Dishub

Dukung Tol Laut, KM.Kendhaga Nusantara 14 Kembali Angkut 30 Ton Ikan Frozen

BANDA ACEH – KM. Kendhaga Nusantara 14 melalui program Tol Laut kembali mengangkut sekitar 30 ton ikan frozen dari Pelabuhan Laut Malahayati, Krueng Raya, Aceh Besar, Senin (6/2/2023). Angkutan barang perintis tol laut Aceh ini selanjutnya dikirim ke Jakarta pada hari yang sama. Ikhsan Ramadhani, Kepala Unit PT Perikanan Indonesia (Perindo) Unit Lampulo Banda Aceh menyampaikan bahwa pengiriman ikan frozen tersebut dilakukan sebulan sekali. Jenis ikan yang dikirim dari Aceh yaitu ikan pelagis, yang mana kategori ikan pelagis terdiri dari ikan cakalang, ikan layang dan ikan marlin. “Ikan pelagis salah satu ikan yang paling banyak diminati, jadi kalau kuantitasnya banyak, pasarnya juga meningkat. Tetapi, pengiriman ikan dari sini sangat bergantung pada hasil tangkapan nelayan,” sebutnya. Dilanjutkannya, pengiriman ikan frozen dilakukan apabila ada permintaan dari konsumen. Pengiriman ikan frozen tidak hanya diminati oleh kalangan domestik tetapi juga kalangan lokal. “Kehadiran tol laut ini tentunya dapat membuka peluang dan sangat membantu bagi nelayan dan pelaku usaha. Hal ini dikarenakan, dapat memberi kemudahan dalam proses distribusi ikan frozen,” tambahnya. Namun, Ramadhani juga menyampaikan seharusnya target dalam pengiriman ikan frozen bisa mencapai 100 ton per bulan. Hal ini tidak dapat dilakukan karena keterbatasan fasilitas kontainer refrigerator box trucks dan juga jadwalnya yang kurang fleksibel. Sehingga menyebabkan pengiriman ikan menjadi terhambat proses pengirimannya. Ramadhani juga berharap kedepan jadwal tol laut bisa dapat lebih fleksibel agar pengiriman ikan frozen dilakukan bisa mencapai target yang diharapkan dan penambahan fasilitas kontainer refrigerator box trucks bisa diperbanyak untuk trayek T1.(HM)

Dermaga Baru Pelabuhan Sinabang Permudah Operasional Kapal

SINABANG – Tingkatkan layanan angkutan penyeberangan di Pulau Simuelue, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 1 Aceh bangun dermaga tambahan di Pelabuhan Penyeberangan Sinabang. Pembangunan dermaga tambahan ini penting karena Pelabuhan Sinabang melayani angkutan penyeberangan dari dan ke 4 kabupaten di wilayah barat Aceh, mulai dari Calang Aceh Jaya, Kuala Bubon Aceh Barat, Labuhan Haji Aceh Selatan, hingga Aceh Singkil. Hal itu seperti disampaikan oleh Kepala BPTD Wilayah 1 Aceh, Mulyahadi dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Rehabilitasi/Peningkatan Pelabuhan Penyeberangan Sinabang pada hari Senin, 6 Maret 2023 kemarin. Dengan adanya dermaga tambahan, diharapkan transportasi penyeberangan bisa beroperasi lebih maksimal. Seperti diketahui, transportasi penyeberangan ke pulau terluar di Aceh ini dilayani oleh KMP Aceh Hebat 1, KMP Teluk Sinabang, dan KMP Teluk Singkil. Pada saat tertentu, KMP Aceh Hebat 3 juga bersandar di pelabuhan ini. Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simeulue, Kapolsek Simeulue Timur, Komandan Lanal Simeulue, Koordinator Pelabuhan Sinabang, Nahkoda KMP Aceh Hebat 1, Nahkoda KMP Teluk Sinabang, serta sejumlah stakeholder lainnya.(AM)

Kadishub Aceh: Pelabuhan Calang Perlu Pembangunan Breakwater

CALANG – Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Calang pada Rabu, 1 Maret 2023. Di Pelabuhan Calang, ia disambut oleh Erwandi, selaku Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Calang. Kunjungan Teuku Faisal ini guna menindaklanjuti usulan Gubernur Aceh, Achmad Marzuki kepada Menteri Perhubungan RI terkait pembangunan breakwater (pemecah gelombang) di Pelabuhan Calang. “Kita melihat kegiatan ekspor impor di Pelabuhan Calang ini terus tumbuh signifikan dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu, perlu pembangunan breakwater supaya aktivitas bongkar muat bisa berjalan sepanjang tahun,” ungkap Teuku Faisal. Karena pada musim tertentu seperti musim angin barat misalnya, arus serta ombak laut cukup mengganggu aktivitas sandar kapal yang hendak melakukan bongkar muat di Pelabuhan Calang. Teuku Faisal juga mendorong pihak UPP Kelas III Calang agar segera menyiapkan dokumen pendukung pembangunan breakwater pelabuhan, seperti dokumen feasibility study dan DED, untuk melengkapi usulan yang telah diajukan Pemerintah Aceh. Pembangunan breakwater menurut Teuku Faisal cukup mendesak supaya aktivitas ekspor komoditas Aceh, seperti CPO (Crude Palm Oil) dan komoditas lainnya, ke luar negeri bisa lebih optimal. “Kita berharap Pelabuhan Calang menjadi “leading” dalam mendukung ekspor komoditas Aceh di wilayah barat selatan ini,” ungkap Faisal. Pada kesempatan yang sama, Erwandi mengiyakan bahwa pada saat tertentu, khususnya saat musim angin barat, alun laut cukup kencang sehingga mengganggu aktivitas sandar kapal di dermaga. Pihaknya akan menyiapkan dokumen yang dimaksud sehingga pembangunan breakwater bisa terealisasi. Di samping pembangunan breakwater, Erwandi juga menyampaikan tentang kinerja Pelabuhan Calang saat ini. Pelabuhan berkategori pelabuhan pengumpul ini melayani 15 kapal luar negeri sepanjang tahun 2021 dan 2022, baik kegiatan ekspor maupun impor. Selain itu, pelabuhan ini telah melayani aktivitas bongkar muat barang sebanyak 136.855 ton selama tahun 2022.(AM)

Pj Gubernur Dampingi Menhub Tinjau Pelabuhan PT PIM Untuk Operasional Produksi Pupuk NPK

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, mendampingi Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan dermaga 3 Pelabuhan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), Jumat, 3 Februari 2023. Budi Karya menjelaskan, keberadaan dermaga 3 Pelabuhan PT PIM tersebut berfungsi sebagai sarana konektivitas untuk memasok bahan baku produksi pupuk NPK (Nitrogen, Fosfor, dan Kalium). “Kami berkunjung kemari untuk memastikan pelabuhan ini bekerja dengan baik untuk menjalankan fungsi konektivitas laut. Konektivitas laut begitu penting untuk mendukung operasional produksi pabrik,” kata Budi. Untuk diketahui, dermaga 3 Pelabuhan PT PIM memiliki panjang 184 meter LOA dengan kapasitas 40.000 DWT. Sementara kedalaman alur pelayaran adalah -12 mLWS. Lebih lanjut, Budi mengatakan, pada tanggal 9 atau 10 Februari mendatang pabrik pupuk NPK PT PIM akan diresmikan Presiden Joko Widodo. Dengan peresmian tersebut, maka PT PIM menjadi satu-satunya pabrik besar di Sumatera yang memproduksi pupuk NPK. “Oleh karena itulah konektivitas laut itu begitu penting, kami terus memperbaiki pelabuhan baik dari segi kedangkalan, fungsi manajemen, dan fungsi ekonomi supaya memberikan dampak kesejahteraan bagi masyarakat,” kata Menhub. Dalam kesempatan itu, saat berbincang dengan Direktur dan manajemen PT PIM, Menhub berpesan agar pelabuhan tersebut dirawat dan difungsikan sebaik mungkin agar kapal yang memasok bahan baku maupun distribusi pupuk dapat beroperasional dengan lancar.

Usai Dari Kantor Gubernur, Menhub Langsung Tinjau Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Selepas pertemuan dengan Pemerintah Aceh, Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi bersama Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki melakukan kunjungan ke Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Jumat, 3 Februari 2023. Budi Karya meninjau sejumlah fasilitas pelabuhan yang menjadi salah satu akses penyeberangan ke Pulau Weh, Sabang dan Pulo Aceh, Aceh Besar itu. Pada kunjungan itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal memaparkan kondisi Pelabuhan Ulee Lheue yang masuk dalam usulan prioritas Pemerintah Aceh, yaitu terkait pembangunan dermaga 2 Pelabuhan Ulee Lheue untuk kapal ferry Ro-Ro. Rencana pembangunan dermaga yang berlokasi di sebelah dermaga kapal cepat ini untuk mengakomodir tingginya aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Ulee Lheue, terlebih saat akhir pekan dan musim liburan tiba. Saat peak season, masih banyak kendaraan yang tidak terangkut ke Pulau Sabang walaupun frekuensi penyeberangan ditambah sampai harus berlayar malam hari. Aktivitas penyeberangan pada malam hari tentu tidak direkomendasikan untuk keselamatan. Berdasar data yang diperoleh, statistik kunjungan orang dan kendaraan di pelabuhan ini kian meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2020 misalnya, jumlah penumpang kapal ferry Ro-Ro sebesar 272.429 orang, dan kendaraan berjumlah 98.627 unit. Sedangkan tahun 2022, jumlah penumpang mencapai 610.633 orang, dan kendaraan mencapai 195.221 unit. Sementara itu, Budi Karya menyebutkan, apabila jumlah pergerakan orang maupun kendaraan di Pelabuhan Ulee Lheue cukup tinggi, maka pembangunan dermaga tambahan bisa direalisasikan untuk memperlancar aktivitas angkutan antar pulau. “Di wilayah utara Banda Aceh ada 3 pulau besar, kita harapkan dengan adanya dermaga tambahan aktivitas antar pulau bisa berjalan lebih baik,” ujarnya. Setelah mendengar paparan dari Teuku Faisal, Menhub bersama rombongan meninjau fasilitas pelabuhan dan menyambut kedatangan KMP BRR yang baru tiba dari Sabang. Menhub menyapa masyarakat dan para sopir angkutan yang ikut dalam penyeberangan dari Sabang ke Banda Aceh tersebut. Lalu, ia menyempatkan diri bercengkrama dengan tukang becak yang beroperasi di Pelabuhan Ulee Lheue.

Awali Tahun Baru, Bank Sampah USK Bersihkan Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Mengawali semangat tahun baru, Tim Relawan Bank Sampah USK melakukan giat pembersihan sampah di lingkungan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh, Minggu, 1 Januari 2023. Aksi ini sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kebersihan pelabuhan karena sampah yang dihasilkan oleh pengguna jasa pelabuhan bermuara ke laut. Tentu ini sangatlah menganggu ekosistem laut Aceh dan dunia. Aksi ini dilakukan di seluruh halaman pelabuhan hingga ke pesisir pantai pelabuhan. Mereka mengumpulkan kantong sampah yang berisikan kebanyakan sampah plastik baik botol minuman dan makanan instan. Selanjutnya, sampah-sampah ini dibawa ke posko patroli Bank Sampah USK yang telah dulu ada di area pelabuhan. “Kami bersama Pak Kadishub Aceh dan Pengelola Pelabuhan telah sepakat, jangan sampai levelnya stadium empat baru kita bereskan. Mari tetap semangat membereskan negeri,” sebut Rama Herawati, Ketua Bank Sampah USK. Oleh karenanya, aksi heroik ini sudah sepatutnya menginspirasi semua kalangan apa yang bisa kita lakukan mulai hari ini untuk bersama-sama menyelamatkan bumi.(MR)

Jelang Pergantian Tahun, 3613 Penumpang Berangkat dan Tiba di Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Menjelang pergantian tahun, kondisi arus keberangkatan maupun kedatangan Kapal Ro-Ro dan kapal cepat di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue terpantau normal dipadati penumpang, Sabtu, 31/12/2022. Hal ini seperti yang diungkapkan Koordinator Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Ismayadi. “Tercatat jumlah penumpang sebanyak 3.613 orang ini dari empat trip baik kapal Ro-Ro dan kapal cepat, dengan 1.939 penumpang menuju Sabang dan 1.674 penumpang tiba di Ulee Lheue Banda Aceh,” sebutnya. Sementara itu, keberangkatan dan kedatangan baik kendaraan roda dua dan empat juga mengalami kenaikan. Terhitung hari ini sebanyak 346 kendaraan roda dua menyeberang ke Sabang dan 259 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue. Sehingga totalnya sebanyak 605 kendaraan. Dilanjutkan Ismayadi, mengenai jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang ke Sabang sebanyak 104 kendaraan dan tiba sebanyak 88 kendaraan. Total keseluruhannya hingga trip keempat tadi sore sebanyak 192 kendaraan. Penumpang yang berangkat dari Banda Aceh menuju Sabang dan sebaliknya memiliki tujuan beragam. Baik berwisata, keperluan harian, maupun pulang berlibur menikmati pesona indahnya Pulau Weh Sabang. Diimbau bagi masyarakat yang menggunakan jasa pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue untuk tetap menjaga kebersihan fasilitas publik dan membeli tiket kapal pada loket resmi baik kapal cepat maupun kapal Ro-Ro.(MR)

Kepala BPSDM Kemenhub Tinjau Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Menjelang libur panjang akhir tahun dan tahun baru 2023, Kepala BPSDM Kementerian Perhubungan, Djoko Sasono meninjau beberapa titik simpul transportasi di Kota Banda Aceh, Selasa, 20 Desember 2022. Meskipun di Aceh minim perayaan natal, kata Djoko, tetapi masyarakat akan memanfaatkan momen tersebut untuk berlibur bersama keluarga. Hal itu disampaikan Djoko saat meninjau kesiapan Terminal Tipe A Banda Aceh dan Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue bersama Kepala Dinas Perhubungan Aceh, diwakili Kabid Pelayaran, Muhammad Al Qadri, dan Kepala BPTD Wilayah I Aceh, Mulyahadi. Menurut Djoko, simpul transportasi harus siap siaga terhadap lonjakan penumpang supaya tidak terjadi kemacetan serta penumpukkan kendaraan. Dalam kunjungan itu, Djoko juga meninjau sejumlah fasilitas baru, seperti Jamee Lounge dan ruang tunggu yang ada di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue. Kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan diharapkan dapat memberi pelayanan terhadap masyarakat lebih optimal. Sementara itu, dalam kunjungannya ke Terminal Tipe A Banda Aceh, Djoko Sasono melihat grafik peningkatan penumpang angkutan AKAP dan AKDP menjelang periode liburan akhir tahun dan tahun baru. Ia berpesan kepada petugas terminal agar siap melayani masyarakat secara prima kapanpun. Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan melakukan pemantauan arus lalu lintas pada setiap simpul transportasi dalam menghadapi lonjakan perjalanan masyarakat selama periode pergantian tahun di seluruh Indonesia.(AM)

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Dirlantas Aceh Tinjau Kesiapan Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Antisipasi lonjakan arus penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue pada saat pergantian tahun, Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal bersama Dirlantas Polda Aceh, Muji Ediyanto, serta Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Wahyudi meninjau kesiapan pelabuhan beserta fasilitasnya, Senin, 19 Desember 2022. Pada kesempatan itu juga disiapkan strategi untuk mencegah terjadinya antrian kendaraan milik penumpang yang akan menyeberang ke Kota Sabang. Teuku Faisal menyebutkan, strategi dan rencana aksi untuk menghindari antrian panjang kendaraan terus dimatangkan melalui kolaborasi dan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Di samping itu, Faisal juga mengingatkan operator transportasi penyeberangan untuk selalu mengedepankan pelayanan prima bagi masyarakat yang akan berlibur di masa pergantian tahun ini.

Lintas Sektor Koordinasi di Dishub Aceh Bahas Kesiapan Transportasi Jelang Nataru 2022

BANDA ACEH – Guna menghadapi liburan panjang akhir tahun 2022 sebagai acuan antisipasi mobilitas masyarakat, lintas sektor pemangku kebijakan di Aceh bertemu dalam rapat koordinasi kesiapan pengendalian transportasi selama periode Nataru 2022/2023 di Aula Multimoda, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh, Rabu, 14/12/2022. Rakor ini membahas tentang kesiapan angkutan Nataru tahun ini dapat berlangsung dengan lancar dan tertib. Dalam arahannya, Kadishub Aceh, Teuku Faisal mengatakan saat ini pemerintah belum menetapkan pandemi Covid-19 sudah selesai. “Namun, hingga saat ini tidak ada larangan untuk melakukan perjalanan baik mudik maupun wisata sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya,” sebut Faisal. Teuku Faisal juga menyebutkan masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca saat akan bepergian. Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh BMKG Aceh, puncak hujan terjadi pada Desember 2022 dan Januari 2023. Sehingga kondisi ini perlu diwaspadai. Ditambahkannya, Dishub Aceh sudah melakukan survei pergerakan pemetaan pengguna jasa angkutan sejak 15 November hingga 13 Desember 2022. Selain itu, kesiapan setiap armada baik moda transportasi darat, laut, dan udara sudah menyatakan kesiapannya menyambut libur akhir tahun. Termasuk kesiapan terminal, pelabuhan, dan bandara-bandara yang beroperasi di Aceh. Sementara itu, Dirlantas Polda Aceh diwakili Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh menyampaikan bahwa titik-titik rawan kemacetan menjadi perhatian pihaknya selama banyaknya pergerakan orang pada masa Nataru ke depan. “Polda Aceh melalui Ditlantas juga akan mendirikan Posko Lilin Nataru 2022 di sejumlah titik di Kabupaten/Kota Se-Aceh demi menciptakan kelancaran mobilitas, aman, sehat, dan ketertiban lalu lintas,” sebutnya. Pertemuan ini juga turut membahas kesiapan setiap instansi terkait liburan Nataru 2022. Salah satunya kesiapan kemacetan yang terjadi di pintu masuk Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh. Isu lainnya yang ikut dibahas yaitu hambatan lalu lintas, prioritas angkutan sembako, tiket kapal, pelayanan Pelabuhan Ulee Lheue, informasi real time pada pengguna jasa, dan kesiapan terhadap kondisi darurat. Lintas sektor yang hadir dalam rapat koordinasi ini yaitu, Kepala BMKG Aceh, Kepala Basarnas Aceh, Kabag Analis Intelkam Polda Aceh, Kabag Ops Polresta Banda Aceh, Koramil Meuraxa Banda Aceh, Kadishub Kota Banda Aceh, Kadishub Kota Sabang, BPJN Wilayah Aceh, Jasa Raharja Aceh, Dinas ESDM Aceh, Organda Aceh, BPTD Wilayah 1 Aceh, KSOP, ASDP Banda Aceh, GM Angkasa Pura Bandara SIM serta Pejabat Struktural Dishub Aceh.(MR)