ASN Dishub Aceh Diuji Minat Bakat dan Pengembangan Karir

BANDA ACEH – Di sela seabrek tugas harian kedinasan sekaligus menyiapkan mental untuk mengikuti seminar laporan akhir Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS-nya, salah seorang perempuan kelahiran Banda Aceh yang mengabdikan keilmuan di Dinas Perhubungan Aceh dihadapkan pada salah satu tes yang cukup menguras energi dan pikirannya. Ia dirundung kegalauan yang tak terelakkan.

Perempuan bernama Dhea Atifa (26). Ia merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini bertugas sebagai penyusun bahan informasi dan publikasi di Dishub Aceh.

Dhea di tengah kegalauannya untuk menghadapi setiap rentetan ujian ini tak patah semangat. Ia menyiapkan diri semaksimal mungkin untuk mengikuti tes ini, dari mengatur waktu agar setiap tugas dapat terselesaikan secara sistematis hingga menjaga kesehatan agar pikiran jernih saat menghadapi tes ini. Tak mudah memang, namun setiap rintangan, pasti ada jalan keluar, batinnya.

Dhea bersama 154 ASN lainnya, yang berlokasi kerja di Gedung Induk Dishub Aceh, mengikuti tes uji kompetensi yang digelar selama 2 hari di Aula Dishub Aceh, 19 hingga 20 Juli 2022. Tes ini terdiri dalam 2 tahap, yaitu psikotest dan wawancara. Tes ini menilai aspek intelektual, sikap kerja, dan kepribadian ASN.

“Jadi yang dinilai intelegensi, daya tangkap, tanggung jawab, ketahanan kerja, hingga stabilitas emosi,” sebut Dhea.

Kata Dhea, kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kapasitas dan potensi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bekerja di Dishub Aceh ke depannya.

Ia mengakui program ini perlu dilaksanakan karena dapat meningkatkan produktivitas kerja pegawai menjadi lebih efisien, dan juga sebagai refreshment terhadap kebijakan peningkatan kapasitas SDM yang lebih berdaya saing di tengah perjuangan menghadapi perkembangan globalisasi yang sangat cepat.

Di samping itu, perubahan budaya kerja pada setiap organisasi kerap terjadi seiring perkembangan zaman. Makanya, sebut Dhea, Dishub Aceh melakukan antisipasi supaya budaya kerja pegawainya dapat menyesuaikan dengan perkembangan yang ada.

Melalui kegiatan ini pula, keunggulan maupun kelemahan setiap pegawai yang bekerja di Dishub Aceh akan diketahui. Sehingga pimpinan memperoleh insight yang lebih tajam terhadap karakter, pengembangan karir, hingga jabatan yang diampu oleh setiap jajarannya. (AM)