Dishub

Investasi 1 Miliar ASDP Banda Aceh, Kini KMP. BRR Lebih Nyaman

Investasi 1 miliar lebih yang dikucurkan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh pada KMP BRR kini telah bisa dinikmati oleh masyarakat. Hal ini terlihat dari penumpang yang menikmati perjalanan dengan nyaman pada penyeberangan pagi ini (Jumat/24/12) dari Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Penyeberangan Balohan, Sabang. Salah satu penumpang yang ditemui AcehTRANSit, di dalam KMP BRR, menyebutkan bahwa bepergian dengan KMP BRR kini jadi lebih nyaman. Begitu juga dengan suasana di dalam ruang penumpang, tambahnya, sangat cocok bila bepergian membawa anak-anak. Selain ruang penumpang, perubahan yang sangat menonjol juga terlihat di area kantin pada deck ketiga kapal. Penumpang yang dulunya harus lesehan saat menyantap makanan, kini telah disediakan bangku supaya penumpang bisa lebih santai sambil menikmati pemandangan laut. Peningkatan fasilitas KMP BRR yang dilakukan oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh ini merupakan bentuk komitmen PT ASDP kepada Pemerintah Aceh untuk meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan di Aceh. Selain itu, juga untuk mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Pulau Weh, Sabang. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Syamsuddin, yang dihubungi AcehTRANSit melalui sambungan seluler, mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas pada KMP BRR bertujuan untuk membuat masyarakat semakin nyaman menggunakan jasa transportasi penyeberangan. “Kita ingin masyarakat saat naik kapal itu senang, makanya fasilitas di kapal pun kita sediakan yang bagus, dan juga kita berharap semoga masyarakat luar yang datang ke Aceh tambah berkesan dengan Aceh,” ungkapnya penuh harap. Pada penyeberangan trip pertama dari Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue hari ini, KMP BRR mengangkut sebanyak 212 penumpang, 50 kendaraan roda 2, dan 33 kendaraan campuran. (AM)

Libur Nataru, Penumpang Angkutan Umum di Aceh Wajib Vaksin

Menindaklanjuti pelaksanaan Operasi Lilin Seulawah tahun 2021 yang dimulai hari ini, Kamis (23/12), pada apel gelar pasukan di lapangan Mapolda Aceh, Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh, Kombes. Pol. Dicky Sondani melakukan pengecekan penerapan wajib vaksin bagi penumpang di Terminal Tipe A, Banda Aceh. Kepada AcehTRANSit, Dicky menyebutkan bahwa kegiatan ini untuk mengecek kesiapan petugas di lapangan untuk memastikan semua penumpang angkutan umum antar kota antar provinsi (AKAP) wajib sudah vaksin. Hal ini juga sesuai pernyataan Menteri Perhubungan RI bahwa selama Nataru 2022, pengguna jasa transportasi, baik darat, laut, dan udara wajib sudah vaksin. Ia juga menyampaikan, pengelola Terminal Tipe A Banda Aceh nantinya akan menyediakan tempat vaksin di area terminal bagi calon penumpang yang belum melakukan vaksinasi. Dicky juga menghimbau kepada calon pengguna jasa angkutan umum untuk melakukan vaksinasi sebelum berangkat. “Kita tidak mau, ketika penumpang tiba di perbatasan medan, lalu dicek oleh petugas di sana, dan dia belum vaksin, disuruh turun nanti,” sebutnya. Pemeriksaan sertifikat vaksin di wilayah perbatasan, tambah Dolicky, juga akan diterapkan di empat wilayah perbatasan Aceh. Sebutnya, setiap orang yang akan memasuki Aceh akan diperiksa sertifikat vaksin. “Kalau belum vaksin, mereka di perbatasan kita beri vaksin, karena kita khawatir orang dari luar bawa virus corona varian Omicron masuk ke aceh,” ungkapnya kepada AcehTRANSit. Pada sidak lapangan malam ini, Dirlantas Polda Aceh juga turut didampingi oleh Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Aceh, Deddy Lesmana, Korsatpel Terminal Tipe A Banda Aceh, Heriyanto, dan Kepala PT Jasa Raharja Aceh, Regy S. Wijaya. (AM)

Nelayan Nagan Raya Dilatih Keselamatan Berlayar

Seringnya terjadi cuaca ekstrim yang tidak dapat diprediksi belakangan ini, nelayan dituntut menerapkan keselamatan dan kesehatan pelayaran. Hal tersebut disampaikan Ardian Savila, Pengelola Perizinan Transportasi pada Bidang Pelayaran Dishub Aceh, saat menjadi pemateri pada Sosialisasi Keselamatan Berlayar yang digelar oleh Dinas Perhubungan Nagan Raya, Jumat (17/12) yang lalu. Pemahaman nelayan terkait kelaiklautan kapal, papar Ardian, juga sangat penting supaya kapal yang digunakan untuk melaut memenuhi semua persyaratan yang ditentukan. Selain dari Dishub Aceh, hadir pula pemateri dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Meulaboh Kabupaten Aceh Barat. Sosialisasi yang dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Nagan Raya, Drs Mahdali diikuti oleh 85 nelayan dari Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya. Pada kesempatan tersebut, Mahdali mengajak para nelayan agar kegiatan sosialisasi ini menjadi ruang ilmu dalam menambah pengetahuan tentang keselamatan berlayar serta perizinan kapal. Sehingga aktivitas melaut bisa berjalan dengan aman dan lancar, sebutnya. Di akhir acara, Dishub Aceh menyerahkan 10 unit ringbuoy dan 10 unit lifejacket kepada Dinas Perhubungan Nagan Raya, yang selanjutnya akan diserahkan kepada para nelayan yang membutuhkan. (AM)

Karena Siklon Tropis Rai, Tiga Keberangkatan Kapal Ditunda Berlayar

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda, Provinsi Aceh, saat ini terdapat Siklon Tropis Rai dan Bibit Siklon Tropis 94B yang berdampak pada terjadinya hujan dengan intensitas sedang di wilayah Aceh. Siaran informasi cuaca tersebut juga menyebutkan dampak tidak langsung terhadap cuaca pada sejumlah wilayah di Aceh, seperti potensi terjadinya hujan, angin kencang, hingga tingginya gelombang laut. Selain itu, gelombang laut tinggi yang terjadi di wilayah perairan barat Aceh berdampak pada pembatalan sejumlah keberangkatan kapal yang melayani angkutan penyeberangan dari dan ke pulau Simeulue. Sejak Sabtu kemarin (18/12) hingga hari Minggu ini (19/12), sesuai informasi dari ASDP Cabang Singkil, sedikitnya terdapat tiga keberangkatan kapal telah dibatalkan akibat cuaca yang tidak kondusif untuk penyeberangan. Kondisi ini juga sesuai dengan rilis BMKG Aceh yang menyebutkan bahwa tinggi gelombang laut di wilayah perairan barat Aceh mencapai 4 hingga 6 meter. Oleh karena itu, bagi  Rakan Moda yang ingin melakukan perjalanan, dengan berbagai moda, harap selalu waspada, dan pastikan sudah memantau informasi cuaca terkini dari BMKG Aceh sebelum berangkat.

Peserta TRANSMeet 2021 Antusias Praktik Lapangan

Setelah pembekalan materi dan sesi sharing bersama narasumber dan Tim Humas Dishub Aceh, peserta TRANSMeet Tahun 2021 mengikuti sesi liputan berita pada sarana transportasi di Banda Aceh, Sabtu, 18 Desember 2021. Para peserta terbagi dalam dua kelompok dan melakukan liputan pada dua tempat berbeda, yaitu, Halte Trans Koetaradja Masjid Raya Baiturrahman dan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh. Pada kegiatan praktik lapangan ini, peserta menulis berita terkait transportasi lalu mempublikasi hasil liputannya melalui akun Instagram instansi masing-masing. Peserta juga didampingi oleh Tim Humas Dishub Aceh sembari berbagi ilmu dan pengalaman terkait tata cara melakukan liputan. Setelah itu, Tim Humas Dishub Aceh melakukan penilaian terhadap postingan peserta dan menentukan tiga unggahan terbaik. Penilaian ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada peserta supaya kualitas publikasi media sosial bisa lebih meningkat ke depannya. Berdasarkan penilaian yang dilakukan, tiga unggahan terbaik adalah; unggahan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh tentang aktivitas transportasi penyeberangan di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, lalu unggahan Dinas Perhubungan Kabupaten Bener Meriah tentang pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, dan unggahan Dinas Perhubungan Kabupaten Nagan Raya tentang juru parkir Kota Banda Aceh. Kegiatan hari kedua ini ditutup dengan penyerahan hadiah, berupa souvenir dan voucher, kepada para peserta yang mengunggah postingan terbaik. Hadiah diserahkan oleh Khalid Miswari, selaku Ketua Panitia TRANSMeet Tahun 2021. Dalam sambutannya, Khalid Miswari, atau yang lebih akrab disapa Ari, menyampaikan terima kasih kepada para peserta yang telah ikut berpartisipasi pada kegiatan ini. Melalui TRANSMeet ini, sebutnya, semoga lebih mempererat silaturrahmi pengelola kehumasan Dinas Perhubungan se-Aceh, dan menciptakan kolaborasi yang baik untuk publikasi kinerja sektor perhubungan di Aceh.

Peraturan Perjalanan Menjelang Natal dan Tahun Baru 2022

Menjelang natal 2021 dan tahun baru 2022, Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengeluarkan Inmendagri Nomor 66 Tahun 2021. Inmendagri ini, pada diktum Kesatu huruf J, menyebutkan sejumlah aturan perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi umum. Secara teknis, syarat perjalanan jarak jauh menggunakan transportasi umum tertuang dalam Addendum Surat Edaran (SE) Satgas Covid19 Nomor 24 Tahun 2021 tentang pengaturan aktivitas dan mobilitas masyarakat selama periode natal 2021 dan tahun baru 2022 dalam masa pandemi corona virus. Berdasarkan SE Satgas Covid19 tersebut, aturan perjalanan dikecualikan untuk perjalanan rutin dengan moda transportasi darat menggunakan kendaraan pribadi atau umum, dan kereta api dalam satu wilayah/kawasan aglomerasi perkotaan, serta moda transportasi perintis di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar). Yuk saling jaga supaya pandemi virus corona lekas usai! Sumber: Instagram Dishub Aceh

Tiga Detik Berharga, Selamatkan Jiwa Saat Berkendara

Rakan tahu tidak, ternyata saat berkendara harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, lho. Menjaga jarak aman berkendara itu penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Hal ini sesuai dengan PP No. 43 Tahun 1993 tentang Tata Cara Berlalu Lintas, Pasal 63 yang menyebutkan, pengemudi pada saat mengikuti atau berada di belakang kendaraan lain, wajib menjaga jarak dengan kendaraan yang berada di depannya. Menjaga jarak saat berkendara tidak hanya saat kondisi jalan macet, tapi juga saat kondisi ramai lancar maupun lenggang. Mengutip pernyataan Jusri Pulubuhu, Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), jarak aman berkendara di belakang kendaraan lain idealnya adalah 3 detik untuk kendaraan kecil. Sementara kendaraan besar seperti truk sekitar 4 hingga 6 detik. Nah, mengapa menjaga jarak 3 detik dengan kendaraan di depan ini penting? Simak penjelasannya berikut ini! Yuk berkendara dengan bijak supaya semua selamat dari bahaya! Sumber: Instagram Dishub Aceh

ASDP Banda Aceh Renovasi Seluruh Interior KMP. BRR

Menjelang liburan tahun baru 2022, PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh merenovasi seluruh interior KMP BRR, Selasa, 14 Desember 2021. Renovasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan perjanjian sewa KMP BRR antara PT. ASDP Indonesia Ferry Banda Aceh dengan Pemerintah Aceh. Kepala Bidang Pelayaran Dishub Aceh, Al Qadri, saat meninjau proses pengerjaan, menyampaikan bahwa perjanjian sewa KMP BRR dilakukan selama 5 tahun dengan total biaya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang disetor ke Kas Daerah sebesar 8 miliar. Untuk biaya renovasi kapal BRR ini, sebut Al Qadri, tidak menggunakan biaya dari sewa kapal maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA). “Jadi biaya peremajaan KMP BRR ini murni 100 persen dibiayai oleh PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang,” ujarnya lagi. General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh, Syamsuddin, yang juga hadir meninjau proses renovasi kapal, menyebutkan bahwa renovasi yang dilakukan di antaranya mengganti seluruh kursi penumpang, baik VIP maupun ekonomi, pengecatan dinding ruang penumpang, renovasi toilet, mushala, ruang medis, ruang menyusui, area kantin, dan lain-lain. Syamsuddin juga menyampaikan bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Banda Aceh dengan Pemerintah Aceh untuk meningkatkan pelayanan transportasi penyeberangan kepada masyarakat Aceh. Di samping itu, juga untuk mendukung kunjungan pariwisata ke Sabang. “Ini juga sebagai bentuk bakti dan apresiasi kita kepada masyarakat Aceh dan pengguna jasa transportasi penyeberangan yang telah menggunakan jasa PT ASDP,” sebutnya. Selama proses renovasi berlangsung, kapal BRR akan berhenti beroperasi sementara waktu pada lintasan penyeberangan Ulee Lheue – Balohan. “Kita targetkan bisa selesai dalam minggu ini,” ujarnya kepada Aceh TRANSit. Proses renovasi interior kapal BRR juga diawasi oleh Marine Inspector dari BPTD Aceh Pengawasan dari pihak berwenang ini perlu dilakukan supaya proses renovasi tetap memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan pelayaran. (AM)

Akbari dan Zainuddin Terpilih Sebagai Awak Bus Trans Koetaradja Terbaik 2021

UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja laksanakan Pemilihan Awak Bus Teladan Trans Kutaraja 2021, Minggu (12/12/2021), di Depo Trans Koetaradja, Komplek Terminal Tipe A Batoh, Banda Aceh. Ketua Tim Analisa dan Evaluasi, Hilman Abdillah menyebut penilaian ini telah berlangsung Oktober – Desember 2021. Seleksi ini diikuti sebanyak 148 orang dari 154 awak bus. Tercatat, sebanyak 6 orang tidak hadir saat penilaian Penilaian ini mencakupi tiga kategori variabel, diantara variabel akademis meliputi materi di kelas dan ujian tulis. Variabel sosial yang meliputi pergaulan dengan rekan-rekan sejawat maupun aktivitas dengan pengguna Trans Koetaradja. Terakhir, yaitu variabel keseharian, meliputi aktivitas keseharian dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi dalam melaksanakan operasional hari-hari. Kepala UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja, M. Hanung Kuncoro menyebutkan timnya siap menerima masukan sekaligus evaluasi terkait penilaian imi sehingga menjadi perbaikan di tahun depan. Ia pun berpesan kepada awak hus agar tetap bekerja dengan profesional. “Pesan untuk pemenang, jangan pernah berpuas diri, mendapatkan juara mudah, tetapi lebih sulit mempertahankannya. Tetap semangat”, imbuhnya. Selain penilaian ini, Hanung juga menyebut Bus Trans Koetaradja juga dinilai On Time Performance, penilaian ini untuk melihat ketepatan waktu dalam menjalankan jadwal keberangkatan dan kedatangan bus. Sementara itu, General Manager Perum Damri Banda Aceh, Nurhasan Annas dan Komisaris Bus Harapan Indah Muhammad Zakky selaku operator bus senada menyebutkan ada dan tidaknya penghargaan ini petugas diharapkan tetap bekerja dengan lebih baik sesuai dengan prosedur. Juara 1, 2, 3 Pramudi Terbaik secara berurutan diberikan kepada Syahrul Akbari, Yosila, dan Junaidi. Sementara itu, Juara 1, 2, 3, Pramugara Terbaik secara berurutan diberikan kepada Zainuddin, Ifrizal, dan Rodi Ramadhan. Peserta yang mendapat predikat terbaik serta juara harapan akan diiberikan penghargaan berupa , plakat, sertifikat dan uang pembinaan. (MR) Simak Video Pengahargaan Pramudi dan Pramugara Terbaik 2021

UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja Beri Penghargaan Awak Bus Teladan

Pernahkah Rakan Moda saat menggunakan Trans Kutaradja memperhatikan sebenarnya siapa sajakah para awak kendaraan yang mengemudikan bus? Petugas ini pula yang mempersilakan Rakan untuk masuk maupun keluar bus? Di setiap armada Trans Koetaraja pasti Rakan bertemu dua orang yang bertugas untuk mengemudikan kendaraan dan mengontrol penumpang untuk masuk maupun keluar kendaraan. Mereka adalah para awak bus Trans Koetaradja yang terdiri dari seorang pramudi atau pengemudi serta seorang pramugara dikenal juga kondektur. Mereka sehari-hari bertugas di dalam bus untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat pengguna. Pelayanan yang optimal ini diharapkan akan memberikan kenyamanan bagi Rakan yang menaiki bus Trans Koetaradja. Dengan demikian para awak bus ini tentu perlu diberikan penghargaan atas atensi terhadap kinerja mereka selama setahun ini. Seleksi tahunan ini memilih awak kendaraan terbaik. Kepala UPTD Angkutan Massal Trans Kutaraja, M. Hanung Kuncoro menyebut, seleksi dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas dan kecakapan para awak kendaraan. Khususnya mengenai tupoksi mereka. Selain itu juga sebagai bentuk penyampaian apresiasi dari pemerintah dan operator terhadap para pramudi dan pramugara awak kendaraan bus Trans Kutaraja. “Seleksi ini telah dimulai dari Bulan Oktober ini telah melewati banyak proses dan tahapan mulai dari sosialisasi, penilaian kinerja, hingga evaluasi materi,” ujar Hanung. Nantinya akan dipilih tiga pramudi dan pramugara terbaik, serta juara harapan 1, 2, dan 3 pramudi dan pramugara terbaik. Dijadwalkan, hasilnya akan diumumkan Minggu, 12 Desember 2021 esok pada acara Pemberian Penghargaan Awak Bus Teladan Bus Trans Kutaraja Tahun 2021. (RZ)