Berita, Informasi|

Kali kedua, Pelabuhan Penyeberangan Ulee Lheue, Banda Aceh disandari kapal milik Aceh, KMP. Aceh Hebat 3, Senin, 28 Desember 2020. Di atas riak kecil kolam pelabuhan, KMP. Aceh Hebat 3 berhasil berlabuh, saat itu tepatnya pukul 9 pagi. KMP Aceh Hebat 3 transit pada pelabuhan ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Penyeberangan Singkil.

Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Junaidi Ali menyambut kedatangan kapal di dermaga movable bridge Ulee Lheue. Acara seremonial ini ditandai dengan pengalungan selempang oleh Gubernur Aceh ke Nakhoda kapal.

“Kapal ini akan melanjutkan pelayaran ke Singkil siang ini dari Ulee Lheue, operasional kapal ini akan disubsidi oleh Pemerintah saat nanti dioperasikan pada awal Januari jika tidak ada rintangan,” tutur Nova saat itu berada di atas dek kapal.

KMP Aceh Hebat 3 dengan berawakkan 10 orang bertolak dari galangan PT. Citra Bahari Shipyard, Tegal, Jawa Tengah menuju Banda aceh selama lima hari dengan kecepatan rata-rata kapal ini mencapai 13 – 14 knot dengan maksimum 1500 rpm.

“Untuk cuaca saat berlayar pun sangat cukup bagus, hanya satu saja kendala yang kami hadapi saat berlayar di Selat Malaka, banyaknya kapal nelayan sehingga kami harus berjalan zig zag,” kata Nakhoda kapal, Melianus Lekransy yang telah menekuni bidang perkapalan sejak tahun 1997.

Melianus juga menyampaikan bahwa kondisi mesin kapal saat berlayar pun cukup stabil, desainnya juga sangat cocok sekaligus untuk fasilitas yang ada di dalam kapal juga sangat layak bagi pariwisata dan pelayaran di Aceh

“Kapal ini sebagai stimulus peningkatan pengembangan pariwisata di Pulau Banyak, kita harapkan ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat juga pastinya,” ujar Nova di akhir penyambutan ini. (MS/AM)

Comments are closed.

Close Search Window