijowarno, Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegijapranata dan Wakil Ketua Pemberdayaan dan Pengembangan Wilayah Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat