Dishub

Berikut Strategi Dishub Aceh Hadapi Mudik Lebaran Tahun 2025

BANDA ACEH – Dinas Perhubungan Aceh menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pengendalian Transportasi selama libur Lebaran Tahun 2025 bersama seluruh Kadishub Kabupaten/Kota di Aula Multimoda pada Senin, 17 Maret 2025. Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal menyebutkan bahwa rapat koordinasi ini dilakukan guna memastikan kesiapan setiap daerah di Aceh  dalam menyukseskan pelayanan transportasi selama periode libur lebaran tahun 2025. “Kita mendengar berbagai kendala yang dihadapi di daerah untuk kemudian bersama kita carikan solusi, demi kelancaraan mudik masyarakat nantinya,” sebut Teuku Faisal. Pada pertemuan tersebut, Teuku Faisal juga menekankan pentingnya menjalin koordinasi, yang telah berjalan baik selama ini, agar lebih intens lagi supaya permasalahan yang ada di lapangan bisa segera ditindaklanjuti. Dalam rapat juga dibahas berbagai strategi yang telah disiapkan guna pengendalian transportasi menjelang libur lebaran diantaranya termasuk melaksanakan survei mudik lebaran, inspeksi kendaraan (rampcheck), pembangunan posko terpadu, pelaksanaan mudik gratis, serta perkiraan arus mudik dan arus balik masyarakat. Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang LLAJ Dishub Aceh Deddy Lesmana memaparkan potensi pergerakan masyarakat pada tahun ini diperkirakan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pergerakan tersebut, kata Deddy masih didominasi oleh kendaraan pribadi. Selain itu, Kepala UPT BMKG provinsi Aceh, Nasrol Adil juga mengingatkan tentang pentingnya kewaspadaan dini terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca buruk selama libur Lebaran. Hal ini menjadi perhatian utama untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat. Sementara itu, Kepala BPTD kelas II Aceh, Tofan Muis juga menekankan pentingnya penempatan posko Angkutan Lebaran (Angleb) di seluruh terminal tipe A di Aceh, yang mana posko ini akan beroperasi 24 jam untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan mudik masyarakat. “Posko ini berfungsi untuk memantau dan mengatasi segala permasalahan yang mungkin timbul selama arus mudik maupun arus balik,” ungkap Kepala BPTD. Rakor ini diharapkan dapat memfasilitasi kesiapan daerah dalam mendukung kelancaran transportasi selama libur Lebaran 2025, sehingga menciptakan suasana mudik yang aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Aceh.(AP) Baca Berita Lainnya: Jalan Tol Padang Tiji – Seulimuem Akan Dibuka 2 Arah, Beroperasi Mulai 20 Maret Kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera Menghadapi Mudik Lebaran 2025 Petugas Dishub Aceh Sudah Inspeksi 306 Kendaraan AKDP Jelang Mudik Lebaran 2025

Jalan Tol Padang Tiji – Seulimuem Akan Dibuka 2 Arah, Beroperasi Mulai 20 Maret

JANTHO – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal melakukan peninjauan lapangan terkait rencana kesiapan pengaktifan jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimuem) menjelang mudik lebaran 1446H bersama Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Aceh, dan Branch Manager Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Ruas Sigli – Banda Aceh pada Jumat, 14 Maret 2025. Dalam kunjungan itu, Teuku Faisal menyebutkan bahwa pengaktifan jalan tol Seksi Padang Tiji – Seulimeum tetap harus memperhatikan faktor keselamatan bagi pengguna jalan. Oleh sebab itu, peninjauan hari ini penting dilakukan agar potensi-potensi permasalahan yang ada di lapangan bisa dideteksi sedini mungkin. “Misalnya pada titik-titik rawan, diusulkan supaya rambu keselamatannya ditambah agar pengendara dapat berkendara dengan aman dan selamat,” kata Teuku Faisal. Hal itu senada dengan apa yang disampaikan oleh Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Iqbal Alqudusy saat ditanyai wartawan. Selain penambahan rambu keselamatan, Iqbal menyebutkan pihaknya akan menyiagakan petugas kepolisian untuk melakukan pengawasan selama seksi Padang Tiji – Seulimuem ini dibuka. Pada kesempatan yang sama, Branch Manager Divisi Operasi dan Pemeliharaan Jalan Tol Ruas Sigli – Banda Aceh Totok Masyadi menyebutkan bahwa jalan tol seksi Padang Tiji – Seulimuem akan difungsikan dari 20 Maret hingga 10 April 2025, mulai pukul 08.00 WIB – 17.00 WIB, guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pemudik. “Nantinya seksi (Padang Tiji – Seulimuem) ini akan berfungsi dua arah dan hanya kendaraan golongan 1 yang diperbolehkan masuk,” kata Totok. Selama periode fungsional tersebut, Totok menginformasikan bahwa kegiatan proyek akan dihentikan sementara untuk menghindari terjadinya kecelakaan bagi pemudik.(AB) Baca Berita Lainnya: Kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera Menghadapi Mudik Lebaran 2025 Petugas Dishub Aceh Sudah Inspeksi 306 Kendaraan AKDP Jelang Mudik Lebaran 2025 Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Aceh Perketat Rampcheck Kendaraan

DWP Dishub Aceh Serahkan Donasi Ramadhan Peduli untuk Pasien RSJ Aceh

BANDA ACEH – Ketua DWP Dishub Aceh, Cut Muti Olivia beserta anggota DWP Dishub Aceh kembali menyerahkan donasi dalam rangka Ramadhan Peduli kepada para pasien Rumah Sakit Jiwa Aceh. Kedatangan rombongan DWP Dishub Aceh mendapat sambutan hangat dari keluarga besar RSJ Aceh. Direktur Rumah Sakit Jiwa Aceh, dr. Hanif didampingi ketua DWP RSJ Aceh, Masrida Dewi mengucapkan selamat datang dan berterima kasih kepada rombongan DWP Dishub Aceh. Kami menyambut baik donasi dari Ibu-ibu DWP Dishub Aceh untuk para pasien kami, kami yakin bantuan ini nantinya pasti sangat bermanfaat, “Karena dasarnya pasien kita di sini awalnya memang tidak membawa apa-apa,” tutur dr. Hanif. Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga terus berusaha memberi pelayanan kesehatan yang total untuk kesembuhan para pasien, salah satunya dengan menghadirkan Instalasi Rehabilitasi pada lahan aktif yang terletak di Kuta Malaka, Aceh Besar. “Di lahan ini kami ajak para pasien untuk hidup produktif dengan cara berkebun di area tersebut,” ungkap Hanif. Kegiatan penyerahan donasi pada hari ini yang bertepatan dengan 12 Ramadhan, merupakan agenda lanjutkan dari kegiatan Ramadhan Peduli yang telah dilaksanakan oleh DWP Dishub Aceh pada pekan lalu. “Kita semua berharap semoga donasi dari kita dapat mendatangkan manfaat dan kebaikan untuk para pasien di RSJ Aceh, dan semoga semangat berbuat kebaikan untuk sesama ini terus mengalir dari hati kita semua,” tutupnya.(FL) Baca berita lainnya: DWP Dishub Aceh Serahkan Paket Ramadhan di Mushalla Kantor dan Pelabuhan Ulee Lheue Tim Safari Ramadan Serahkan Bantuan Pemerintah Aceh di Pidie Jaya Kesiapan Jalan Tol Trans Sumatera Menghadapi Mudik Lebaran 2025

Tim Safari Ramadan Serahkan Bantuan Pemerintah Aceh di Pidie Jaya

MEUREUDU – Kepala Dinas Perhubungan Aceh Teuku Faisal menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Aceh yang dilaksanakan di Mesjid Jami Baitul Aman Simpang Uliem Kabupaten Pidie Jaya, pada Selasa, 11 Maret 2025. Tim Safari Ramadan di Pidie Jaya yang terdiri dari tim Dishub Aceh dan Badan Kepegawaian Aceh (BKA) ini turut menyerahkan bantuan dari Pemerintah Aceh berupa uang sebesar Rp25.025.000 serta 6 lembar sajadah. Lalu ada bantuan dari karyawan dan karyawati Dishub Aceh dan BKA berupa mushaf Al Quran, alat-alat kebersihan, dan pohon yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala BKA Abdul Qahar selaku Koordinator Tim kepada Pengurus Mesjid Jami’ Baitul Aman. Abdul Qahar dalam sambutannya menyebutkan, tujuan pelaksanaan Safari Ramadan adalah untuk menyampaikan syiar agama, menyerap aspirasi masyarakat, mempererat hubungan silaturahmi antara Pemerintah Aceh dan masyarakat, serta menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pengurus dan jamaah Mesjid Jami’ Baitul Aman atas sambutan yang begitu hangat sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik. Selain penyerahan bantuan, Tim Safari Ramadan juga melaksanakan kegiatan bakti gotong royong membersihkan tempat wudhu, kamar mandi, serta halaman mesjid. Dishub Aceh mengerahkan sebanyak 17 personil untuk menyukseskan kegiatan bakti tersebut. Kegiatan Safari Ramadan diisi dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh Ustadz Mursalin Basyah, serta Ust Iqbal Hasan bertindak sebagai imam shalat Isya dan tarawih.(AB) Baca berita lainnya: Petugas Dishub Aceh Sudah Inspeksi 306 Kendaraan AKDP Jelang Mudik Lebaran 2025 Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Aceh Perketat Rampcheck Kendaraan Rute Baru Feeder Trans Koetaradja Tahun 2025

Petugas Dishub Aceh Sudah Inspeksi 306 Kendaraan AKDP Jelang Mudik Lebaran 2025

BIREUEN – Dinas Perhubungan Aceh terus menggalakkan inspeksi keselamatan (rampcheck) terhadap kendaraan angkutan umum antar kota dalam provinsi (AKDP) menjelang mudik lebaran idul fitri 1446 H. Seperti yang terpantau di Terminal Tipe B Bireuen pada Senin, 10 Maret 2025 malam ini, personil Dalops Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Aceh setidaknya sudah melakukan inspeksi terhadap 167 unit kendaraan angkutan AKDP. Sekretaris Dinas Perhubungan Aceh Teuku Rizki Fadhil menyebutkan bahwa rampcheck kendaraan ini dilaksanakan guna memastikan perjalanan masyarakat khususnya pemudik bisa berlangsung aman dan nyaman. Kegiatan rampcheck tahun ini sudah berbasis digital yang langsung terintegrasi dengan sistem perizinan dan data pengujian KIR (BLU-e). “Sehingga memudahkan petugas untuk mengecek status izin penyelenggaraan, izin trayek, data perusahaan maupun data KIR kendaraan masih berlaku atau sudah kadaluarsa hanya dengan memasukkan nomor plat kendaraan,” ungkap Teuku Rizki. Sekdishub Aceh juga tidak lupa menyemangati seluruh personil yang terlibat dalam kegiatan rampcheck di Terminal Tipe B Bireuen. “Terima kasih kepada seluruh personil atas dedikasi yang tinggi dalam kegiatan ini. Kerja siang sampai malam di bulan puasa demi memastikan masyarakat bisa selamat dalam perjalanan saat mudik nantinya,” sebutnya saat menyampaikan arahan di hadapan petugas. Berdasarkan data yang dihimpun hingga berita ini ditayangkan pada Selasa (11/3) dini hari, terdapat 306 kendaraan yang telah diperiksa pada 3 Terminal Tipe B, yaitu Terminal Tipe B Bireuen sebanyak 167 kendaraan, Terminal Tipe B Aceh Tamiang sebanyak 119 kendaraan, dan Terminal Tipe B Aceh Selatan sebanyak 20 kendaraan. “Rampcheck pada 3 titik terminal tersebut berlangsung selama 5 hari mulai tanggal 8 hingga 12 Maret mendatang,” ungkap Hanif Auladi, Koordinator Kegiatan Rampcheck di Terminal Tipe B Bireuen. Hanif menambahkan, rampcheck kendaraan ini dilakukan agar angkutan umum memenuhi standar keselamatan baik untuk pengemudi dan penumpang. Oleh sebab itu, timnya memeriksa sejumlah komponen seperti administrasi dan kondisi fisik kendaran angkutan umum agar sesuai dengan standarnya.(AB) Baca Berita Lainnya: Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Aceh Perketat Rampcheck Kendaraan Rute Baru Feeder Trans Koetaradja Tahun 2025 Jadwal Operasional Bus Trans Koetaradja Selama Bulan Ramadan 1446 H

Jelang Mudik Lebaran 2025, Dishub Aceh Perketat Rampcheck Kendaraan

TAPAKTUAN – Menjelang mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H/2025 M, Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh melakukan inspeksi keselamatan dengan melakukan rampcheck atau pengecekan kondisi kendaraan angkutan umum. Seperti yang terpantau di Terminal Tipe B Aceh Selatan, Senin malam, 9 Maret 2025. Kegiatan yang akan berlangsung beberapa hari ke depan ini, guna memastikan perjalanan masyarakat khususnya pemudik aman dan nyaman. Selain di lintasan Barat-Selatan Aceh, Dishub Aceh juga melakukan rampchek kendaraan serentak di Terminal Tipe B Aceh Tamiang, dan Terminal Tipe B Bireuen. Terakhir, Dishub Aceh juga akan melakukan rampchek kendaraan di Terminal Lueng Bata yang melayani trayek AKDP terbanyak di Aceh. Kadishub Aceh, Teuku Faisal, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Deddy Lesmana mengatakan, rampcheck merupakan pemeriksaan kendaraan rutin yang dilaksanakan guna memastikan kelaikan kendaraan dan keselamatannya yakni pada kendaraan AKDP jelang masa mudik lebaran 2025. Kelaikan kendaraan merupakan faktor krusial dalam mengantisipasi terjadinya kecelakaan, lalu lintas. “Maka kami mengimbau pengusaha perusahaan angkutan umum agar melengkapi segala aspek legalitas administrasi dan memastikan kelayakan kendaraan demi memberikan rasa aman, nyaman, dan selamat bagi pengguna jasa angkutan umum. Kami juga mengajak masyarakat agar dapat dengan cermat memilih jasa angkutan yang akan digunakan saat mudik lebaran agar mendapatkan aspek selamat, aman, dan nyaman,” sebutnya. Salah satu petugas rampcheck kendaraan, Rahmad Satriawan menyebutkan rampcheck kendaraan ini dilakukan agar angkutan umum memenuhi standar keselamatan baik untuk pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, timnya memeriksa komponen berupa administrasi kendaran baik SIM, STNK, Hasil Uji Kir, izin trayek dan sebagainya. Selain itu, timnya juga turut memastikan fisik angkutan umum agar sesuai dengan standarnya. Dalam inspeksi rampcheck kendaraan kali ini, selain terlibat Tim LLAJ dan Petugas Terminal Tipe B dari Dishub Aceh, juga melibatkan petugas Dishub Aceh Selatan, Dishub Bireuen, Dishub Aceh Tamiang, Dishub Kota Banda Aceh, BPTD Kelas II Aceh, Ditlantas Polda Aceh, DPMPTSP Aceh, dan Jasa Raharja.(MR) Baca Berita Lainnya: Rute Baru Feeder Trans Koetaradja Tahun 2025 Jadwal Operasional Bus Trans Koetaradja Selama Bulan Ramadan 1446 H Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025

DWP Dishub Aceh Serahkan Paket Ramadhan di Mushalla Kantor dan Pelabuhan Ulee Lheue

BANDA ACEH – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh menggelar aksi sosial dengan menyerahkan paket donasi berupa mukena dan sandal jamaah kepada dua mushalla. Yakni Mushalla Kantor Gedung Induk Dishub Aceh dan Mushalla Pelabuhan Ulee Lheue, Kamis, 6 Maret 2025. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DWP Dishub Aceh, Cut Muti Olivia, bersama anggota pada hari ke-6 Ramadhan 1446 H. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah serta mempererat ukhuwah Islamiyah. “Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat bagi para jamaah yang menggunakan mushalla, baik pegawai Dishub maupun masyarakat yang singgah untuk beribadah. Semoga menjadi amal jariyah bagi kita semua,” ujar Cut Muti Olivia dalam kesempatan tersebut. Selain memberikan fasilitas ibadah, kegiatan ini juga menjadi momen memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya di bulan penuh berkah ini. DWP Dishub Aceh mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan semangat berbagi, karena sekecil apapun donasi yang diberikan dapat menjadi kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan. “Bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal dan berbagi kebaikan. InsyaAllah, setiap kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan balasan pahala yang berlipat ganda,” tambahnya. DWP Dishub Aceh berharap kegiatan sosial ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut serta berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan.(FL) Baca berita lainnya Mengulik Kegunaan Lampu Landas Pacu Bandar Udara Pelabuhan Calang Potensial Jadi Pusat Ekspor di Wilayah Barat Selatan Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025

Jadwal Operasional Bus Trans Koetaradja Selama Bulan Ramadan 1446 H

Selama bulan Ramadan 1446 H, bus Trans Koetaradja hadir untuk mendukung kebutuhan mobilitas Anda dengan jadwal operasional yang telah disesuaikan. Penyesuaian jadwal ini dirancang untuk menghormati dan memfasilitasi kegiatan masyarakat selama bulan suci, baik itu dalam perjalanan menuju tempat kerja, berbelanja untuk persiapan berbuka puasa, atau menghadiri ibadah di masjid. Dengan armada yang siap melayani, Trans Koetaradja ingin memastikan kenyamanan dan kemudahan perjalanan Anda tetap terjaga di tengah suasana Ramadan. Yuk, manfaatkan layanan bus Trans Koetaradja sebagai moda transportasi andalan Anda selama bulan puasa! Selain mendukung mobilitas, menggunakan transportasi umum seperti Trans Koetaradja juga dapat membantu mengurangi kemacetan dan mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Mari bersama-sama menciptakan Ramadan yang lebih bermakna dengan perjalanan yang nyaman dan efisien bersama Trans Koetaradja. Cek infonya di instagram @dishub_aceh Baca informasi lainnya: Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025 Hari Pertama Beroperasi, Kadishub Aceh Langsung Pantau Operasional Trans Koetaradja Mengulik Kegunaan Lampu Landas Pacu Bandar Udara

Menhub Dudy: Harga Tiket Pesawat Domestik Turun 13-14 Persen pada Masa Lebaran 2025

Pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat domestik kelas ekonomi sebesar 13 hingga 14 persen selama masa Angkutan Lebaran 2025. Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket pesawat guna meringankan beban masyarakat, serta bertujuan untuk mendukung kelancaran, kemudahan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran. Pengumuman penurunan tiket ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (1/3), dengan dihadiri oleh Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Menhub Dudy menjelaskan kebijakan penurunan harga tiket pesawat adalah bentuk komitmen nyata pemerintah, untuk memberikan kemudahan dan keringanan bagi masyarakat yang ingin merayakan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Penurunan harga tiket ini berlaku selama 15 hari, untuk penerbangan dari 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan periode pembelian tiket 1 Maret hingga 7 April 2025. “Kami ingin memastikan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih terjangkau dan nyaman, terutama pada momen penting seperti Lebaran,” ujar Menhub Dudy. Menhub juga menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan pelayanan publik yang lebih baik. Selain menurunkan harga tiket, pemerintah berkomitmen untuk memastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai selama periode mudik Lebaran 2025. Kementerian Perhubungan akan memastikan ketersediaan armada yang cukup untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan penumpang. “Kami tidak hanya berfokus pada penurunan harga, tetapi juga pada kualitas layanan dan keselamatan penerbangan secara keseluruhan. Kami akan pastikan ketersediaan kapasitas penerbangan yang memadai dan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang,” tambah Menhub. Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan kebijakan penurunan harga tiket selama masa Lebaran, merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antar kementerian dan pemangku kepentingan. Semua pihak berkolaborasi demi memastikan penurunan harga ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. “Berkat sinergi antara Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan industri penerbangan, kita berhasil menekan biaya avtur dan menurunkan ongkos layanan bandara di 37 bandara. Ditambah insentif berupa PPN yang sebagian ditanggung pemerintah sebesar 6%. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang ingin pulang kampung untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga,” ucap Menko AHY. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan sudah mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 18 Tahun 2025, mengenai Pajak Pertambahan Nilai yang ditanggung pemerintah sebagian, untuk tiket pesawat kelas ekonomi domestik. “Artinya seluruh tiket ekonomi dalam negeri yang dibeli mulai 1 Maret hingga 7 April, untuk jadwal penerbangan antara 24 Maret hingga 7 April 2025 akan dikurangi PPN-nya, sehingga bayar pajak hanya 5 persen, sementara yang 6 persen ditanggung pemerintah. Kebijakan ini efektif berlaku bagi yang melakukan pembelian tiket mulai hari ini. Bagi yang sudah terlanjur beli maka tidak kena,” kata Sri Mulyani.(MR) Sumber: Baca Berita Lainnya: Hari Pertama Beroperasi, Kadishub Aceh Langsung Pantau Operasional Trans Koetaradja Mengulik Kegunaan Lampu Landas Pacu Bandar Udara Pelabuhan Calang Potensial Jadi Pusat Ekspor di Wilayah Barat Selatan

Mengulik Kegunaan Lampu Landas Pacu Bandar Udara

Rakan Moda barangkali pernah melakukan penerbangan pada malam hari. Nah, saat pesawat akan melakukan penerbangan atau mendarat, Rakan Moda pernah melihat lampu yang ada di area bandara. Salah satu komponen krusial yang sering kali luput dari perhatian adalah lampu landas pacu. Adanya lampu-lampu ini merupakan elemen-elemen penting yang ada di landasan pacu bandara. Meski tampak sepele, lampu-lampu ini memegang peranan vital dalam menjaga keselamatan penerbangan, terutama pada kondisi cuaca buruk atau saat malam hari. Dalam tulisan ini, kita akan mengulik lebih jauh tentang berbagai kegunaan lampu landas pacu di bandar udara serta bagaimana teknologi ini membantu para pilot dalam melakukan pendaratan dan lepas landas dengan aman. Fungsi Lampu pada Landas Pacu (Runway) Runway Edge Light, berada di sisi landas pacu dan berfungsi untuk menunjukkan pola landas pacu. Precision Approach Path Indicator, digunakan sebagai indikator presisi untuk pendaratan pesawat saat fase pendekatan. Approach Ligthting System, sebagai petunjuk visual bagi pilot mengenai arah menuju landas pacu pada saat akan mendarat. Runway Centerline Ligths, terletak di tengah landas pacu yang membantu pilot menjaga pesawat tetap sejajar saat lepas landas dan mendarat. Runway End Lights, berada di sisi kanan-kiri ujung landas pacu untuk memudahkan pilot mengidentifikasi batas landas pacu. Taxiway Centerline Lights, lampu ini bercahaya hijau dan terletak di tengah taxiway. Berfungsi sebagai petunjuk pilot agar tetap sejajar di taxiway. Taxiway Edge Lights, terletak di sisi kanan-kiri taxiway dan bercahaya biru sebagai petunjuk yang membedakannya dengan landas pacu. Taxiway Stop Bar Lights, petunjuk bagi pilot untuk berhenti, seperti halnya lampu lalu lintas di jalan raya.   Dengan memahami berbagai kegunaan lampu landas pacu di bandar udara, kita dapat mengetahui peran penting teknologi ini dalam memastikan keselamatan dan efisiensi penerbangan. Setiap lampu yang terpasang bukan hanya sekadar hiasan, tetapi juga merupakan panduan berharga bagi para pilot dalam menjalankan tugas mereka. Semoga artikel ini mampu memberikan wawasan baru dan menambah pengetahuan kita tentang dunia aviasi yang begitu kompleks dan bermanfaat.(MR) Baca berita lainnya: Bus Trans Koetaradja Kembali Beroperasi, Layani 14 Rute Pelabuhan Calang Potensial Jadi Pusat Ekspor di Wilayah Barat Selatan Hari Pertama Beroperasi, Kadishub Aceh Langsung Pantau Operasional Trans Koetaradja