ACEH TRANSit|

Sibuk dengan pekerjaan yang tak ada habis-habisnya sehingga membuat pikiran dan tubuhmu lelah serta mood kamu juga jadi berantakan. Aktivitas harian membuat Rakan Moda menjadi semakin jenuh dan lesu bukannya memberi semangat ekstra.

Ini pertanda Rakan Moda butuh istirahat sejenak untuk menikmati dan mengumpulkan kembali ion-ion yang hilang. Saatnya, Rakan Moda berwisata agar kembali mengalirkan semangat dan kreativitas Rakan Moda bersama aliran darah yang lancar.

Perjalanan Menuju Ketambe

Berjarak 32,5 kilometer dari pusat kota Kutacane yang berada di bagian tenggara Provinsi Aceh, tepatnya di kawasan hutan lindung Leuser merupakan bagian dari pegunungan Bukit Barisan. Di sini terdapat sebuah kecamatan yang berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL).

Ketambe begitulah nama kawasan yang merupakan habitat dari berbagai macam satwa seperti burung dan orang utan. Ketambe yang masih asri dan terlindungi, menjadi pusat penelitian satwa, khususnya Orang Utan Sumatera.

Perjalanan menuju Ketambe mempertontonkan hamparan hijau perbukitan serta aliran sungai di sisi lainnya akan menambah ketakjuban pada bentang alam Aceh ini. Perjalanan ini memakan waktu 30 menit dari pusat kota Kutacane.

Jika berangkat dari Kota Medan  melalui jalur daratan tinggi Karo dengan estimasi perjalanan sekitar 6 hingga 7 jam. Jalan aspal menuju Ketambe dipenuhi dengan kelokan-kelokan yang cukup tajam khas jalan pegunungan, serta kondisi jalannya tidak terlalu lebar, membuat pengendara mobil harus lebih waspada dan berhati-hati.

Yang tak kalah serunya lagi, aliran sungai terpanjang di Aceh ini membentang sejajar garis jalan. Sungai Alas sebutannya, sungai ini membelah kawasan lindung ini dan juga kerap menjadi tempat bermain ayunan orang utan, bergelantungan dari pohon yang satu menuju pohon lainnya.

Daya Tarik Sepanjang Sungai Alas

Sepanjang Sungai Alas terbentang kawasan hutan hujan yang menjadi tempat hidup berbagai ekosistem. Untuk menjelajahi hutan hujan ini sebaiknya ditemani oleh seorang guide.

Di dalam hutan, Rakan Moda akan menapaki jalan setapak di antara rindangnya pepohonan, udaranya begitu sejuk. Kegiatan ini pas banget bagi yang suka dengan petualangan.

Selain orang utan, juga terdapat satwa-satwa lain yang dengan bebasnya hidup di kawasan hutan Ketambe ini, seperti monyet, rusa atau sesekali muncul harimau sumatera pada saat malam hari. Mereka dapat berkeliaran tanpa diganggu oleh tangan jahil manusia.

Menguji Adrenalin di Sungai Alas

Jalur yang sempurna untuk kamu para pecinta alam yang senang dengan kegiatan yang penuh petualangan, karena Sungai Alas memiliki arus yang cukup deras serta kelokan yang akan membuat jantungmu bisa berdegup kencang.

Sungai Alas ini membelah Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) dan melintasi beberapa daerah, otomatis kamu akan menyaksikan pemandangan alam yang luar biasa menakjubkan. Rakan Moda akan mendapatkan keseruan ketika melakukan kegiatan rafting apalagi jika dilakukan bersamaan dengan kawan seperjuangan.

Kegiatan rafting atau arung jeram dapat kamu lakukan di Ketambe yang akan memberikan kamu sensasi rafting dengan menyusuri Sungai Alas sejauh 50 km dengan estimasi waktu 3 jam lamanya.

Terapi Alam di sekitar Sungai Alas

Setelah Rakan Moda puas mengeksplor kawasan Ketambe, bersantailah dengan menikmati air panas di pemandian yang berada dekat dengan aliran sungai. Uap atau asap mengepul halus di atas pemandian tersebut menambah relaksasi tubuh dan juga mental untuk kembali pada rutinitas.

Berkunjung ke Ketambe tak cukup jika hanya menghabiskan waktu beberapa jam saja, Rakan Moda perlu menginap di sekitar lokasi wisata, terdapat beberapa penginapan atau homestay yang berada di pinggir jalan, tempatnya nyaman untuk ditinggali.

Pemilik pondok biasanya menawarkan paket wisata adventure. Selamat liburan Rakan! Jangan lupa patuhi aturan saat perjalanan. (Misqul Syakirah)

Selengkapanya cek di Tabloid Aceh TRANSit Edisi VII
Tabloid ACEH TRANSit | Dinas Perhubungan Aceh (acehprov.go.id)

Comments are closed.

Close Search Window