Dishub

Kadishub dan ASN Dishub Aceh Gotong Royong Sukseskan PON XII Aceh-Sumut

BANDA ACEH – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal bersama seluruh ASN Dishub Aceh mengikuti kegiatan gotong royong dalam rangka menyukseskan PON XXI Wilayah Aceh Tahun 2024 di Kuburan Massal Ulee Lheue Banda Aceh, Jumat, 9 Agustus 2024. Aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk persiapan menyambut perhelatan PON XXI di Aceh sehinnga diharapkan dapat menghadirkan kenyamanan, keindahan, dan kebersihan pada tempat-tempat wisata yang sering dikunjungi oleh para tamu. Selain di Kuburan Massal Ulee Lheue, gotong royong juga berlangsung di sejumlah tempat publik lainnya di Kota Banda Aceh, seperti Mesjid Raya Baiturrahman, Museum Tsunami, dan lain-lain. Selain ASN Dishub Aceh, kegiatan bersih-bersih di kuburan massal hari ini juga diikuti pula oleh 6 Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) lainnya.(AB)

Angkutan Online Siap Sukseskan PON XXI Aceh, Akan Ada Diskon Selama PON Berlangsung

BANDA ACEH – Ketua Bidang Transportasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Aceh Teuku Faisal mengajak perusahaan penyedia jasa angkutan online yang beroperasi di Aceh untuk mendukung kelancaran transportasi selama PON berlangsung di Aceh. “Dukungan pihak angkutan online selama PON berlangsung sangat penting sehingga kita bisa memastikan akses dan pelayanan transportasi bagi masyarakat maupun tamu yang datang ke Aceh bisa berjalan dengan baik,” sebut Teuku Faisal saat melakukan pertemuan dengan perwakilan perusahaan angkutan online di antaranya Representatif PT Grab Indonesia Area Sumbagut dan Head of Subdivision Maxim Banda Aceh di Dishub Aceh, pada Selasa, 6 Agustus 2024. Teuku Faisal menekankan supaya para driver bisa bekerja dengan ramah sehingga para tamu merasa nyaman selama berada di Aceh. “Kita harap teman-teman driver juga bisa mempromosikan informasi lainnya seputar Aceh, mulai dari sejarah, kuliner, dan pariwisata Aceh,” ungkapnya. Selain itu, para driver nanti akan dibekali dengan buku saku dari PB PON Aceh untuk memperoleh beragam informasi mengenai PON. Informasi tersebut nantinya bisa disebar kepada para tamu yang menggunakan jasa mereka. Di samping itu, Teuku Faisal berharap pihak penyedia jasa bisa menggaet tukang becak untuk layanan angkutan online. “Tukang becak tidak bisa diabaikan karena tidak semua daerah punya angkutan becak. Ini bisa jadi ikon di Aceh,” sebutnya. Pada pertemuan yang turut dihadiri oleh Ketua Bidang Media pada Bidang Promosi dan Pemasaran PON XXI Wilayah Aceh Saifullah Abdul Ghani tersebut, perwakilan angkutan online menyebutkan bahwa pihaknya siap mendukung serta berkontribusi dalam menyukseskan perhelatan PON XXI Wilayah Aceh. “Terkait dukungan untuk PON di Aceh sebenarnya kita sudah diskusikan secara internal terkait program layanan dan bentuk kemitraan seperti apa yang bisa kita kerjasamakan dengan pihak panitia,” ungkap Dita, selaku Representatif PT Grab Indonesia Area Sumbagut. Hal senada juga disampaikan oleh pihak Maxim Banda Aceh yang menyatakan bahwa mereka siap mendukung layanan transportasi selama PON berlangsung. Pada pertemuan terpisah, tepatnya pada Rabu, 7 Agustus 2024, Kepala Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik di Sumatera PT Gojek Indonesia, Kenn L Syarnubi menyebutkan kesiapan mereka untuk bermitra dan mendukung kelancaran transportasi PON di Aceh. “Pada intinya kita siap mendukung dan menjalin hubungan kemitraan dengan PB PON Aceh dalam hal pelayanan transportasi,” ungkap Kenn dalam pertemuan melalui sambungan Zoom Meeting dengan Ketua Subbid Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Bidang Transportasi PON XXI Wilayah Aceh Diana Devi. Dalam koordinasi bersama perusahaan angkutan online ini, turut menghasilkan sejumlah kesepakatan di antaranya mengenai penentuan lokasi antar jemput (pick-up point) pengguna jasa angkutan online, kerjasama promosi dan publikasi, hingga penyediaan diskon dan voucher pada layanan angkutan online selama PON berlangsung.(AB)

Kemenhub Kirim KM Kelud Untuk Akomodasi PON di Aceh

BANDA ACEH – Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) akan mengirimkan kapal penumpang KM Kelud untuk mendukung kesuksesan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Aceh pada September mendatang. Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh Azwardi selaku Ketua Harian PB PON XXI Wilayah Aceh dalam rapat koordinasi bersama Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Hartanto di Ruang Rapat Sekda Aceh pada Rabu, 7 Agustus 2024. Azwardi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Menteri Perhubungan RI yang telah memfasilitasi penyediaan kapal hotel terapung KM Kelud milik PT Pelni untuk perhelatan PON di Aceh. “Atas nama Pemerintah Aceh, kita sangat berterima kasih atas dukungan Kemenhub RI terhadap kebutuhan akomodasi selama pelaksanaan PON di Aceh,” sebutnya. Kapal yang memiliki kapasitas mencapai 2.607 penumpang ini akan tiba di Pelabuhan Malahayati Aceh Besar pada 4 September 2024, dan akan melayani penginapan perangkat pertandingan serta tamu hingga pelaksanaan PON XXI di Aceh berakhir, atau sampai tanggal 22 September 2024. Dukungan dari Kemenhub ini, menurut Azwardi sangat berarti mengingat terbatasnya jumlah akomodasi yang ada di Banda Aceh dan Aceh Besar yang sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pada kesempatan yang sama, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla, Hartanto menyampaikan bahwa penyediaan fasilitas hotel terapung KM Kelud ini merupakan salah satu bentuk dukungan Kemenhub terhadap kesuksesan agenda nasional yang diselenggarakan di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara tahun ini. Hartanto berharap pemanfaatan KM Kelud sebagai akomodasi terapung selama penyelenggaraan PON di Aceh dapat dilakukan secara optimal. “Kita harap promosi (mengenai hotel terapung KM Kelud) bisa dilakukan secara masif supaya dapat diketahui oleh para tamu maupun supporter yang akan datang ke Aceh,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, selaku Ketua Bidang Transportasi PON XXI Wilayah Aceh, menambahkan bahwa nantinya akan disiapkan layanan shuttle bus untuk mengangkut para tamu maupun supporter yang menginap di KM Kelud ke pusat Kota Banda Aceh maupun ke venue-venue pertandingan. “Kita harapkan semuanya bisa terlayani dengan baik sehingga supporter dari seluruh Indonesia dapat menikmati pertandingan dengan antusias serta mendapatkan akses transportasi yang nyaman,” sebut Teuku Faisal.(AB)

Super Air Jet Layani Penerbangan Banda Aceh ke Kuala Lumpur dan Medan Setiap Hari

JANTHO – Maskapai Super Air Jet resmi mengoperasikan rute penerbangan baru Kualanamu – Banda Aceh – Kuala Lumpur mulai hari Sabtu, 3 Agustus 2024. Kehadiran rute perdana maskapai ini ditandai dengan tradisi penyambutan water salute terhadap pesawat Airbus 320 di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar. Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal, saat membacakan sambutan Pj Gubernur Aceh, menyampaikan bahwa kehadiran rute penerbangan baru ini tentu menjadi kabar gembira bagi masyarakat Aceh sebab semakin memperluas akses penerbangan dari dan menuju Aceh. “Penerbangan rute baru Maskapai Super Air Jet juga menunjukkan betapa cerahnya bisnis penerbangan di Aceh belakangan ini. Padahal kita semua tahu, Super Air Jet merupakan perusahaan penerbangan yang belum lama hadir di Aceh,” kata Teuku Faisal. Penambahan rute ini, di samping dapat meningkatkan kunjungan pariwisata Aceh, tentu sangat bermanfaat dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Wilayah Aceh yang akan digelar dalam waktu dekat. Kadishub Aceh berharap peningkatan konektivitas di Aceh ini bisa meningkatkan mobilitas masyarakat dan aktivitas pariwisata Aceh, sehingga mampu memberikan daya ungkit bagi perekonomian Aceh. “Saya berharap Super Air Jet bisa membantu mempromosikan Aceh di rute-rute internasional yang dilaluinya,” tuturnya. Pada kesempatan yang sama, Direktur Safety and Quality Super Air Jet, Capt, Ongky Rinaldi Fakhruddin menyebutkan bahwa penambahan rute penerbangan dari dan ke Aceh ini menjadi bukti nyata komitmen Super Air Jet dalam menyediakan layanan penerbangan terjangkau, aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Aceh. Ongky menambahkan, jumlah penumpang yang terisi di penerbangan perdana rute Kualanamu – Banda Aceh sebanyak 103 orang. Sedangkan untuk penerbangan dari Banda Aceh menuju Kuala Lumpur sebanyak 104 orang dari total 180 seat yang tersedia. “Pada penerbangan selanjutnya, kita optimis okupansinya bisa mencapai 80 persen lebih karena kita melihat demand di Aceh ini cukup besar,” kata Ongky. Ongky menyebutkan rute baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar Aceh dan Kuala Lumpur, serta mendukung kegiatan ekonomi, pariwisata dan kegiatan kemasyarakatan di Aceh. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh, otoritas bandara, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan penuh sehingga penerbangan perdana hari ini bisa terlaksana dengan baik,” sebutnya. Sebagai informasi, rute baru ini akan beroperasi setiap hari. Untuk rute internasional Banda Aceh – Kuala Lumpur, terbang dari Banda Aceh pukul 11.00 WIB dan tiba di Kuala Lumpur 13.30 Waktu Malaysia. Sementara dari Kuala Lumpur terbang pada pukul 14.30 Waktu Malaysia, dan tiba di Banda Aceh pukul 15.00 WIB. Sedangkan rute Kualanamu – Banda Aceh, terbang pada pukul 09.00 WIB dan tiba di Bandara SIM pada pukul 10.10 WIB. Untuk rute Banda Aceh – Kualanamu, terbang pada pukul 15.40 WIB dan tiba di Bandara Kualanamu Medan pada pukul 16.50 WIB. Pihak Super Air Jet menginformasikan bahwa penerbangan ke Kuala Lumpur kini terkoneksi ke lebih dari 40 kota tujuan internasional menggunakan jaringan Batik Air Malaysia, seperti Jeddah, Hanoi, Singapura, Bangkok, Phuket, Australia, Jepang, Taiwan, Korea Selatan, dan kota-kota lainnya.(AP)

Dishub Aceh Dinilai Punya Tekad Kuat Dalam Menjamin Keterbukaan Informasi Publik

BANDA ACEH – “Diantara kita (Dishub Aceh) dan masyarakat tidak ada yang ditutup-tutupi, seluruh informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan terutama di bidang perhubungan dapat diakses melalui website maupun media sosial kita.” Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal saat memaparkan inovasi dan strategi pengelolaan keterbukaan informasi publik di hadapan Tim Komisi Informasi Aceh (KIA) yang berlangsung di ruang Aula Multimoda, Dishub Aceh, Selasa, 30 Juli 2024. Pemaparan inovasi dan strategi pengelolaan keterbukaan informasi publik ini merupakan sebuah rangkaian dari penilaian keterbukaan informasi pada lembaga publik yang diselenggarakan oleh KIA. “Kami percaya bahwa transparansi adalah fondasi utama untuk hubungan yang kuat dengan masyarakat, karenanya kami akan terus berupaya untuk memenuhi standar tertinggi dalam memberikan informasi yang transparan dan relevan,” kata Teuku Faisal di hadapan Tim visitasi KIA yang terdiri dari Arman Fauzi selaku Ketua KIA, M. Hamzah selaku komisioner KIA, Nurlaily Idris selaku komisioner KIA, dan Adi Warsidi, Ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Wilayah Aceh, selaku Tim ahli KIA. Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Rizki Fadhil menambahkan bahwa Dishub Aceh selalu berusaha melahirkan inovasi-inovasi baru dan strategi-strategi jitu untuk meramu informasi yang relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat. “Beberapa inovasi kita memanfaatkan akses terhadap informasi secara real time dan tampilan yang menarik publik, untuk strategi sendiri kita merangkul generasi yang melek akan teknologi,” ucap Rizki. Sementara itu, Ketua KIA Arman Fauzi menyebutkan bahwa pihaknya akan terus mengawal komitmen badan-badan publik untuk terus menerapkan pelayanan informasi sesuai standar layanan informasi publik dengan memperhatikan asas pelayanan yang mudah, cepat dan tepat. “Strategi pengelolaan keterbukaan informasi publik yang dipaparkan oleh Dishub Aceh saya rasa sangat menarik, inovatif dan kreatif,” tutup Arman.(AP)

Lepas Penerbangan Charter Umrah, Bustami Harap Berdampak Bagi Perekonomian Aceh

Garuda Indonesia Layani Penerbangan Langsung Aceh – Jeddah JANTHO – Penerbangan umrah langsung dari Aceh – Jeddah akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Aceh, baik secara langsung maupun tidak langsung. Kehadiran jemaah umrah yang lebih banyak tentu akan meningkatkan aktivitas perdagangan dan jasa, yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi ekonomi daerah. Keyakinan itu diungkapkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh Bustami Hamzah saat melepas penerbangan charter umrah rute Banda Aceh – Jeddah yang dilayani oleh Maskapai Garuda Indonesia di Gedung VIP Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, pada Senin, 29 Juli 2024. Pemerintah Aceh, kata Bustami, sangat menghargai kontribusi Garuda Indonesia dalam memfasilitasi ibadah umrah bagi masyarakat Aceh yang semakin mudah dan terjangkau. “Ini merupakan bukti nyata dedikasi Garuda Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan dukungan terhadap kebutuhan masyarakat Aceh,” ujarnya. Dengan adanya penerbangan langsung Banda Aceh – Jeddah, sambung Bustami, perjalanan umrah menjadi lebih efisien, nyaman dan terjangkau. Di samping itu, dengan waktu perjalanan yang lebih singkat tanpa rute berbelit-belit, memungkinkan jamaah untuk lebih khusyuk beribadah di Tanah Suci dengan energi yang lebih terjaga. Pada kesempatan yang sama, CEO West Region Garuda Indonesia Fitria Ruswita menyebutkan Garuda Indonesia terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada calon jemaah umrah dari Aceh. “Saat ini hanya 30 persen jemaah umrah yang berangkat melalui Bandara SIM dari total keseluruhan jemaah umrah di Aceh,” ungkapnya. Artinya, dengan adanya penerbangan langsung ini Fitria berharap jumlah jemaah umrah dari Banda Aceh ke Jeddah bisa semakin meningkat. “Pasar umrah di Aceh sangat luar biasa. Mudah-mudahan dengan adanya kami, Garuda Group, bisa menjawab kebutuhan pasar dan bisa memberangkatkan lebih banyak lagi jemaah umrah dari Aceh,” harapnya. Pelepasan penerbangan charter umrah Aceh – Jeddah ditandai dengan seremonial pemotongan pita diikuti dengan silaturrahmi PJ. Gubernur Aceh dengan para jemaah umrah di dalam pesawat, dan turut disaksikan oleh sejumlah tamu undangan dari instansi terkait.(DA/AB)

Cara Efektif Mencegah Pecah Ban di Jalan

Menghadapi situasi pecah ban di jalan bisa sangat berbahaya dan menakutkan. Untuk menghindarinya, bisa ada beberapa langkah yang bisa Rakan Moda lakukan. Pertama, rutin memeriksa tekanan udara ban. Ban yang kurang angin atau terlalu keras dapat meningkatkan risiko pecah. Sebaiknya, periksa tekanan ban setiap dua minggu atau sebelum perjalanan jauh. Pastikan tekanan sesuai dengan rekomendasi pabrik yang biasanya tertera di stiker pintu mobil atau buku manual kendaraan. Selain itu, selalu perhatikan kondisi fisik ban Anda. Ban yang sudah aus, retak, atau benjol perlu segera diganti. Ban yang tidak dalam kondisi baik dapat mengurangi cengkeraman pada jalan dan meningkatkan risiko pecah. Gantilah ban yang sudah mencapai batas keausan yang ditentukan oleh pabrik. Biasanya, ban memiliki indikator keausan yang bisa dilihat di alur ban. Jika alur ban sudah menipis hingga mencapai indikator tersebut, saatnya mengganti ban dengan yang baru. Selanjutnya, hindari membawa beban yang melebihi kapasitas kendaraan. Beban berlebih dapat menyebabkan tekanan berlebihan pada ban, sehingga berpotensi menyebabkan pecah ban. Selain itu, cara mengemudi yang kasar seperti sering melewati jalan berlubang atau trotoar dengan kecepatan tinggi juga dapat merusak ban. Sebaiknya, hindari jalan yang rusak dan berkendara dengan hati-hati, terutama saat melewati jalan yang tidak rata. Terakhir, sebaiknya Rakan Moda melakukan rotasi ban secara berkala. Rotasi ban membantu agar keausan ban merata, sehingga tidak ada ban yang aus lebih cepat dari yang lain. Biasanya, rotasi ban dilakukan setiap 8.000 hingga 10.000 kilometer. Rotasi ban dapat memperpanjang umur ban dan menjaga performa kendaraan tetap optimal. Dengan melakukan langkah-langkah pencegahan ini, risiko pecah ban di jalan dapat diminimalkan, sehingga perjalanan Anda menjadi lebih aman dan nyaman.(MR)

Kamu Bisa Duduk di Dekat Jendela Darurat Pesawat Kalau Memenuhi Kriteria

Menempati kursi di dekat jendela darurat pesawat menawarkan beberapa keuntungan, termasuk ruang kaki yang lebih luas dan akses mudah ke jalan keluar darurat. Namun, tidak semua penumpang bisa duduk di sana. Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi untuk memastikan keselamatan dan efisiensi dalam keadaan darurat. Salah satu kriteria utama adalah usia. Penumpang yang duduk di kursi ini harus berusia minimal 15 atau 16 tahun, tergantung pada peraturan maskapai, agar mereka dapat memahami dan melaksanakan instruksi dengan baik dalam situasi darurat. Selain usia, penumpang harus memiliki kemampuan fisik yang memadai. Mereka harus dapat membuka pintu darurat yang berat dan membantu evakuasi penumpang lain jika diperlukan. Hal ini berarti mereka harus tidak memiliki gangguan fisik atau mental yang dapat menghambat kemampuan mereka dalam menjalankan tugas ini. Maskapai sering kali meminta calon penumpang di kursi ini untuk menyatakan bahwa mereka mampu dan bersedia untuk melaksanakan tugas-tugas ini sebelum penerbangan. Penumpang juga harus bisa berkomunikasi dengan baik dalam bahasa yang digunakan oleh awak kabin. Ini penting karena dalam situasi darurat, instruksi yang jelas dan cepat harus dipahami dan dilaksanakan tanpa kesalahpahaman. Kemampuan berkomunikasi ini mencakup mendengar dan berbicara dengan jelas, sehingga setiap penumpang di kursi jendela darurat dapat bekerja sama dengan kru pesawat dan penumpang lainnya secara efektif. Selain itu, penumpang yang duduk di dekat jendela darurat harus bersedia untuk membantu dalam keadaan darurat. Ini termasuk kesiapan mental dan emosional untuk menghadapi situasi yang mungkin menakutkan dan penuh tekanan. Maskapai penerbangan biasanya memberikan instruksi tambahan dan briefing kepada penumpang di kursi ini untuk memastikan mereka siap menghadapi segala kemungkinan. Dengan memenuhi kriteria ini, penumpang tidak hanya mendapatkan keuntungan lebih selama penerbangan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga keselamatan semua orang di pesawat.(MR)

Damri Banda Aceh layani angkutan keperintisan di delapan daerah Aceh

Banda Aceh (ANTARA) – Perum Damri Cabang Banda Aceh menyatakan saat ini masih terus melayani angkutan keperintisan di delapan kabupaten/kota di Aceh, dalam upaya membuka akses transportasi kepada masyarakat wilayah pedalaman menuju ke pusat keramaian. “Saat ini kita melayani angkutan perintis sebanyak 11 trayek di delapan kabupaten/kota di Aceh,” kata General Manager Perum Damri Cabang Banda Aceh Jarnawi Pakaya di Banda Aceh, Rabu. Ia menjelaskan saat ini semua cabang Damri di Indonesia melayani angkutan keperintisan, yang dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD). Menurut dia, program ini menyasar daerah tertinggal, terluar, terdepan dan perbatasan (3TP). Sebagian wilayah Aceh juga masuk ke dalam daerah 3TP, sehingga Damri juga ikut melayani angkutan keperintisan guna membuka akses bagi masyarakat. “Ini untuk memberi akses kepada masyarakat. Karena ada beberapa wilayah bahkan memang tidak ada angkutan sama sekali sehingga perlu kita layani dengan angkutan perintis,” ujarnya. Delapan daerah yang dilayani Damri melalui angkutan keperintisan seperti Kabupaten Simeulue sebanyak dua trayek, Aceh Tamiang dua trayek, Aceh Singkil dua trayek serta masing-masing satu trayek di Aceh Selatan, Kota Subulussalam, Aceh Utara, Pidie dan Nagan Raya. Dari 11 trayek tersebut, Damri mencatat jarak tempuh paling jauh yang dilayani yaitu dari Alafan menuju Sinabang sebagai pusat kota di Simeulue dengan jarak 139 kilometer. Begitu juga dengan Sibigo – Sinabang dengan jarak mencapai 94 kilometer. Jarnawi mengatakan dengan adanya angkutan perintis ini, maka diharapkan dapat memudahkan masyarakat baik dalam mengurus administrasi ke pusat kota, maupun dalam membuka peluang perputaran ekonomi masyarakat. “Misalnya warga ada hasil apa di daerah itu, ada buah-buahan, cabai, atau kelapa, bisa diangkut semua untuk dijual ke pasar, contohnya seperti di Singkohor Kota Subulusalam, Laweung Pidie, jadi ini untuk akses agar membuka putaran ekonomi masyarakat,” ujarnya. Perum Damri berharap masyarakat dapat memanfaatkan angkutan perintis ini, apalagi tarif angkutan tersebut juga sudah disubsidi oleh pemerintah melalui Kemenhub, sehingga masyarakat hanya membayar tarif dengan murah. “Karena kita di sini tidak mencari profit, tetapi untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Contohnya seperti tujuan Singkohor – Gunung Meriah di Aceh Singkil itu dengan jarak 27 kilometer hanya membayar Rp4.000,” ujarnya.(*) Sumber: Antara News

Merasa Kelelahan Saat Mengemudi? Ikuti Beberapa Tips Ini

Nah RakanModa yang namanya manusia pasti pernah mengalami kelelahan, apalagi saat mengemudi dengan jarak yang jauh atau aktifitas yang panjang seharian. Mengatasi stres saat berkendara memerlukan beberapa strategi yang dapat membantu RakanModa untuk  tetap tenang dan santai di jalan. Berikut adalah beberapa tips yang dapat kita coba :